Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Tingkatkan Sekarang

Amazon Tahan Produk yang Berisi Disinformasi Tentang Corona

Ekonomi 28/02/2020 18:01
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. Amazon Tahan Produk yang Berisi Disinformasi Tentang Corona
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Amazon.com Inc telah melarang lebih dari 1 juta produk dari penjualan dalam beberapa minggu terakhir yang secara tidak akurat mengklaim untuk menyembuhkan atau menghalangi penyebaran terhadap virus corona, dilansir dari Reuters, Jumat (28/2/2020).

Amazon juga menghapus puluhan ribu transaksi dari pedagang yang katanya berusaha untuk menipu konsumen. Waralaba online terbesar di dunia itu telah menghadapi pengawasan atas tawaran yang berhubungan dengan kesehatan pada platformnya dan awal pekan ini Italia meluncurkan penyelidikan kenaikan harga di internet.

Baca Juga: Begini Konsep Toko Grosir Amazon yang Baru

"Tidak ada tempat untuk mengakali harga di Amazon," kata seorang juru bicara dalam sebuah pernyataan. Mengutip kebijakan perusahaan, informasi produk harus akurat dan bahwa Amazon dapat menghapus penawaran yang merusak kepercayaan pelanggan, termasuk ketika harga secara signifikan lebih tinggi daripada yang baru-baru ini.

Perusahaan itu mengatakan telah memantau lonjakan harga dan klaim palsu melalui campuran tinjauan otomatis dan manual.

Seorang pedagang Kamis menawarkan 10 bungkus topeng N95 seharga US$ 128 atau setara Rp1,8 juta. Itu naik dari harga rata-rata penjual baru-baru ini US$ 41,24 atau setara Rp589 ribu, menurut situs web pelacakan camelcamelcamel.com.

Penulis: Bernadinus Adi Pramudita
Editor: Puri Mei Setyaningrum
Foto: Reuters/Mike Segar

Amazon Tahan Produk yang Berisi Disinformasi Tentang Corona
 

Artikel Terkait

KAEF Rugi Rp205 Miliar Pada Semester I 2022
KAEF Rugi Rp205 Miliar Pada Semester I 2022 Oleh Pasar Dana - 01/10/2022 1

Pasardana.id- PT Kimia Farma Tbk (IDX:KAEF) menderita rugi bersih Rp205,12 miliar pada semester I 2022, atau memburuk dibanding semester I 2021 yang membukukan laba bersih Rp57,6...

Wall Street Lanjutkan Pelemahan
Wall Street Lanjutkan Pelemahan Oleh Pasar Dana - 01/10/2022 1

Pasardana.id - Wall Street melanjutkan pelemahan dari sesi sebelumnya pada Jumat (30/9/2022) seiring mencuatnya kekhawatiran resesi. Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones...

GSMF Defisit Rp951 Miliar Pada Semester I 2022
GSMF Defisit Rp951 Miliar Pada Semester I 2022 Oleh Pasar Dana - 01/10/2022 1

Pasardana.id- PT Equity Development Invesment Tbk (IDX:GSMF) membukukan laba bersih sebesar Rp3,129 miliar pada semester I 2022, atau membaik dibanding periode sama tahun 2021 yang...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email