Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Tingkatkan Sekarang

ANALIS MARKET (23/9/2022) : IHSG Berpotensi Sideways

Ekonomi 23/09/2022 08:45
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters ANALIS MARKET (23/9/2022) : IHSG Berpotensi Sideways
 
JKSE
-0,56%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
ADRO
-1,22%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

 

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Bursa saham AS hari Kamis (22/9) ditutup melemah: Dow Jones -0.35%; S&P500 -1.84%, dan Nasdaq -1.37% karena meningkatnya kekhawatiran bahwa kenaikan suku bunga Federal Reserve yang agresif akan mendorong ekonomi ke dalam resesi. Data initial jobless claim naik menjadi 213k (prev: 208k). Bank of England menaikkan suku bunga +50 bps menjadi 2.25%. Yield UST 10Y naik ke level 3.7% dan USD Index naik ke level 111.35.

Pasar komoditas bergerak mixed; minyak +0.8% ke level USD 83.7/bbl, dan tembaga +0.8% ke level USD 346/ton; sementara emas flat -0.01% ke level USD 1,679/toz, CPO melemah -1.6% ke MYR 3,891/ton, dan batu bara -6.1% di level USD 421/ton.

Bursa Asia ditutup melemah pada perdagangan Kamis (22/9): Hang Seng -1.6%, Kospi -0.6%, Nikkei -0.6%, Shanghai -0.4%. IHSG ditutup menguat +0.43% pada hari yang sama ke level 7,219. Investor asing hari ini mencatatkan keseluruhan net buy sebesar IDR 835.3 miliar. Net sell asing di pasar regular sebesar IDR 407 miliar dan net buy di pasar negosiasi sebesar IDR 1.24 triliun. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh ADRO (IDR 116.6 miliar), BMRI (IDR 98.8 miliar), dan UNTR (IDR 25.5 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh TLKM (IDR 178.4 miliar), BBCA (IDR 122.1 miliar), dan ASII (IDR 72.8 miliar). Top leading movers emiten ADRO, UNTR, MDKA, sementara top lagging movers emiten BMRI, TPIA, ARTO. Indeks EIDO ditutup menguat +0.5%.

Update kasus Covid-19 di Indonesia terdapat penambahan 2,162 kasus baru kemarin (22/9), dengan daily positivity rate 6.31%. Recovery rate 97.2% dan kasus aktif 23,503 pada hari yang sama.

Dari domestik, kemarin dilaporkan suku bunga BI naik +50 bps menjadi 4.25% (prev: 3.75%, cons: 4.0%).

Adapun diperdagangan Jumat (23/9) pagi ini, pasar regional dibuka flat, Kospi -0.06% sementara Nikkei libur nasional.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG diperkirakan sideways hari ini, seiring mixed sentimen pasar global, regional, dan domestic,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (23/9/2022).

 

ANALIS MARKET (23/9/2022) : IHSG Berpotensi Sideways
 

Artikel Terkait

SMGR Akan Kuasai 75,51 Persen SMBR
SMGR Akan Kuasai 75,51 Persen SMBR Oleh Pasar Dana - 23/09/2022

  Pasardana.id-  PT Semen Indonesia Tbk (IDX:SMGR) akan menerima pengalihan 7.499.999.999 lembar saham seri B atau 75,51 persen porsi kepemilikan pada PT Semen Baturaja Tbk...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email