Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Hari Fed, Saham Rebound, Pendapatan dan Bank of Canada - Ini yang Menggerakkan Pasar

Ekonomi26/01/2022 19:27
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Oleh Noreen Burke

Investing.com -- Federal Reserve diperkirakan akan meletakkan dasar kenaikan suku bunga Maret untuk menghadapi tingkat inflasi yang tinggi, mengesampingkan kekhawatiran atas gejolak volatilitas pasar yang terjadi baru-baru ini. Ekuitas AS mencoba rebound dengan hati-hati, didukung oleh perkiraan penjualan yang optimis dari Microsoft. Tesla (NASDAQ:TSLA), Boeing (NYSE:BA) dan Intel (NASDAQ:INTC) ada di antara beberapa perusahaan yang melaporkan pendapatan kuartalan. Ketegangan geopolitik menopang harga minyak menjelang rilis data persediaan di AS dan Bank of Canada tengah mempertimbangkan tingkat kenaikan pertamanya sejak 2018. Inilah yang perlu Anda ketahui di pasar keuangan pada hari Rabu, 26 Januari.

  1. Hari Fed

The Fed diperkirakan tidak akan mengumumkan perubahan kebijakan apa pun pada akhir pertemuan dua hari Rabu nanti atau Kamis dini hari nanti, tetapi diperkirakan akan memberikan indikasi bahwa kenaikan suku bunga akan dimulai pada bulan Maret.

Inflasi AS telah melonjak ke level tertinggi hampir empat dekade sementara tingkat pengangguran telah turun kembali ke 3,9%, tetapi Ketua Fed Jerome Powell menghadapi tantangan komunikasi dengan pasar yang telah terbiasa terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar.

Investor akan mencari petunjuk tentang garis waktu dan kecepatan kenaikan suku bunga serta rencana bank sentral untuk memangkas neraca hampir senilai $9 triliun, cara lain untuk memperketat kebijakan moneter.

Powell perlu mencapai keseimbangan dalam mengomunikasikan niat The Fed untuk menjaga pemulihan ekonomi di jalurnya sambil secara bersamaan mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan inflasi yang tinggi.

Pengumuman dari keputusan kebijakan Fed akan diumumkan pada pukul 2 PM EST (1900 GMT) dan akan diikuti setengah jam kemudian oleh konferensi pers Powell.

  1. Saham siap rebound

Pasar saham AS bersiap untuk rebound setelah sesi bergejolak lainnya pada hari Selasa yang membuat tiga indeks saham utama ditutup lebih rendah, tetapi di atas level terendah hari itu.

Pada pukul 06:25 AM ET, Dow Jones futures naik 0,9%. S&P 500 futures bertambah 1,3%, dan Nasdaq 100 futures naik 1,8%.

S&P 500 mendekati wilayah koreksi pada hari Selasa, ditutup 9,2% di bawah rekor tertinggi yang dicapai pada 3 Januari silam di tengah aksi jual luas yang dipicu oleh kekhawatiran atas Fed yang terdengar lebih hawkish dan meningkatnya ketegangan geopolitik.

Pasar mendapat dorongan setelah Microsoft melaporkan pendapatan serta laba untuk kuartal IV yang melampaui perkiraan. Sahamnya di awal jatuh pada perdagangan after hour, sebelum melonjak (NASDAQ:MSFT) setelah perusahaan juga memperkirakan pendapatan untuk kuartal saat ini yang melampaui perkiraan, didorong oleh permintaan yang kuat untuk bisnis komputasi awan.

Laporan tersebut meningkatkan prospek hasil pendapatan mendatang dari pesaing Amazon (NASDAQ:AMZN) dan Google Alphabet (NASDAQ:GOOGL).

  1. Pendapatan Tesla, Boeing, Intel

Daftar pendapatan perusahaan menampilkan hasil dari perusahaan termasuk Boeing, AT&T (NYSE:T), Abbott Labs (NYSE:ABT), Nasdaq (NASDAQ:NDAQ), Kimberly Clark (NYSE:KMB) dan Whirlpool (NYSE:WHR) menjelang bel pembukaan, sementara Tesla dan Intel akan melaporkan setelah penutupan.

Pendapatan kuartal IV Tesla diperkirakan capai rekor senilai $16,88 miliar dan laba per saham mencapai $2,25, menurut analis yang dilacak oleh Investing.com. Analis akan mendengarkan apa yang dikatakan perusahaan Elon Musk itu mengenai prospek produksi, serta persaingan dari perusahaan mobil listrik baru dan produsen mobil lama seperti General Motors Company (NYSE:GM) dan Ford Motor Company (NYSE:F).

Analis akan memantau laporan pendapatan Intel untuk mendapat petunjuk tentang jaringan pasokan dan upaya produksi chip.

  1. Minyak terus naik imbas ketegangan geopolitik dan data persediaan diawasi

Harga minyak naik lebih tinggi didukung oleh ketegangan geopolitik dengan investor menunggu pertemuan Fed dan data persediaan terbaru AS di sesi hari ini.

Pada pukul 06:25 AM ET, harga minyak mentah AS berjangka naik 0,7% ke $86,16 per barel, setelah naik 2,8% pada hari Selasa.

Brent berjangka naik 0,7% di $87,83 per barel setelah naik 2,2% di sesi sebelumnya.

Ketegangan antara AS dan Rusia atas Ukraina tetap mengemuka. Rusia bersikeras tidak berencana untuk menyerang Ukraina, tetapi Barat telah mengancam beri sanksi berat jika itu terjadi.

Data persediaan yang dirilis semalam oleh American Petroleum Institute menunjukkan persediaan minyak mentah dan sulingan AS turun dalam pekan yang berakhir 21 Januari sementara persediaan bensin naik.

Trader energi kini menantikan laporan mingguan persediaan minyak dari Badan Informasi Energi (EIA), yang akan dirilis pukul 10.30 AM EST (1530 GMT).

  1. Kenaikan suku bunga Bank of Canada?

The Fed bukan satu-satunya bank sentral yang mengumumkan keputusan kebijakan hari ini - Bank of Canada juga mengadakan rapat, dan kemungkinan mengumumkan kenaikan suku bunga pertamanya sejak 2018.

Inflasi Kanada mencapai tingkat tertinggi 30 tahun sebesar 4,8% tetapi pejabat Dewan Komisaris perlu mempertimbangkan dampak ekonomi dari varian Omicron saat memutuskan apakah akan memulai siklus pengetatan.

Keputusan Dewan Komisaris akan diumumkan pada pukul 10:00 AM EST (1500 GMT).

Dolar Kanada naik sekitar 0,5% menjadi 1,2569 terhadap dolar pada pukul 06.25 AM EST.

– Staf Reuters dan Investing.com berkontribusi pada laporan ini.

Hari Fed, Saham Rebound, Pendapatan dan Bank of Canada - Ini yang Menggerakkan Pasar
 

Artikel Terkait

SMGR Raup Laba Rp498 Miliar Pada Kuartal I 2022
SMGR Raup Laba Rp498 Miliar Pada Kuartal I 2022 Oleh Pasar Dana - 26/05/2022

Pasardana.id- PT Semen Indonesia Tbk(IDX:SMGR) membukukan laba bersih sebesar Rp498,56 miliar dalam tiga bulan pertama tahun 2022, atau tumbuh 10,6 persen dibandingkan periode sama...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
Komentar (1)
buda artawan
buda artawan 09/03/2022 16:13
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
Masih blm paham
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email