Breaking News
0

Tips Berbisnis dari UKM Lokal di InstaMarket 2018

Ekonomi09/11/2018 09:31
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. Tips Berbisnis dari UKM Lokal di InstaMarket 2018
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Para pelaku usaha instagramable yang ditampilkan di InstaMarket yang berlokasi di GBK Go-Food Festival, memiliki masing-masing tips untuk menunjang bisnisnya melalui instagram. Ada 10 brand instagramable yang dipilih Instagram untuk berbagi cerita sukses dalam menjalankan bisnis dengan instagram. Berikut adalah tips dari 10 brand yang telah memiliki puluhan ribu follower di instagram.

1. Fashion Luna Habit (@lunahabit)

Luna Habit merupakan brand fashion yang lahir atas ide dan kreativitas dari aktris Indonesia ternama, Luna Maya. Menghadirkan opsi bagi fashion wanita, Luna Habit menawarkan perpaduan yang menarik antara produk yang trendi dan berkualitas baik, serta menampilkan gaya busana yang modern, chic. sederhana, namum tetap edgy.

Tips berbisnis: Lima tips dari Luna Habit dalam melakukan pemasaran di Instagram adalah, ketahui target pelanggan Anda, berkolaborasi dengan kreator lainnya, maksimalkan fitur Highlights, aktif memberikan update terbaru, serta repost.

2. Men’s Republic (@mensrepublicid)

Men's Republic hadir sebagai sebuah solusi brand fashion pria berkualitas tinggi dengan harga terjangkau bagi anak muda. Sejak didirikan pada tahun 2013 oleh Yasa Singgih, Men's Republic telah berhasil menjangkau pelanggan dari Sabang-Merauke, hingga mancanegara seperti Jepang, Korea, India, dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Tips berbisnis: Ciptakan engagement melalui konten yang kreatif dan berinteraksi layaknya sahabat dengan followers, serta memanfaatkan fitur-fitur bisnis Instagram dengan maksimal, seperti Instagram Ads.

3. Jumma Kids (@jummakids)

Didirikan pada Januari 2014 oleh Winny Caprina dan Tjuk Guritno, Jumma Kids hadir sebagai sebuah brand clothing line lokal asal Bandung yang mengutamakan kualitas dan kenyamanan si kecil dalam berpakaian. Melalui Instagram, Jumma Kids menampilkan secara visual karakter mode anak kecil yang atraktif, kreatif, eksploratif. Selain itu, Jumma Kids pun juga menampilkan konten berupa tips-tips serta konten yang mengedukasi orang tua terhadap buah hatinya.

Tips berbisnis: Temukan identitas dari brand yang Anda bangun dengan cara membuat konten yang menarik dan beragam. Jangan lupa untuk ciptakan rasa percaya dari pelanggan Anda.

4. Lemari Lila (@lemarilila)

Lemari Lila merupakan brand fashion asal Yogyakarta yang menampilkan kombinasi antara kesan minimalis dan pola tradisional sebagai ciri khas dan identitas dari brand-nya. Sebagian besar desain Lemari Lila menggunakan kain khas tradisional Indonesia, seperti batik cap dan tenun. Lila Imeldasari, sebagai pendiri Lemari Lila, memiliki visi untuk membuat kain tradisional Indonesia dapat cocok dengan konsep busana kasual untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Hingga saat ini, beberapa artis ternama pun merupakan pelanggan setia Lemari Lila, seperti Dian Sastrowardoyo dan Adinia Wirasti.

Tips berbisnis: Membangun komunikasi dua arah dengan konsumen, salah satunya dengan merespon comment dan Direct Message, mem-posting ulang unggahan konsumen, serta menampilkan kegiatan konsumen di butik (untuk dimasukkan di dalam Stories).

