Breaking News
Investing Pro 0
🚨 Data Pro Kami Tunjukkan Juara Musim Laporan Laba Akses Data

Top 5 News: OPEC Gagal Capai Kesepakatan, Wall Street Awasi NFP

Ekonomi 07/12/2018 17:54
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.
 
LCO
-0,01%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
BTC/USD
+0,98%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
CHINA50
-1,18%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
TOPX
+0,17%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
SSEC
-0,20%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
JKTRAD
0,00%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Investing.com - Berikut adalah lima hal utama yang perlu Anda ketahui dalam berita pasar keuangan pada hari ini Jumat, 7 Desember:

1. OPEC Tidak Temui Kata Sepakat, Harga Minyak Mentah Merosot

Harga minyak terus melemah pada hari Jumat ketika Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) berjuang untuk menghasilkan kesepakatan pemotongan produksi minyak.

Minyak mentah berjangka West Texas untuk penyerahan Januari merosot 0,43% menjadi $51,27 per barel, sementara minyak Brent mentah berjangka - patokan untuk harga minyak di luar AS - meningkat 0,17% ke $60,16.

Sesi pertemuan OPEC di Wina pada hari Kamis berakhir tanpa keputusan pemotongan pasokan minyak dan Iran mencari pengecualian dari setiap pemotongan akibat sanksi AS yang telah membebani ekspornya.

Jumlah rig minyak mingguan AS dari Baker Hughes - yang merupakan indikator utama permintaan bagi produk minyak - akan muncul pada sesi malam ini.

2. Wall Street Tetap Berhati-hati

Reli musim libur ini terlihat tidak mungkin terjadi bagi Wall Street karena kekhawatiran perdagangan, penurunan harga minyak yang telah menekan harga bergerak lebih rendah dan laporan sektor pekerjaan NFP AS.

Wall Street tampak akan dibuka lebih lemah. S&P 500 Berjangka turun 0,31% sementara Dow Berjangka kehilangan 0,33% dan indeks teknologi Nasdaq 100 Berjangka melemah 0,37%.

Dow dan S&P 500 berakhir memerah pada hari Kamis dan hampir menghapus keuntungan tahunan.

Perdagangan di Eropa terdorong naik. DAX, FTSE 100 dan CAC 40 semua di berada hijau.

Sementara itu di Asia, saham-saham bervariasi saat ditutup. Di Hong Kong, Hang Seng menurun 0,35% dan Indeks A50 China turun 0,10%. Shanghai Composite naik tipis 0,03% sementara di Jepang, TOPIX melaju 0,61% dan Nikkei 225 melonjak 0,82%.

3. Crypto Jatuh 90% dari Rekor Tertinggi

Harga mata uang kripto merosot pada hari Jumat dan hampir semua koin digital utama turun setidaknya 90% dari level tertinggi sepanjang masa.

Mata uang virtual telah jatuh secara dramatis dalam beberapa minggu terakhir dengan berita pengawasan regulasi dan "hard fork" Bitcoin cash dikutip sebagai penghambat utama untuk industri crypto.

Cryptocurrency secara keseluruhan tertekan melemah. Total (PA:TOTF) kapitalisasi koin pasar $107 miliar pada saat penulisan - dibandingkan dengan $120 miliar pada hari Kamis. Bitcoin anjlok 12% dan diperdagangkan di dekat sesi terendah pada $3,377.40.

Sementara itu, ETF Bitcoin tidak mungkin diluncurkan dalam waktu dekat, ungkap pejabat Securities and Exchange Commission (SEC) AS.

"Jangan menahan nafas. SEC membutuhkan waktu lama untuk [mendirikan] Finhub (pusat keuangan). Mungkin diperlukan waktu lebih lama untuk menyetujui produk yang diperdagangkan di bursa,” tandas Hester Peirce yang tidak sependapat dengan keputusan SEC karena menolak ETF Bitcoin.

4. Laporan Pekerjaan dalam Tekanan

Laporan pekerjaan bulanan yang diantisipasi akan dirilis pada pukul 20.30 WIB.

Upah nonpertanian NFP untuk bulan November diperkirakan akan turun menjadi 200.000 dari 250.000 bulan sebelumnya, sedangkan tingkat pengangguran tingkat pengangguran diperkirakan akan tetap stabil pada 3.7%. {{ecl -8||Rata-rata penghasilan per jam}} diperkirakan akan sedikit meningkat sebesar 0,3%.

Sementara itu, sentimen konsumen Michigan bakal diketahui pada pukul 22.00 WIB.

5. Dolar AS Menuju Pelemahan Mingguan Terbesar dalam Dua Bulan

Dolar AS tertekan melemah pada hari Jumat di tengah kekhawatiran bahwa Federal Reserve dapat menghentikan kenaikan suku bunga yang dipengaruhi oleh kekhawatiran perlambatan pertumbuhan global.

The Wall Street Journal melaporkan pada hari Kamis bahwa Fed kemungkinan akan mempertimbangkan pendekatan menunggu dan melihat (wait & see) setelah kenaikan suku bunga pada pertemuan berikutnya di bulan Desember.

Indeks dolar AS - yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama - naik tipis 0,10% menjadi 96,85. Namun, secara mingguan, dolar bakal merasakan pelemahan terbesar selama lebih dari dua bulan terhadap sejumlah pesaingnya.

Kemerosotan yield AS juga membebani dolar dengan patokan yield Treasury 10 tahun berjuang di 2,886 setelah terjatuh ke level terendah sejak akhir Agustus.

Top 5 News: OPEC Gagal Capai Kesepakatan, Wall Street Waspada NFP

Top 5 News: OPEC Gagal Capai Kesepakatan, Wall Street Awasi NFP
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar

Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email