Breaking News
Investing Pro 0
DISKON Cyber Monday: Diskon InvestingPro+ hingga 54% KLAIM PENAWARAN

Aneksasi Rusia, Personal Income, Inflasi Zona Euro - Ini yang Menggerakkan Pasar

Ekonomi 30/09/2022 17:09
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.
 
GBP/USD
-1,07%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
AAPL
-3,01%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
AMZN
+0,64%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
LCO
+0,14%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
ESZ2
-1,59%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
CL
+1,18%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Oleh Geoffrey Smith

Investing.com - Rusia mengesahkan pengambilalihan tanah terbesar yang pernah dilihat dunia dalam beberapa dekade. AS rilis data personal income dan spending untuk bulan Agustus. Saham kembali berada di bawah tekanan di tengah tanda-tanda kelemahan Facebook owner dari Meta Platform dan bahkan Amazon. Tingkat inflasi Zona Euro melonjak 10%, dan para Menteri Energi Eropa masih belum dapat menjembatani perbedaannya soal bagaimana meredam krisis energi yang terus menghantui. Inilah hal yang perlu Anda ketahui di pasar keuangan pada hari Jumat, 30 September, hari terakhir untuk kuartal III.

1. Pengambilalihan tanah oleh Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekrit yang resmi mencaplok empat wilayah Ukraina, pengambilalihan tanah terbesar yang pernah terjadi di dunia setidaknya dalam tiga dekade dan langkah terbesar untuk memulihkan kendali Rusia atas negara-negara satelitnya sejak keruntuhan Uni Soviet.

Langkah ini menyusul referendum yang diadakan akhir pekan lalu yang disebut-sebut ada di bawah todongan senjata di wilayah Zaporizhzhya dan Kherson, dan juga di bawah tekanan kuat di Donetsk dan Luhansk, yang sempat dikecam oleh Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Ukraina, AS, Inggris, dan Uni Eropa semuanya mengatakan bahwa mereka tidak akan pernah mengakui tindakan tersebut.

Putin menandatangani dekrit pada hari saat pasukan Rusia tampak di ambang kekalahan lain di Ukraina timur, dipaksa untuk mengevakuasi Kota Lyman di wilayah Donetsk, yang semakin memperumit tugas mengirim pasukan Moskow jauh lebih ke selatan.

2. Meta hentikan perekrutan karyawan, Amazon akan tutup call center

Meta Platforms (NASDAQ:META), owner dari Facebook dan Instagram, akan menghentikan perekrutan karyawan dan berusaha untuk memangkas biaya, agar bisa melakukan penghematan yang jarang kali terjadi bagi perusahaan yang tidak mengenal apa pun perlambatan selain pertumbuhan dalam 18 tahun sejarah berdirinya perusahaan. Saham Meta, yang mencapai titik terendah dalam hampir empat tahun awal pekan ini, naik 1,1% dalam perdagangan premarket karena pasar merespons lega bahwa perusahaan dapat mengatasi masalah biaya yang semakin mendesak.

Sementara, Bloomberg melaporkan bahwa Amazon (NASDAQ:AMZN) akan menutup semua kecuali satu dari lima call center di AS, ini terjadi karena Amazon juga kesulitan untuk menekan biaya - kali ini berkaitan dengan biaya pengeluarannya untuk sektor real estat. Amazon akan berusaha mengadopsi rezim kerja jarak jauh sebagai gantinya, Bloomberg menyampaikan.

Bersama dari laporan itu, ada juga kabar Apple (NASDAQ:AAPL) yang seharusnya berniat membatalkan peningkatan produksi iPhone, sehingga menimbulkan kesan perlambatan ini bahkan mencapai saham-saham berkapitalisasi besar yang mendukung pasar AS selama sebagian besar dekade terakhir.

3. Bursa saham catat pelemahan mingguan keenam; data personal income & spending

Bursa saham AS akan menutup beberapa kerugian yang disebabkan oleh sentimen perlambatan ekonomi pada hari Kamis saat dibuka nanti tetapi masih berada di jalur kerugian mingguan keenamnya dalam tujuh minggu terakhir.

Pukul 17.20 WIB, Dow Jones futures naik 201 poin, atau sebesar 0,7%, S&P 500 futures dan Nasdaq 100 futures naik sedikit lebih besar.

Fokus awal akan tertuju data personal income dan spending pada bulan Agustus, yang akan dirilis pada pukul 19.30 WIB, bersama dengan angka bulan Agustus untuk harga personal consumption expenditures yang - mungkin telah dilupakan - adalah ukuran inflasi yang disukai Federal Reserve.

Beberapa pidato dari petinggi Fed hadir. Diharapkan ada intervensi verbal dari Wakil Ketua Lael Brainard, Presiden Fed New York John Williams, Richmond Tom Barkin, dan Cleveland Loretta Mester.

4. Inflasi Zona Euro melonjak 10%

Tidak ada ketenangan bagi European Central Bank (ECB). Tingkat inflasi Zona Euro September melonjak jadi 10%, disumbang oleh kenaikan besar angka dari Jerman dan Belanda yang mengimbangi tren penurunan inflasi di Prancis dan Spanyol.

Ada berita yang sedikit lebih baik dari pasar tenaga kerja. Data pengangguran di Jerman dan Italia keduanya menghasilkan angka yang lebih baik, meskipun gambaran itu juga cenderung memburuk karena musim pariwisata saat musim panas telah berakhir. Di Jerman, jumlah orang yang bekerja telah mencapai puncaknya pada bulan Agustus.

Lainnya di Eropa, poundsterling kembali ke tingkat di $1,12 dicapai sebelum pengumuman anggaran baru silam tatkala Perdana Menteri Liz Truss dan Kanselir Kwasi Kwarteng akhirnya bertemu dengan pihak dari Office of Budget Responsibility (OBR). Penolakan Kwarteng untuk mengizinkan OBR mempublikasikan penilaian independen atas dampak anggaran mini-nya telah menjadi salah satu faktor utama di balik kejatuhan poundsterling.

5. Minyak naik dalam laporan rencana OPEC+ memangkas kuota produksi

Harga minyak kembali menguat di atas $80 sejalan dengan turunnya dolar, dan sentimen pasar dapat dorongan oleh laporan bahwa OPEC dan sekutunya akan memangkas kuota produksi lagi ketika mereka bertemu minggu depan.

Apa efek yang akan terjadi atas volume produksi aktual masihlah belum jelas, mengingat blok tersebut sudah gagal memenuhi kuota dengan margin lebih dari 3 juta barel per hari.

Di tempat lain, para Menteri Energi Uni Eropa bertemu lagi untuk mencari cara-cara mengurangi krisis energi yang menghantui, sehari setelah Jerman mengatakan akan meminjam dana hingga 200 miliar euro ($198 miliar) untuk meredam dampak harga energi tinggi terhadap perekonomian musim dingin ini.

Pukul 17.30 WIB, harga minyak WTI naik 0,4% ke $81,54 per barel, dan harga minyak Brent naik 0,4% ke $87,50 per barel.

Aneksasi Rusia, Personal Income, Inflasi Zona Euro - Ini yang Menggerakkan Pasar
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email