Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Indodana Optimis Salurkan Pinjaman Rp 1 Triliun hingga Akhir 2019, Pakai Strategi Ini

Ekonomi12/09/2019 06:01
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Warta Ekonomi.co.id, JakartaPlatform teknologi finansial peer to peer (P2P) lending Indodana mengaku optimis akan targetnya, yakni penyaluran pinjaman sebesar Rp 1 triliun di akhir 2019.

Hal tersebut disampaikan Product Manager Indodana, Timothy Prawirumaruto dalam acara yang digelar Indodana, BayarInd, dan Sahabat UMKM di Jakarta.

"Kami sudah menyalurkan lebih dari 250 ribu pinjaman. Tahun ini target kami adalah menyalurkan (pinjaman) Rp1 triliun," kata Timothy di Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Meski telah menyalurkan lebih dari 250 ribu pinjaman, Timothy menyebut penyaluran pinjaman baru di angka Rp300 miliar. Dari target Rp1 triliun, Indodana sendiri baru mencapai 30 persen.

Baca Juga: Bantu UMKM Naik Kelas, Indodana Rilis Produk Cicilan Ringan

"Penyaluran kami sekarang ada di Rp300 miliar," katanya.

Target penyaluran pinjaman sebesar Rp1 triliun itu nantinya akan diisi sebanyak 20 persen dari portofolio (pinjaman) produktif. Timothy menyebut, meski penyaluran produktif baru dibuka dua minggu lalu dengan produk cicilan gawai ringan, Indodana akan melebarkan jaringan dengan menjangkau komunitas-komunitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendongkrak portofolio produktif.

"Caranya adalah dengan menjangkau komunitas-komunitas (UMKM). Komunitas-komunitas yang ke depannya dapat membantu anggotanya untuk mengakses Indodana," ujar Timothy.

Kerja sama dengan mitra-mitra komunitas UMKM ini diharapkan Timothy dapat mengejar target penyaluran pinjaman dari portofolio produktif.

Penulis: Bernadinus Adi Pramudita

Editor: Rosmayanti

Foto: Bernadinus Adi Pramudita

Indodana Optimis Salurkan Pinjaman Rp 1 Triliun hingga Akhir 2019, Pakai Strategi Ini
 

Artikel Terkait

Vaksinasi Kurangi Risiko Gejala Berat hingga Kematian
Vaksinasi Kurangi Risiko Gejala Berat hingga Kematian Oleh Warta Ekonomi Online - 23/07/2021

Ahli Virologi dan Molekuler Biologi Universitas Udayana Prof. I Gusti Ngurah Mahardika mengatakan, vaksinasi memang tidak membuat seseorang bebas dari paparan COVID-19. Namun...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email