Breaking News
0

IoT, Solusi untuk Beragam Masalah di Sekitar Kita

Ekonomi09/11/2018 09:30
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. IoT, Solusi untuk Beragam Masalah di Sekitar Kita
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Tanpa disadari, teknologi Internet of Things (IoT) telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Penggunaan jam tangan digital yang dapat menghitung detak jantung dan tanda vital lainnya, aplikasi logistik yang dapat melacak lokasi barang yang dikirimkan, bahkan sistem smarthouse, semuanya memanfaatkan teknologi IoT. Secara tidak langsung, IoT telah menyediakan berbagai solusi untuk permasalahan di sekitar kita.

Direktur Jenderal Aplikasi Teknologi dan Informatika Kemenkominfo, Semuel A. Pangerapan, mengungkapkan, IoT menjadi salah satu faktor pendukung dari perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Karena hal tersebut, pemerintah akan memfasilitasi dan mengakselerasi para pelaku industri IoT untuk membangun ekosistem IoT yang baik di Indonesia.

"Sejak tahun lalu, kami sudah mencoba menjadikan IoT sebagai isu nasional. Harapannya, IoT dapat tumbuh menjadi industri besar yang semakin mendukung ekonomi digital di Indonesia," ujar Samuel kepada Warta Ekonomi di Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Upaya untuk menumbuhkan ekosistem IoT tersebut dilakukan dalam bentuk penyusunan regulasi terkait IoT yang rencananya akan dikeluarkan akhir Desember mendatang. Selain itu, sebagai fasilitator dan akselerator, pemerintah memberikan dukungan terhadap program tahunan dari komunitas pengembang IoT di Indonesia, Makestro, yang bertajuk "Republic of IoT: Makers Make Nation" pada 24-25 November 2018.

"Lewat program itu, kami ingin menciptakan ruang kepada para Makers, yang terdiri atas anak muda Indonesia, untuk berkreasi dengan IoT. Lewat IoT, kita bisa mencari solusi untuk permasalahan di Indonesia. Ke depannya, kami juga akan bekerja sama dengan berbagai kementerian untuk mengembangkan industri IoT agar mempercepat pergerakan inovasi," papar Semuel.

Makers dan Contoh Kreasinya di Indonesia

Co-Founder dan CEO Dycodex Teknologi Nusantara, Andri Yadi, mendefinisikan Makers sebagai istilah yang diberikan pada orang yang mencoba menyelesaikan masalah dengan cara membuat perangkat berbasis IoT daripada membelinya. Terdapat 2 jenis Makers, yakni Makers Analog dan Makers Digital. Melalui IoT, terjadi pertemuan antara makers analog dan makers digital.

"IoT mengombinasikan hal yang terjadi di dunia nyata dan dunia digital," ungkapnya.

Meskipun industri IoT di Indonesia tergolong masih baru, Andri menilai banyak masalah yang dapat diselesaikan menggunakan IoT. Secara umum, permintaan produk IoT sudah ada, hanya tinggal menunggu solusi yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Di situlah peran Makers anak bangsa dibutuhkan, untuk menawarkan solusi khas anak muda Indonesia.

"Kalau kita lihat industrinya, sebenarnya banyak masalah yang bisa diselesaikan dengan IoT. Demand nya sudah ada, menunggu solusi baik dari dalam maupun luar negeri. Cikal bakalnya adalah Makers,"

Salah satu pilot project di bidang IoT yang dibuat oleh Makers dari Indonesia adalah Kayuh BikeShare. Produk tersebut menggabungkan fitur penyewaan sepeda dengan dunia digital sehingga penyewaannya dapat dilakukan melalui aplikasi. Uniknya, sepeda yang disewakan merupakan karya orisinil dari anak muda Indonesia dan material utamanya adalah kayu.

"Sepeda dan teknologinya merupakan buatan Indonesia asli. Daripada membeli dari luar, kami buat sendiri di Indonesia, baik sepeda maupun perangkat keras berbasis IoT-nya," aku Andri.

Proyek tersebut akan diluncurkan pada 2 Desember 2018 di Kebun Raya Bogor sehingga pengunjung dapat berkeliling menggunakan sepeda kayuh dengan sistem penyewaan digital.

"Untuk menggunakan sepeda ini, pengunjung tinggal unduh aplikasi, kemudian pilih shelter untuk mengambil sepedanha. Setelah penggunaan, buka aplikasi dan cek lokasi shelter. Kemudian, bawa sepeda ke shelter terdekat, lalu scan QR code. Nanti, akan muncul tarif penyewaan dan transaksi bisa memakai sistem pembayaran yang tersedia," jelas Andri.

Rencananya, setelah uji coba di Jakarta, Kayuh Bikeshare juga akan disediakan sebanyak 5 buah di Kemenkominfo, sebagai wujud dukungan pemerintah terhadap kreasi Makers di Indonesia. Proyek Kayuh BikeShare sendiri merupakan hasil kombinasi dari ide Makers Analog dan Makers Digital.

Penulis: Tanayastri Dini Isna
Editor: Kumairoh
Foto: Tanayastri Dini Isna

IoT, Solusi untuk Beragam Masalah di Sekitar Kita
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email