5. BY/DJO(@by__djo)

BY/DJO didirikan pada Mei 2018 oleh salah satu fashion influencer Indonesia, Celine Djohan, yang ‘mgin memperkenalkan koleksi perhiasan yang unik dengan garis desain yang klasik dan timeless. Terinspirasi dari berbagai tempat yang dikunjunginya, setiap koleksi yang diluncurkan oleh BY/DJO dikurasi dengan cermat berdasarkan negara dan tempat yang pernah dikunjungi oleh Celine. Celine pun juga mencurahkan emotion serta mood yang berbeda dalam setiap koleksi yang diluncurkan.

Tips berbisnis: Konsisten, up-to-date, dan tunjukkan identitas brand Anda melalui Instagram.

6. CALLA the Label (@callathelabel)

Didirikan pada bulan April 2017, Yeri Afriani terinspirasi untuk mendirikan CALLA the Label karena ingin menciptakan sebuah brand kasual dengan permainan motif yang cerah dan mencuri perhatian. Salah satu karakteristik unik CALLLA the Label adalah penggunaan organic fabric dengan harga terjangkau tanpa mengorbankan kualitas.

Tips berbisnis: Ko/aborasi dengan content creator dan maksimalkan promosi konten Anda dengan fitur Instagram Ads untuk menjangkau audiens yang lebih besar

7. Beauty Nood Cosmetics (@nood.cosmetics)

Nood Cosmetics digawangi oleh aktris Indonesia Yasmine Wildblood bersama lima temannya. Diperkenalkan sejak Juni 2016, Nood Cosmetics menawarkan serangkaian produk lipstick vegan, cruelty-free, non-paraben, serta halal. Nood Cosmetics memiliki misi untuk menghadirkan make-up dan produk-produk kecantikan berkualitas tinggi bagi perempuan Indonesia.

Tips berbisnis: Gunakan lnstagram Business Tools dengan cermat dan cerdas, dengan selalu menganalisa insight untuk membuat konten yang sesuai dengan karakteristik audiens.

8. The Bath Box (@thebathbox)

Bermula dari bisnis rumahan yang berdiri pada September 2013, Angelinda Fransisca dan Daniel Tan pun mendirikan The Bath Box untuk menghadirkan sabun mandi yang 100% bebas detergen, serta zat yang kerap menimbulkan reaksi alergi di kulit. Di bulan Januari 2018, The Bath Box pun akhirnya memiliki legalitas dari BPOM, serta pabrik yang tersertifikasi.

Tips berbisnis: Komitmen untuk selalu merespon setiap komen dan Direct Message.

9. Home & Living Kandura Studio (@kandurastudio)

Kandura Studio berdiri pada tahun 2005 sebagai hasil pemikiran em pat sekawan, Fauzy Prasetya, Tisa, Ghia; dan Nuri yang bergabung di tahun 2010. Bermula dari studio tembikar, Kandura Studio kini bertransformasi menjadi sebuah wadah untuk membuat berbagai macam produk, seperti koleksi peralatan makan, hingga replika dinding ubin untuk museum.

Tips berbisnis: Tonjolkan kelebihan dan keunikan cerita brand Anda dalam setiap posting-an yang Anda tampilkan.

10. Tigah Home (@gigahhome)

Sukses berbisnis dan membangun profil dari La Douche Vita di Instagram, di tahun 2013, Asti Surya kemudian meluncurkan brand keduanya, Tigah Home dengan menampiIkan ciri khas unik ornamen tassel untuk desain sepatu, tas dan cushion yang terinspirasi dari keunikan tekstil etnik dari berbagai macam budaya di dunia, dan sepenuhnya diperkenalkan melalui Instagram.

Tips berbisnis: Gunakan visual yang akan merepresentasikan brand Anda, untuk membuat audiens Iebih cepat familiar saat melihat konten Anda.

Penulis: Ning Rahayu
Editor: Kumairoh
Foto: Ning Rahayu

Tips Berbisnis dari UKM Lokal di InstaMarket 2018
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email