Breaking News
0

Sektor Pertanian Miliki Potensi Kembangkan Agripreneur

Ekonomi14/03/2018 07:15
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. Sektor Pertanian Miliki Potensi Kembangkan Agripreneur
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta mengakui sektor pertanian memiliki potensi besar dalam mengembangkan pelaku usaha (agripreneur). Peluang tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh lulusan perguruan tinggi.

"Mahasiswa itu setelah lulus, ke depan jangan hanya mencari kerja, tapi menciptakan pekerjaan," kata Wayan dalam talkshow Nasional Wirausaha di Denpasar, Bali, Senin (13/3/2018).

Talkshow yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Udayana dengan tema "Let’s Be Young Agripreneur" ini dihadiri sejumlah narasumber. Wayan Dipta dalam kesempatan itu mewakili Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga.

Hadir pula Wakil Rektor III Prof. Dr. Ir Made Sudarma, I Ketut Kariyasa dari Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, Causa Iman Karana dari BI, Komang Sukarsana selaku pemilik Bali Kopi Arabika, dan Orin Hardy, pemilik The Kul-Kul Farm.

Menurut Wayan, ke depan sektor pertanian harus diproduksi menjadi produk-produk olahan supaya memberikan nilai tambah tinggi bagi seorang agripreneur. Wayan ingin mengubah mindset karena masih ada agripreneur yang mengekspor bahan mentah ke luar negeri.

"Saya mendorong mereka (perguruan tinggi) olah produk-produk pertanian menjadi produk olahan. Jangan hanya bahan mentah sehingga nilai tambah jadi tinggi yang bisa dinikmati oleh pelaku usaha," katanya.

Ia mencontohkan dengan mengolah sabuk kelapa menjadi jok mobil, daging kelapa menjadi santan, minyak, juga CPO, maupun mengolah biji kopi menjadi serbuk kopi yang bisa dipasarkan dengan kemasan yang menarik melalui kafe anak-anak muda, serta diekspor.

Dikemukakan bahwa potensi dan kekuatan SDM anak bangsa sebenarnya tidak terlalu kalah dengan negara-negara lain, tinggal bagaimana menggarap peluang-peluang yang ada untuk direalisasikan menjadi suatu hal yang memiliki nilai tambah.

"Berbagai produk pertanian lain seperti kopi yang sudah terkenal, yang sudah jadi serbuk bahkan kalau bisa agripreneur dibikin kafe sendiri yang punya keunikan," tutur dia.

Penulis: Ning Rahayu
Editor: Fauziah Nurul Hidayah
Foto: REUTERS/Yusuf Ahmad

Sektor Pertanian Miliki Potensi Kembangkan Agripreneur
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email