Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Kipas-kipas Duit! Dana Ventura Milik Telkom Berhasil Raih Pendanaan Senilai US$40 juta

Ekonomi12/08/2021 17:01
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. Kipas-kipas Duit! Dana Ventura Milik Telkom Berhasil Raih Pendanaan Senilai US$40 juta

Arise, entitas joint venture capital untuk pendanaan startup tahap awal yang berfokus di Asia Tenggara yang merupakann cabang investasi Telkom (JK:TLKM) Group yang berkolaborasi dengan kolaborasi antara MDI Ventures mengumumkan penutupan perdana akan dana teknologi debutnya yang bernilai 40 juta dolar.

Pendanaan ini dipimpin bersama oleh Aldi Adrian Hartanto dari MDI Ventures dan Hans de Back dari Finch Capital. Turut bergabung dalam pendanaan ini adalah beberapa investor korporat pihak ketiga, family offices, dan High Net Worth Individuals, termasuk di dalamnya adalah Metrodata (JK:MTDL) Electronix (IDX: MDTL), perusahaan publik TIK raksasa di Indonesia.

Pada akhir tahun 2020, MDI Ventures bermitra dengan Finch Capital untuk mendirikan Arise dengan target aset kelolaan sebesar 40 juta dolar. Kemitraan ini dibangun dengan tujuan untuk mendukung generasi baru pendiri startup teknologi di Asia Tenggara.

Baca Juga: Aruna, Startup Perikanan Raih Pendanaan Rp500 Miliar

Arise memiliki fokus utama pada startup-startup di tahap pasca-seed dan pra-seri A, dengan tawaran pendanaan mulai dari 250 ribu dolar hingga 3 juta dolar per putaran berikut dengan pendanaan berkelanjutan di seri-seri berikutnya dan jaringan go-to-market yang strategis.

Tim Arise memanfaatkan pembelajaran dan pengalaman yang dimiliki di Silicon Valley, Eropa, Korea Selatan, Singapura, dan Indonesia selama dekade terakhir. Arise bertujuan untuk mendukung 25 “bisnis nyata” yang membangun teknologi-teknologi menarik di wilayah Asia Tenggara selama tiga tahun ke depan.

Awal tahun ini, Finch Capital, yang berfokus pada pasar Eropa dan Asia Tenggara, mengumumkan penutupan perdana pada European Fund ketiganya (sebesar 150 juta euro) pada perusahaan-perusahaan fintech dan startup AI yang memiliki pertumbuhan tinggi.

Sementara itu mitranya, MDI Ventures, dengan aset kelolaan senilai 830 juta dolar, memberikan berbagai peluang kepada startup yang didukungnya untuk terhubung dengan Telkom Group di Indonesia, dengan jaringan bisnis seperti telekomunikasi, multimedia, properti, layanan keuangan, dan bisnis-bisnis badan usaha milik negara lainnya.

Baca Juga: HappyFresh Raih Pendanaan Seri D 65 Juta Dolar AS

Berbasis di Indonesia, Arise berupaya membantu mengatasi kesenjangan pendanaan regional yang semakin meluas, terutama untuk perusahaan teknologi tahap awal. Arise juga bertujuan untuk membantu mengatasi masalah-masalah yang kerap dihadapi oleh para pendiri bisnis di tahap pra-seri A yang rentan dengan resiko. Arise tidak hanya sekedar mengeluarkan dana ke startup yang sudah terbentuk saja, tetapi juga menyasar pendanaan kepada startup sejak dini, bahkan sebelum para pendiri sepenuhnya memantapkan ide dan tim mereka. Hal ini menjadikan posisiArise sebagai mitra strategis dengan membuka akses ke mitra go-to-market melalui jaringan LP perusahaannya, menjembatani informasi asimetris pada model bisnis yang telah divalidasi secara global, dan mendukung pendanaan lanjutan melaluidana afiliasinya (MDI Ventures, Centauri Fund, dll).

“Meskipun dalam dekade terakhir ini terdapat peningkatan yang signifikan akan jumlah founders yang berkualitas, alokasi kapital yang tidak proporsional membuat para founder kesulitan mendapatkan investasi, terutama di saat adanya perlambatan ekonomi di kawasan Asia Tenggara,” jelas Aldi Adrian Hartanto, Managing Partner dari Arise, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (12/8/2021).

