😎 Sale Tengah Tahun Eksklusif - Hemat hingga 50% pilihan saham dari AI InvestingProAMBIL SALE

AS Mengusulkan Aturan untuk Membatasi Investasi Teknologi di Cina

Diterbitkan 22/06/2024, 04/15

Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) telah merilis rancangan peraturan yang bertujuan untuk membatasi investasi AS di sektor teknologi tertentu di Tiongkok, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), yang dapat menjadi ancaman bagi keamanan nasional. Peraturan yang diusulkan ini mengikuti perintah eksekutif dari Presiden Joe Biden pada bulan Agustus dan akan diimplementasikan pada akhir 2024. Departemen Keuangan telah membuka kesempatan bagi publik untuk memberikan komentar atas usulan peraturan tersebut hingga 4 Agustus.

Peraturan tersebut menempatkan tanggung jawab pada individu dan perusahaan AS untuk mengidentifikasi transaksi mana yang mungkin dibatasi atau dilarang. Fokusnya adalah untuk mencegah keahlian Amerika membantu pengembangan teknologi canggih Tiongkok yang dapat menantang keamanan dan kepentingan ekonomi AS. Aturan tersebut menargetkan investasi yang dapat berkontribusi pada modernisasi militer Tiongkok, terutama dalam bidang AI, semikonduktor, mikroelektronika, dan komputasi kuantum.

Asisten Menteri untuk Keamanan Investasi di Departemen Keuangan, Paul Rosen, menekankan pentingnya aturan tersebut, dengan menyatakan, "Aturan yang diusulkan ini memajukan keamanan nasional kita dengan mencegah banyak manfaat yang diberikan oleh investasi AS - lebih dari sekadar modal - untuk mendukung pengembangan teknologi sensitif di negara-negara yang mungkin menggunakannya untuk mengancam keamanan nasional kita."

Peraturan yang diusulkan akan melarang transaksi dalam AI untuk penggunaan tertentu dan yang melibatkan sistem yang dilatih dengan daya komputasi yang signifikan. Selain itu, peraturan tersebut akan mengharuskan investor untuk memberi tahu pemerintah tentang transaksi yang terkait dengan pengembangan sistem AI atau semikonduktor yang tidak dilarang.

Departemen Keuangan telah menguraikan serangkaian pengecualian untuk aturan ini, seperti transaksi untuk kepentingan nasional, yang melibatkan sekuritas yang diperdagangkan secara publik, investasi kemitraan terbatas tertentu, dan pembelian kepemilikan di negara-negara yang menjadi perhatian. Ada juga pengecualian untuk transaksi antara perusahaan induk AS dan anak perusahaan yang dikendalikan secara mayoritas, komitmen yang mengikat yang dibuat sebelum perintah eksekutif, dan pembiayaan utang sindikasi tertentu.

Pada awalnya, pembatasan ini menargetkan Tiongkok, Makau, dan Hong Kong, tetapi para pejabat telah mengindikasikan bahwa cakupannya dapat diperluas di masa depan. Peraturan ini juga selaras dengan pembatasan yang sudah ada untuk mengekspor teknologi tertentu ke Tiongkok.

Pelanggaran terhadap peraturan-peraturan ini dapat mengakibatkan hukuman pidana dan perdata, dan investasi yang tidak patuh dapat dibatalkan. AS juga berkomunikasi dengan negara-negara sekutunya mengenai pembatasan investasi ini, dengan entitas-entitas seperti Komisi Eropa dan Inggris yang mempertimbangkan langkah-langkah serupa untuk mengatasi risiko investasi keluar.

Reuters berkontribusi untuk artikel ini.

Artikel ini diterjemahkan dengan bantuan kecerdasan buatan. Untuk informasi lebih lanjut, mohon pelajari Syarat dan Ketentuan kami.

Komentar terkini

Pengungkapan Risiko: Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.
Versi bahasa Inggris dari perjanjian ini adalah versi utama, yang akan berlaku setiap kali ada perbedaan antara versi bahasa Inggris dan versi bahasa Indonesia.
© 2007-2024 - Fusion Media Limited. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.