Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Kesal, Mensos Risma ke Kadinsos Tuban: Duitnya ke Mana yang Satu Bulan?

Ekonomi 26/07/2021 16:45
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. Kesal, Mensos Risma ke Kadinsos Tuban: Duitnya ke Mana yang Satu Bulan?

Menteri Sosial Tri Rismaharini geram kepada bawahannya saat turun langsung mengecek penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau program sembako di Kelurahan Sendangharjo, Kabupaten  Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 24 Juli 2021.

Dalam video yang beredar, Risma yang didampingi Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tuban Eko Julianto, mempertanyakan pengakuan warga setempat yang mengaku hanya menerima bansos dua bulan dari semestinya tiga bulan.

Baca Juga: Kemampuan Pemerintah Terbatas, Mensos Risma Minta Masyarakat Aktif Putus Mata Rantai Covid

Risma juga mempertanyakan rincian bansos non-tunai yang diterima warga Tuban dengan nilai Rp200 ribu/bulan, yakni beras sebanyak 15 kilogram per bulan seharga Rp165 ribu. Lalu, telur Rp26 ribu dan tempe Rp9 ribu per bulan.

Pihak Dinsos Tuban ternyata baru mencairkan bansos BPNT warga pada Juli dan Agustus. Sementara, September belum dicairkan.

"Terus sekarang Aku tanya duitnya ke mana yang satu bulan?" kata Risma kepada Kadinsos Tuban Eko Julianto.

"Masih di kartu. Itu kami antisipasi agar tidak dijual," jawab Eko.

Risma menyayangkan kebijakan Dinsos Tuban yang tidak mencairkan seluruhnya BPNT warga Tuban. Padahal, menurut Bupati, ada sekitar 80 ribu warga yang terdaftar sebagai penerima BPNT di Kabupaten Tuban.

"Itu kalau jumlahnya satu it's okay, cuma Rp200 ribu. Tapi kalau (jumlahnya) sekian dibunga'no (dibunga kan ke bank) berapa itu? Pak Bupati ini selesaikan dengan kepala dinasnya," tegas Risma.

Mantan Wali Kota Surabaya itu mengaku kesal dengan praktik penyaluran bansos di Tuban. Padahal, Kemensos lanjut Risma telah mengupayakan anggaran bansos agar bisa disalurkan langsung kepada masyarakat.

"Saya enggak terima lho Pak, saya susah-susah loh Pak supaya mereka dapat. Sekarang aku tanya, bunganya siapa yang terima? Dia enggak terima kartu loh BPNT, mereka enggak pegang kartu loh beda sama PKH. Enggak bisa begitu loh, kasihan mereka," ujar Risma.

"Kalau Bu Sri Mulyani tahu habis anggaranmu dipotong, Tuban. Enggak bisa dong kaya gitu diatur-atur," sambungnya.

Kesal, Mensos Risma ke Kadinsos Tuban: Duitnya ke Mana yang Satu Bulan?
 

Artikel Terkait

ANALIS MARKET (09/8/2022) : IHSG Berpotensi Sideways
ANALIS MARKET (09/8/2022) : IHSG Berpotensi Sideways Oleh Pasar Dana - 09/08/2022

Pasardana.id – Riset harian Bursa AS semalam ditutup bervariasi: DJIA +0.09%, S&P500 -0.01%, dan Nasdaq -0.10%; seiring munculnya kekhawatiran atas performa industri semikonduktor...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email