Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Tingkatkan Sekarang

Inovasi di Tengah Pandemi, Aplikasi Absensi Kerjoo Dukung Karyawan Produktif dari Rumah

Ekonomi 22/11/2021 22:30
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. Inovasi di Tengah Pandemi, Aplikasi Absensi Kerjoo Dukung Karyawan Produktif dari Rumah

Ada banyak yang berubah ketika sistem kerja berubah, yang sebelumnya sibuk di kantor lalu lebih aktif di rumah. Entah itu di kantor atau di rumah, produktivitas harus tetap terjaga. Perusahaan pun banyak berbenah untuk bisa mengelola karyawan jarak jauh. Selain mengelola kehadiran, perusahaan juga butuh cara efektif memantau kinerja karyawan dari jarak jauh. 

Masyarakat kini lebih menyukai hal-hal praktis, termasuk saat bekerja. Pada saat Work From Home (WFH) menjadi bagian dari gaya hidup, tentunya kebutuhannya tidak sama lagi seperti saat bekerja di kantor. Perusahaan pun mau tidak mau harus berbenah dengan sistemnya. Tujuannya adalah agar pekerjaan berjalan dengan praktis dan produktif tanpa terikat tempat dan waktu.

Baca Juga: Aplikasi Artificial Intelligence Jawab Persoalan Pendampingan Petani Sawit

Menyadari adanya kebutuhan itu, Aplikasi Kerjoo diciptakan sebagai salah satu inovasi di tengah pandemi. 

Aplikasi ini memang baru diluncurkan pada tanggal 12 Januari 2021, tapi sudah memberi manfaat kepada lebih dari 5.000 pengguna aktif di seluruh Indonesia. Cukup dengan satu aplikasi, karyawan bisa melakukan presensi dari berbagai lokasi seperti kantor cabang, rumah karyawan WFH, atau co-working space.

Cara kerjanya sangat praktis dan memudahkan setiap penggunanya. Dengan fitur GPS maka lokasi karyawan saat melakukan absensi akan terekam secara otomatis. Sebelum masuk kerja, karyawan hanya perlu selfie dengan smartphone sendiri. Begitu juga saat istirahat, pulang, lembur, dan cuti. 

“Admin HR bisa mengetahui langsung kapan dan di mana karyawan melakukan absensi meskipun si karyawan Work From Home ataupun bekerja secara remote. Bisa terlihat juga wajahnya saat melakukan selfie,” terang Co Founder Kerjoo, Ferry Wiharsasto.

Para penggunanya kini juga diuntungkan dengan tampilan aplikasi Kerjoo yang mudah digunakan. Bukan hanya absensi tapi juga ada fasilitas penting seperti; laporan kerja harian, lembur, dan pengajuan cuti. Aplikasi Kerjoo bisa diunduh di PlayStore dan AppStore.

Dengan adanya aplikasi Kerjoo, perusahaan lebih mudah mengelola kehadiran karyawan sekaligus bisa memastikan karyawan Work From Home (WFH) dan remote working tetap bekerja sesuai dengan waktunya. Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau, yaitu Rp6.000 per karyawan/bulan tanpa perlu maintenance lanjutan seperti pada mesin absensi fingerprint.

Dengan berbekal fitur yang user friendly, membuat aplikasi Kerjoo sangat mudah dipahami oleh orang awam sekalipun. Seperti yang diungkapkan oleh Desilia Tanjung yang menjalankan usaha jasa penulisan artikel yang berlokasi di Bojonegoro. “Fitur absensi Kerjoo memudahkan saya mengelola tim meskipun mereka bekerja dari rumah masing-masing. Saya bisa mengecek hasil pekerjaannya langsung sesaat setelah tim memberikan laporan dari aplikasi.” Menurutnya, inovasi absensi online dari Kerjoo ini tidak hanya membantu mengelola tim, tetapi juga memudahkan pekerjaan HR yang bisa dia handle sendiri.

“Saya berkeyakinan bahwa di masa depan Kerjoo bisa menjadi partner penting bagi pemilik usaha maupun perusahaan yang ingin mengefektifkan kinerja timnya. Mereka hanya membutuhkan smartphone di tangan dan juga koneksi internet saja,” tutup Ferry Wiharsasto.

Inovasi di Tengah Pandemi, Aplikasi Absensi Kerjoo Dukung Karyawan Produktif dari Rumah
 

Artikel Terkait

Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Melemah
Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Melemah Oleh Pasar Dana - 28/09/2022

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Selasa (27/9/2022) dengan indeks komposit Nasdaq di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, berakhir di teritori positif. Seperti...

Badai Ian Picu Peningkatan Harga Minyak Dunia
Badai Ian Picu Peningkatan Harga Minyak Dunia Oleh Pasar Dana - 28/09/2022

Pasardana.id - Harga minyak dunia naik pada Selasa (27/9/2022) dipicu Badai Ian yang melanda Teluk Meksiko. Seperti dilansir Reuters, harga minyak West Texas Intermediate (WTI)...

Rilis Versi Pro, Saham Rakyat Bidik 1 Juta Investor
Rilis Versi Pro, Saham Rakyat Bidik 1 Juta Investor Oleh Pasar Dana - 27/09/2022

Pasardana.id – Sejak diperkenalkan pertama kali pada Februari 2022 dengan versi lite, aplikasi trading saham - Saham Rakyat, terus berusaha mendorong pertumbuhan investor ritel di...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email