x
Breaking News
0

PLN: Listrik di Papua Belum Cukup untuk Industri

Ekonomi14/02/2018 19:30
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. PLN: Listrik di Papua Belum Cukup untuk Industri
Warta Ekonomi.co.id, Jayapura

Manajemen PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Papua dan Papua Barat mengungkapkan hingga kini permintaan daya listrik di kedua provinsi itu masih untuk rumah tangga dan belum mencakup kebutuhan industri.

"Kalau di Papua permintaan masih tinggi karena memang pertumbuhannya cukup tinggi. Pembangkit yang kita bangun sebenarnya belum terlalu besar karena hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga saja," ujar General Manager PLN UIP Papua dan Papua Barat, Edison Lumbanraja, di Jayapura, Rabu (14/2/2018).

Ia menjelaskan banyak rencana pembangunan pembangkit di Papua yang kini tengah berjalan dan semuanya didasarkan atas perhitungan kebutuhan dan permintaan.

"Di PLN sudah ada sistem untuk membuat perencanaan dengan menganalisis pertumbuhan beban tiap tahun dan potensi apa yang ada di daerah itu sehingga PLN siap memenuhi kebutuhan listrik," katanya.

Menurut dia, tidak seperti permintaan listrik di Pulau Jawa yang memang dibangun untuk memenuhi kebutuhan listrik kawasan industri.

Hanya bila ada permintaan dalam jumlah besar, sebelum dilakukan pembangunan, dibutuhkan sebuah kesepakatan antara kedua belah pihak agar tidak terjadi kelebihan daya dalam jumlah besar.

"Kadang kalau ada permintaan listrik skala besar itu harus ada komitmen dulu. Contoh kalau ada konsumen meminta daya 50 MW, kan itu tidak mudah dipenuhi sehingga harus ada perencanaan yang matang," katanya.

"Di PLN ada yang namanya 'capacity balance', di situ kita mempertimbangkan beberapa parameter, mulai dari pertumbuhan ekonomi," sambung Edison.

Sebelumnya diberitakan bahwa pada 2018, PLUN UIP Papau dan Papua Barat akan mengivestasikan dana Rp4 triliun untuk membangun sejumlah pembangkit di dua provinsi tersebut.

Penulis: ***
Editor: Vicky Fadil
Foto: Nunung Kusmiaty

PLN: Listrik di Papua Belum Cukup untuk Industri
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Tulis pendapat Anda di sini
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
Kirim
Kirim juga ke :
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
Kirim 1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email