Breaking News
0

Top 5 Berita Pasar Keuangan Hari Ini

Ekonomi14/09/2018 17:08
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters. 5 faktor penggerak tren pasar global pada hari Jumat

Investing.com - Berikut adalah lima hal utama yang perlu Anda ketahui dalam berita pasar keuangan hari ini Jumat, 14 September:

1. Agenda Ekonomi; Data Konsumen AS

Datang setelah data inflasi pada hari Kamis yang lebih lemah dari perkiraan, belanja akan menjadi sorotan sebagai indikator ekonomi penting dengan angka penjualan ritel dan sentimen konsumen akan diumumkan pada hari Jumat.

Departemen Perdagangan AS akan merilis data penjualan ritel pada pukul 19.30 WIB, dengan kenaikan yang solid diperkirakan untuk bulan Agustus, meskipun sedikit lebih rendah dari bulan sebelumnya.

Para ekonom memperkirakan bahwa penjualan ritel meningkat 0,4% bulan lalu dan bahwa penjualan ritel inti, yang mengecualikan penjualan mobil, naik 0,5%.

Pada pukul 21.00 WIB, fokus akan beralih pada pengukur sentimen konsumen University of Michigan untuk bulan September.

Indeks sentimen konsumen diperkirakan telah naik menjadi 96,7 dari 96,2 pada bulan Agustus. Juga akan ada jumlah kondisi konsumen saat ini dan ekspektasi inflasi.

Selain itu, investor akan mendapatkan data pada inventaris bisnis, harga impor dan ekspor bulan lalu serta pembacaan produksi industri bulan lalu.

Dan untuk pengamat Fed, presiden Federal Reserve Chicago Charles Evans akan berbicara tentang ekonomi dan kebijakan moneter pada pukul 20.00 WIB di Forum Ekonomi Regional Indiana Timur Laut.

2. China Sekali Lagi Menolak Ancaman Trump

Setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa ia "tidak dalam tekanan untuk membuat kesepakatan dengan China, mereka berada di bawah tekanan untuk membuat kesepakatan dengan kami", Beijing cepat mengabaikan klaim itu.

"Pemerintahan Trump tidak boleh keliru bahwa China akan menyerah pada tuntutan AS," sebut China Daily yang diterbitkan pada hari Jumat.

"China memiliki bahan bakar yang cukup untuk mendorong ekonominya bahkan jika perang dagang diperpanjang," beber surat kabar itu.

Tanggapan tersebut datang bahkan ketika data yang dirilis hari Jumat menunjukkan bahwa investasi tetap China melambat menjadi hanya 5,3% selama delapan bulan pertama tahun ini, level terendah dalam catatan. Data menunjukkan bahwa bisnis pada perekonomian terbesar kedua di dunia itu memperlihatkan keragu-raguan untuk berinvestasi karena mereka khawatir tentang prospek perang dagang besar-besaran.

Dalam data yang lebih optimis, penjualan ritel dan produksi industri China untuk bulan Agustus keduanya meningkat lebih dari yang diperkirakan.

3. Bursa Berjangka AS Menguat Jelang Data

Pasar berjangka AS menunjukkan hari lain keuntungan di Wall Street Jumat dan investor sekarang mengamati sejumlah data dan mengawasi perkembangan perdagangan. Pada pukul 16.46 WIB, bluechip Dow Berjangka naik 41 poin, atau 0,16%, S&P 500 Berjangka bertambah 5 poin, atau 0,15%, sementara Nasdaq 100 Berjangka diperdagangkan menguat 28 poin, atau 0,37%.

Di tempat lain, yang dipimpin oleh saham-saham teknologi, otomotif, dan pertambangan, patokan Eropa juga meningkat pada hari Jumat dalam harapan pembicaraan perdagangan baru antara AS dan China.

Sebelumnya, pasar saham Asia sebagian besar mengakhiri sesi di posisi hijau seperti IHSG, meskipun Shanghai Composite China melawan tren dengan kerugian 0,2%.

4. Harga Minyak Pulih dari Kemerosotan Tajam, Jumlah Pengeboran AS Disorot

Harga minyak beranjak pulih pada hari Jumat dari penurunan tajam sebelumnya pada sesi ini dan berada tetap di jalur untuk meraup keuntungan mingguan yang solid serta investor menanti data terbaru dari produksi AS.

Minyak mentah berjangka AS meningkat 0,44% ke $68,89 pada pukul 16.47 WIB, sementara Minyak Brent diperdagangkan naik 0,20% ke $78,34.

Kedua patokan minyak tersebut masih bertahan dalam jalur untuk kenaikan mingguan masing-masing 1,8% dan 2,0%, dan pedagang menunggu data terbaru produksi minyak AS dari Baker Hughes.

Jumlah rig AS, indikator awal output di masa depan, naik 2 menjadi 862 minggu lalu, melayang di dekat level tertinggi Maret 2015.

5. GBPUSD Sentuh Tertinggi 6 Pekan, Warning BoE: Kenaikan Bunga setelah No Deal Brexit

Pound mencapai level tertinggi enam minggu terhadap dolar pada hari Jumat setelah Gubernur Bank of England Mark Carney dilaporkan memperingatkan bahwa tidak akan ada kesepakatan Brexit yang kemungkinan berarti bahwa suku bunga akan diangkat lebih tinggi.

Carney memperingatkan bahwa jika Inggris dan Uni Eropa tidak dapat menjalin kesepakatan perdagangan bahwa hasilnya bisa seburuk krisis keuangan tahun 2008, dan itu memberi tekanan hebat bagi pound. Peningkatan inflasi yang sesuai kemungkinan akan mengharuskan BoE untuk mengetatkan kebijakan.

Pada pukul 16.46 WIB, GBP/USD terakhir naik 0,11% di 1,3123, setelah mencapai 1,3138 sebelumnya, level tertinggi sejak 1 Agustus.

Top 5 Berita Pasar Keuangan Hari Ini
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
Komentar
Jack Queen
Jack Queen 14/09/2018 19:57
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
ada indikasi Usd/Idr melemah alias Rp mguat
Balas
0 0
damang kurniawan
DrMind289 14/09/2018 19:22
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
mantap
Balas
0 0
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email