Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Tingkatkan Sekarang

Dapat Restu OJK, ASLI RI Siap Melesat

Ekonomi 26/03/2020 08:30
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. Dapat Restu OJK, ASLI RI Siap Melesat
 
STOXX50
+1,19%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
JKFIN...
+0,35%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
JKTRAD
0,00%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

PT Asli Rancangan Indonesia (ASLI RI) mengumumkan bahwa perusahaan tersebut telah tercatat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai penyedia teknologi Inovasi Digital Keuangan (IKD) per 18 Maret 2020, dengan nomor Surat No S-130/MS.72/2020.

Seperti yang djelaskan oleh Arief Dharmawan, CEO ASLI RI, dengan demikian ASLI RI telah memenuhi semua ketentuan dalam Peraturan OJK No. 13/2018 dan hukum yang berlaku sehingga dapat menjalin kerja sama dengan Lembaga Jasa Keuangan yang terdaftar dan/atau mendapat izin di Otoritas Jasa Keuangan. Selanjutnya, ASLI RI harus mengikuti proses Regulatory Sandbox, suatu instrumen dan proses akreditasi formal, yang dipakai oleh OJK untuk menguji model bisnis, produk, layanan, dan teknologi yang digunakan oleh suatu perusahaan financial technology (fintech).

ASLI RI adalah perusahaan rintisan Intelligent eKYC as-a-service yang menggunakan teknologi canggih berbasis AI Biometric Matching System untuk fraud prevention dan verifikasi/identifikasi jati diri seseorang yang sudah terbukti dan di implementasi di Lembaga Penegak Hukum di Indonesia seperti di Polri, BIN, BNN, dan BNPT.

ASLI RI adalah perusahaan Biometric Security pertama di Indonesia yang bersertifikasi FIDO2 Server Certificate yang menggunakan model keamanan berbasis kriptografi, produk tersebut telah memenuhi standar open banking Eropa, PSD2 dan juga The European GDPR (EU-GDPR) yang masing-masing adalah regulasi privasi data yang paling ketat saat ini.

"Buat kami, peristiwa ini menjadi pencapaian dan validasi menuju berkembangnya kepercayaan para pelaku perbankan, perusahaan pembiayaan dan fintek kepada ASLI RI sebagai penyedia solusi Intelligent eKYC as-a-service untuk membantu mereka dalam mengurangi risiko kredit dan mencegah terjadinya fraud didalam proses eKYC mereka. Service kami yang real-time ini pun dapat meningkatkan kepuasan nasabah karena proses yang instan dalam hitungan detik, otomatis tanpa human intervention, akurat dan yang terpenting adalah membantu meningkatkan inklusi keuangan," ujar Arief

Penulis: ***
Editor: Sufri Yuliardi
Foto: WE

Dapat Restu OJK, ASLI RI Siap Melesat
 

Artikel Terkait

KAEF Rugi Rp205 Miliar Pada Semester I 2022
KAEF Rugi Rp205 Miliar Pada Semester I 2022 Oleh Pasar Dana - 01/10/2022 2

Pasardana.id- PT Kimia Farma Tbk (IDX:KAEF) menderita rugi bersih Rp205,12 miliar pada semester I 2022, atau memburuk dibanding semester I 2021 yang membukukan laba bersih Rp57,6...

Wall Street Lanjutkan Pelemahan
Wall Street Lanjutkan Pelemahan Oleh Pasar Dana - 01/10/2022 2

Pasardana.id - Wall Street melanjutkan pelemahan dari sesi sebelumnya pada Jumat (30/9/2022) seiring mencuatnya kekhawatiran resesi. Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones...

GSMF Defisit Rp951 Miliar Pada Semester I 2022
GSMF Defisit Rp951 Miliar Pada Semester I 2022 Oleh Pasar Dana - 01/10/2022 1

Pasardana.id- PT Equity Development Invesment Tbk (IDX:GSMF) membukukan laba bersih sebesar Rp3,129 miliar pada semester I 2022, atau membaik dibanding periode sama tahun 2021 yang...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email