Breaking News
Investing Pro 0
DISKON Cyber Monday: Diskon InvestingPro+ hingga 54% KLAIM PENAWARAN

Inggris Terpuruk, Meloni Menang di Italia, Protes Rusia - Ini yang Gerakkan Pasar

Ekonomi 26/09/2022 17:19
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.
 
GBP/USD
-0,86%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
GBP/EUR
-0,54%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
IT40
-1,12%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
EBAY
-0,80%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
AMZN
+1,00%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
LCO
+0,24%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Oleh Geoffrey Smith

Investing.com - Poundsterling mencapai titik terendah sepanjang masa dan kejatuhan obligasi Inggris memburuk setelah pemerintah baru mengindikasikan masih belum selesai dengan pemotongan pajak dan subsidi energi. Italia akan mendapatkan pemerintahan baru dari partai sayap kanan setelah blok yang dipimpin oleh Partai Brothers of Italy pimpinan Giorgia Meloni muncul sebagai pemenang pemilu nasional. Saham-saham akan dibuka lebih rendah, dengan sorotan khusus pada Amazon dan Berkshire Hathaway setelah publikasi akhir pekan dari sebuah studi menyebut dampak dari pajak baru pendapatan perusahaan minimum global. Referendum Rusia di Ukraina dijauhi oleh tetangga dan sekutunya, sementara pasar saham negara jatuh. Dan minyak terus jatuh dalam potensi kehancuran permintaan karena ekonomi dunia melambat. Inilah yang perlu Anda ketahui di pasar keuangan pada Senin, 26 September.

1. Poundsterling, Gilt bergejolak

Poundsterling mencapai titik terendah sepanjang masa terhadap dolar AS dan jatuh melawan euro serta mata uang lainnya, sementara imbal hasil obligasi pemerintah meroket lebih tinggi, dalam pengumuman yang menghancurkan terkait pemotongan pajak pemerintah baru dan rencana subsidi energi.

Poundsterling jatuh ke titik terendah $1,0384 sebelum pulih di tengah spekulasi bahwa Bank of England kemungkinan melaksanakan rapat darurat kenaikan suku bunga, hanya beberapa hari setelah mengatakan akan menunggu sampai November sebelum bereaksi terhadap langkah pemerintah.

Langkah ini mengirim gelombang kejut ke pasar obligasi global, di tengah kekhawatiran bahwa negara-negara maju lainnya dapat meninggalkan ortodoksi ekonomi karena mereka berjuang dengan konsekuensi dari lonjakan harga energi tahun ini.

Efek dari krisis itu juga terlihat dalam angka kepercayaan bisnis Jerman yang sangat buruk lainnya dari Ifo.

2. Meloni akan bentuk pemerintahan baru Italia

Koalisi partai sayap kanan di bawah Partai Brothers of Italy pimpinan Giorgia Meloni tampaknya telah memenangkan pemilu nasional, karena berhasil mengamankan cukup kursi mayoritas di kedua kamar parlemen.

Obligasi Italia bereaksi dengan mengalami aksi jual moderat, 'spread' kunci antara imbal hasil 10 tahun Italia dan Jerman melebar hanya 4 basis poin, sementara FTSE MIB menjadi satu-satunya indeks saham Eropa yang mengeruk keuntungan di awal hari ini yang dibayangi oleh perkembangan di Inggris.

Kekhawatiran di akar Partai Brothers of Italy di masa lalu karena berpaham fasis di negara itu telah dikurangi - setidaknya di pasar - oleh janji Meloni untuk mengejar kebijakan fiskal yang bertanggung jawab, membuka puluhan miliar euro dana bantuan pasca pandemi dari anggaran Uni Eropa. Meloni juga menunjukkan dukungan besar atas reaksi AS dan UE terhadap invasi Rusia ke Ukraina.

Meskipun demikian, ada elemen protes yang kuat terhadap hasil pemilu: jumlah pemilih adalah yang terendah pernah tercatat, dan partai-partai yang telah mendukung pemerintah koalisi Mario Draghi juga bernasib sangat buruk.

3. Saham akan dibuka merah; Amazon, Berkshire jadi fokus

Bursa saham AS akan dibuka di level terendah hampir dua tahun terakhir imbas gelombang aksi penghindaran aset risiko yang ditimbulkan oleh rapat Federal Reserve pekan lalu masih terus terasa.

Pukul 17.20 WIB, Dow Jones futures melemah 202 poin, atau sebesar 0,7%, S&P 500 futures turun dengan jumlah yang sama, dan Nasdaq 100 futures turun sedikit lebih kecil 0,4% dalam kekhawatiran bahwa kekuatan dolar akan menggerogoti keuntungan dan prospek perusahaan multinasional di musim pendapatan mendatang.

Selama akhir pekan, sebuah studi baru menunjukkan bahwa pajak minimum global baru atas laba perusahaan dapat menghantam Amazon (NASDAQ:AMZN), Berkshire Hathaway (NYSE:BRKa), dan eBay (NASDAQ:EBAY) yang paling parah. Saham-saham ini mungkin menarik perhatian karena tidak adanya berita perusahaan besar yang menarik. Di Eropa, Unilever (NYSE:UL) mengisyaratkan CEO Alan Jope akan mundur dari jabatannya tahun depan.

4. Protes Rusia menyebar, saham-saham jatuh akibat pasar khawatir terhadap mobilisasi

Upaya Rusia mendukung kampanye militernya di Ukraina mengalami serangkaian hambatan selama akhir pekan. Pasalnya, aksi protes terus berlangsung dan gelombang kecaman internasional terhadap referendum yang digelar disebut berada di bawah todongan senjata di daerah-daerah Ukraina yang diduduki Rusia.

Serbia, salah satu sekutu terdekat dan terlama Rusia, mengatakan tidak akan mengakui hasil referendum, seperti halnya Turki dan Kazakhstan, dua negara kunci lainnya di wilayah tersebut.

Selain itu, media Rusia melaporkan terjadi pemboman di beberapa pusat wajib militer, sementara seorang komisaris militer ditembak dan mengalami luka kritis saat memproses mobilisasi pasukan cadangan di Ust-Ilimsk, dekat Danau Baikal.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, membantah anggapan bahwa negara tersebut telah mengambil langkah-langkah untuk melarang emigrasi oleh laki-laki berusia wajib perang. Sementara, indeks saham benchmark Rusia anjlok 10%.

5. Minyak turun terus dalam potensi hancurnya permintaan

Harga minyak mentah terus jatuh ke level terendah baru sembilan bulan akibat gejolak di pasar obligasi dan mata uang menimbulkan keraguan lain atas kekuatan ekonomi global serta permintaan minyak global.

Pukul 17.30 WIB, minyak WTI turun 0,4% di $78,44 per barel, juga minyak Brent turun 0,5% di $84,63 per barel.

Sentimen hampir tidak terbantu oleh tanda-tanda tekanan ekonomi lebih lanjut di China, negara importir terbesar di dunia, di mana bank sentralnya mengubah persyaratan cadangan untuk meredam jatuhnya yuan, dan China Commercial Bank menggelontorkan dana baru untuk menopang proyek-proyek real estat yang terpuruk.

Inggris Terpuruk, Meloni Menang di Italia, Protes Rusia - Ini yang Gerakkan Pasar
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
Komentar (1)
Wawan Irawan
Wawan Irawan 26/09/2022 20:14
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
👍👍👍
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email