Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Kekhawatiran Peningkatan Suku Bunga The Fed Mereda, Wall Street Menguat

Ekonomi 25/06/2022 06:45
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
Kekhawatiran Peningkatan Suku Bunga The Fed Mereda, Wall Street Menguat

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Jumat (24/6/2022) dipicu meredanya kekhawatiran peningkatan suku bunga Federal Reserve Amerika Serikat.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, meningkat 823,32 poin, atau sekitar 2,68 persen, menjadi 31.500,68. Indeks S&P 500 melonjak 116,01 poin, atau sekitar 3,06 persen, menjadi 3.911,74. Indeks komposit Nasdaq melambung 375,43 poin, atau sekitar 3,34 persen, menjadi 11.607,62.

Dalam sepekan terakhir, indeks Dow Jones, S&P 500, dan komposit Nasdaq masing-masing meningkat 5,4 persen, 6,4 persen, dan 7,5 persen.

Indeks keyakinan konsumen AS turun ke rekor terendah pada Juni, namun ada perbaikan marjinal dalam pandangan inflasi. Aktivitas bisnis AS mengalami perlambatan pada bulan tersebut.

Indeks Refinitiv/CoreCommodity yang menjadi indikator harga energi, produk pertanian, logam, dan komoditas lainnya turun ke level terendah dalam bulan terakhir pada pekan ini setelah sempat mencapai level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir pada awal Juni.

Berbagai data terbaru tersebut meredakan kekhawatiran peningkatan suku bunga The Fed. Para investor kini memperkirakan suku bunga hanya akan meningkat ke angka 3,5 persen sampai Maret tahun depan, dari sebelumnya mencapai 4 persen.

Seluruh 11 indeks utama S&P 500 berakhir di teritori positif dengan peningkatan minimal 1,5 persen.  Indeks sektor perbankan melambung 3,7 persen setelah hasil stress test tahunan yang digelar The Fed menunjukkan perbankan AS memiliki cukup modal untuk menghadapi penurunan kondisi ekonomi yang parah.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring meredanya kekhawatiran peningkatan suku bunga The Fed. Harga emas untuk pengiriman Juli 2022 turun 0,2 persen menjadi US$1.826,90 per ons.

Penurunan harga emas berjangka terbatasi pelemahan nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS turun 0,2 persen.

Bursa saham Eropa menguat pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa melambung 2,6 persen, seiring meredanya kekhawatiran peningkatan suku bunga The Fed. Saham sektor kesehatan, perbankan, dan teknologi memimpin penguatan yang berlangsung.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melambung 188,36 poin, atau sekitar 2,68 persen, menjadi 7.208,81. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melonjak 205,54 poin, atau sekitar 1,59 persen, menjadi 13.118,13.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menanjak 137,70 poin, atau sekitar 1,70 persen, menjadi 8.244,10. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melambung 190,02 poin, atau sekitar 3,23 persen, menjadi 6.073,35.

Nilai tukar poundsterling menguat 0,24 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2291 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1651 euro per pound.

Kekhawatiran Peningkatan Suku Bunga The Fed Mereda, Wall Street Menguat
 

Artikel Terkait

ANALIS MARKET (09/8/2022) : IHSG Berpotensi Sideways
ANALIS MARKET (09/8/2022) : IHSG Berpotensi Sideways Oleh Pasar Dana - 09/08/2022

Pasardana.id – Riset harian Bursa AS semalam ditutup bervariasi: DJIA +0.09%, S&P500 -0.01%, dan Nasdaq -0.10%; seiring munculnya kekhawatiran atas performa industri semikonduktor...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email