Meenuturnya, banyak dari founders ‘generasi berikutnya’ ini yang datang dengan pengalaman dari perusahaan ‘unicorn’ dan ‘centaur’ teknologi lokal yang sudah mapan, dan mereka mengerti bagaimana caranya menumbuhkan usaha teknologi di pasar lokal.

“Namun, mereka belum benar-benar punya nama dan masih membutuhkan dukungan lebih lanjut dalam mempercepat kesesuaian produk pada pasar, memvalidasi ide, lalu selanjutnya untuk menggalang pendanaan putaran seri A yang tepat,” ucapnya.

Startup yang didanai oleh Arise diberikan jalur untuk menerima investasi pada tahap perkembangan selanjutnya, hingga dapat mencapai exit (misalnya IPO atau M&A). Arise memberikan jalan yang jelas bagi perusahaan teknologi untuk memvalidasi, tumbuh, dan berkembang, yang sejalan dengan komitmen MDI Ventures untuk menghidupkan kembali ekosistem teknologi yang sehat yang mendukung startup mulai dari saat terbentuknya ide hingga pra-IPO dan seterusnya.

Budi Setyawan Wijaya selaku Direktur Strategic Portfolio TelkomGroup berharap Arise dapat mengisi kekosongan antar Fund yang dimiliki MDI. “Sehingga pihaknya dapat terus berkomitmen untuk mengawal pendanaan startup dari mulai seed sampai dengan Unicorn,” tambahnya.

Sementara itu, Managing Partner dari Finch Capital,Hans De Back mengungkapkan bila pihaknya telah melihat banyak perusahaan tahap-awal berjuang untuk mengakses pasar yang tepat, yang kemudian tercermin dari kurangnya daya tarik mereka.

“Peran kami adalah untuk memecahkan masalah ini dengan cara memberikan jalan go-to-market secara langsung dalam bentuk kolaborasi dengan jaringan mitra perusahaan kami, contohnya Metrodata dan perusahaan portofolio kami lainnya. Dengan cara ini, kami dapat memungkinkan perusahaan untuk tumbuh lebih cepat dan menyiapkannya lebih kuat untuk pendanaan seri A,” terang Hans.

Baca Juga: Investasi Bisnis Digital TelkomGroup Berbuah Manis, Kredivo Umumkan Rencanan jadi Perusahaan Publik

Untuk mendorong tercapainya kesuksesan jangka panjang suatu startup, tim dan LP strategis Arise hadir dengan tiga strategi yang didasari oleh tesis global yang sudah terbukti dan eksekusi di level lokal yang strategis. Arise secara proaktif mencari calon-calon founder kelas dunia, kemudian bersama-sama membangun perusahaan sambil secara bersamaan mencari masalah-masalah yang dapat dipecahkan oleh perusahaan tersebut dalam lingkup jaringan LP-nya.

Sebelum menerima modal dari Arise, startup juga akan memiliki opsi untuk masuk ke inkubator Indigo Nation Telkom. Di sana, startup diharapkan dapat menemukan bisnis model yang dapat diulang dan terukur, kemudian mendapatkan manfaat dari jaringan LP milik Arise yang luas beserta ekosistem teknologi Arise di Eropa, Asia, dan Silicon Valley.

Dengan penutupan perdana ini, Arise kini tengah dalam proses mengeksekusi investasi baru. Arise menargetkan setidaknya akan melakukan lima investasi lagi hingga akhir 2021.

Kipas-kipas Duit! Dana Ventura Milik Telkom Berhasil Raih Pendanaan Senilai US$40 juta
 

Artikel Terkait

Gus Miftah: NU Akan Besar jika Saya Ketua Umumnya...
Gus Miftah: NU Akan Besar jika Saya Ketua Umumnya... Oleh Warta Ekonomi Online - 17/10/2021

Miftah Maulana Habiburrahman atau lebih dikenal dengan Gus Miftah berkelakar, Nahdlatul Ulama akan besar jika dirinya terpilih menjadi Ketua Umum PBNU dan Kiai Ahmad Bahauddin...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email