Breaking News
0

Top 5 News: Rembuk Legislatif AS Bahas Tembok Perbatasan Ini Belum Capai Titik Temu

Ekonomi11/02/2019 17:20
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Investing.com - Berikut adalah lima hal utama yang perlu Anda ketahui dalam berita pasar keuangan pada hari ini Senin, 11 Februari:

1. AS-China "Memulai Lagi" Pembicaraan Dagang

Babak baru pembicaraan perdagangan AS-China dimulai di Beijing usai serangkaian negosiasi terbaru berakhir di Washington pekan lalu tanpa menghasilkan sebuah kesepakatan.

Pejabat tingkat bawah memulai pertemuan pada hari Senin yang dipimpin oleh pihak dari Amerika serikat Perwakilan Perdagangan Jeffrey Gerrish.

Pembicaraan tingkat yang lebih tinggi kemudian akan berlangsung pada hari Kamis dan Jumat di mana akan dikomandoi Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin.

Kedua belah pihak berusaha untuk menuntaskan kesepakatan menjelang tenggat 1 Maret ketika tarif AS atas impor produk China senilai $200 miliar dijadwalkan bakal diterapkan meningkat menjadi 25% dari 10%.

2. Pemerintahan AS Bersiap Hadapi Shutdown Lagi

Berita utama politik akan tetap menjadi fokus ketika pembicaraan pendanaan untuk keamanan perbatasan runtuh setelah anggota parlemen dari Partai Demokrat dan Republik bentrok mengenai kebijakan penahanan imigran ketika mereka berupaya untuk mencegah penutupan pemerintah AS lainnya.

"Pembicaraan terhenti sekarang," jelas Senator Republik Richard Shelby kepada Fox News Sunday. Ia mengatakan kebuntuan itu karena keinginan Demokrat untuk membatasi jumlah tempat tidur pada fasilitas penahanan bagi orang-orang yang memasuki negara itu secara ilegal.

Anggota parlemen Demokrat dan Republik di Kongres AS memiliki waktu hingga Jumat untuk menyepakati kesepakatan anggaran yang mencegah penutupan lagi sebagian pemerintah federal.

3. Bursa Berjangka AS Menuju Bel Pembukaan dengan Optimis

Pasar saham berjangka AS menunjuk ke pembukaan yang lebih tinggi pada awal minggu perdagangan, setelah para pelaku pasar mengawasi perkembangan politik domestik dan internasional.

Pada pukul 17.20 WIB, Indeks blue-chip Dow berjngka naik 97 poin, atau sekitar 0,4%, S&P 500 berjangka tertempel di 11 poin, atau sekitar 0,4%, sedangkan indeks teknologi Nasdaq 100 berjngka menunjukkan kenaikan 36 poin, atau sekitar 0,5%.

Di tempat lain, saham-saham Eropa dibuka menghijau, dengan hampir semua bursa utama di seluruh benua di wilayah positif. Di antara indeks nasional, DAX Jerman dan FTSE Inggris 100 sama-sama terangkat lebih dari 1%.

Sebelumnya, pasar modal Asia ditutup bervariasi. Indeks Shanghai Composite melonjak 1,3% setelah pasar di China dibuka kembali setelah istirahat Tahun Baru Imlek selama seminggu.

4. Minggu Besar Terakhir Laporan Laba Q4 'Kicks-Off'

Sekitar 60 perusahaan yang terdaftar di S&P 500 akan melaporkan hasil laporan perusahaan dalam apa yang akan menjadi minggu besar terakhir musim pendapatan kuartal keempat.

Lowe Companies (NYSE:LOW), Diamond Offshore Drilling (NYSE:DO), Chegg (NYSE:CHGG), dan Kemper (NYSE:KMPR) ada di agenda untuk hari Senin.

Perusahaan terkenal lainnya yang akan melaporkan minggu ini termasuk raksasa minuman Coca-Cola (NYSE:KO) dan PepsiCo (NASDAQ:PEP); perusahaan ganja Canopy Growth (NYSE:CGC) dan Aurora Cannabis (NYSE:ACB); dan penyedia chip grafis Nvidia (NASDAQ:NVDA).

Cisco (NASDAQ:CSCO), Deere (NYSE:DE), Under Armour (NYSE:UAA), Activision Blizzard (NASDAQ:ATVI ), AIG (NYSE:AIG), Yelp (NYSE:YELP), TripAdvisor (NASDAQ:TRIP), Canada Goose (NYSE:GOOS), CBS (NYSE:CBS), dan Twilio (NYSE:TWLO) juga akan memberikan pembaruan.

5. Dolar AS Ukir Rekor Puncak Tertinggi 2019

Jauh dari ekuitas, dolar AS mendorong lebih tinggi terhadap saingan-saingan utamanya - mencapai level terbaik tahun ini - saat kekhawatiran yang berlarut-larut atas prospek pertumbuhan global mendorong selera untuk aset safe-haven.

Indeks dolar AS - yang mengukur kekuatan greenback terhadap sejumlah enam mata uang utama - naik 0,2% pada 96,62, level terakhir yang terlihat pada 17 Desember.

Ini menuju kenaikan delapan hari berturut-turut.

Sementara itu, di pasar obligasi, harga Treasury AS tergelincir - mendorong imbal hasil lebih tinggi di seluruh kurva - dengan yield patokan 10-tahun melaju menjadi 2,64%.

Tidak ada laporan ekonomi utama yang diharapkan pagi ini. Menelusuri data yang dirilis dalam pekan ini pada Rabu mendatang, ketika Departemen Perdagangan AS menerbitkan jumlah inflasi Januari.

-- Reuters berkontribusi pada laporan ini

Top 5 News: Rembuk Legislatif AS Bahas Tembok Perbatasan Ini Belum Capai Titik Temu
 

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email