Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Tingkatkan Sekarang

Awal yang Buruk, Pekan Pertama Desember 2021 Dana Asing Kabur Rp12,5 Triliun

Ekonomi 03/12/2021 20:45
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. Awal yang Buruk, Pekan Pertama Desember 2021 Dana Asing Kabur Rp12,5 Triliun

Bulan Desember 2021 menjadi awal yang buruk bagi pasar keuangan Indonesia, pasalnya baru di awal Desember saja investor asing ramai-ramai membawa keluar dananya dari pasar keuangan.

Bank Indonesia (BI) mencatat berdasarkan data transaksi 29 November – 2 Desember, nonresiden di pasar keuangan domestik terjadi jual neto atau outflow sebesar Rp12,50 triliun.

"Hal itu terdiri dari jual neto di pasar SBN sebesar Rp9,82 triliun dan jual neto di pasar saham sebesar Rp2,68 triliun," ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta, Jumat (3/12/2021). Baca Juga: Dana Asing Seret, Rupiah Ambyar di November 2021

Dengan kondisi demikian, maka berdasarkan data setelmen selama 2021 (ytd), nonresiden jual neto Rp31,76 triliun.

Sementara itu, rasio tingkat risiko berinvestasi di Indonesia awal bulan ini cukup stabil. tercatat premi CDS Indonesia 5 tahun relatif stabil ke level 87,03 bps per 2 Desember 2021 dari 87,26 bps per 26 November 2021.

BI akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.

"Serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan," pungkasnya.

Awal yang Buruk, Pekan Pertama Desember 2021 Dana Asing Kabur Rp12,5 Triliun
 

Artikel Terkait

KAEF Rugi Rp205 Miliar Pada Semester I 2022
KAEF Rugi Rp205 Miliar Pada Semester I 2022 Oleh Pasar Dana - 01/10/2022 1

Pasardana.id- PT Kimia Farma Tbk (IDX:KAEF) menderita rugi bersih Rp205,12 miliar pada semester I 2022, atau memburuk dibanding semester I 2021 yang membukukan laba bersih Rp57,6...

Wall Street Lanjutkan Pelemahan
Wall Street Lanjutkan Pelemahan Oleh Pasar Dana - 01/10/2022 1

Pasardana.id - Wall Street melanjutkan pelemahan dari sesi sebelumnya pada Jumat (30/9/2022) seiring mencuatnya kekhawatiran resesi. Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones...

GSMF Defisit Rp951 Miliar Pada Semester I 2022
GSMF Defisit Rp951 Miliar Pada Semester I 2022 Oleh Pasar Dana - 01/10/2022 1

Pasardana.id- PT Equity Development Invesment Tbk (IDX:GSMF) membukukan laba bersih sebesar Rp3,129 miliar pada semester I 2022, atau membaik dibanding periode sama tahun 2021 yang...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email