Breaking News
0

Ini Cara Regus Hadapi Kompetitor di Sektor Co-Working Space

Ekonomi12/02/2019 09:00
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. Ini Cara Regus Hadapi Kompetitor di Sektor Co-Working Space
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Perusahaan penyedia ruang kerja bersama atau co-working space asal Belgia, Regus, telah memiliki jaringan besar lebih dari 3.000 lokasi di berbagai negara. Di Indonesia sendiri, Regus memiliki 16 pusat bisnis yang beroperasi di Jakarta termasuk Serpong (JK:CITY), dan masing-masing di Bali, Balikpapan, Makassar, Surabaya, Bandung, dan Medan.
Ketika ditanya mengenai keberadaan kompetitor, Regional Vice President IWG (International Workplace Group), Grup perusahaan Regus, Lars Wittig mengungkapkan adanya strategi perusahaan yang dilakukan untuk terus menguasai pasar.

Sebagai penyedia ruang kerja untuk para startup maupun UKM (Usaha Kecil dan Menengah) dan berbagai perusahaan multi nasional, yang harus memenuhi kebutuhan kerja konsumennya, Regus memiliki strategi sebagai berikut:

1. Memahami Pasar

Memahami pasar terlebih dahulu merupakan langkah yang harus dilakukan oleh sebuah perusahaan penyedia co-working space. Dengan demikian, pengadaan produk atau fasilitas dari co-working space dapat disesuaikan dengan permintaan pasar.

Baca Juga: Regus Tambah Jaringan Kantor di Jakarta

2. Berikan Fasilitas Memuaskan

Lars Wittig mengungkapkan, pihaknya telah menyediakan berbagai jenis solusi ruang kantor dan memberikan para konsumen atau membernya kesempatan untuk bekerja di ruang yang fleksibel dan untuk berbagai jangka waktu melalui opsi yang dapat diukur. Maksudnya, dengan sebaran lokasi yang cukup luas, Regus berharap para member mampu memanfaatkan ruang kerja Regus dimana pun di seluruh Indonesia atau negara luar, sesuai dengan kebutuhan member. 3.000 lokasi menurutnya dapat untuk dimanfaatkan member sebagai peluang networking.

3. Berikan Kenyamanan

Setelah memahami pasar dengan berbagai kebutuhannya, maka tugas selanjutnya yang harus dilakukan oleh perusahaan penyedia co-working space ialah memberi kenyamanan kepada para membernya. Buatlah mereka seolah bekerja di ruang kantor pribadi dengan manfaat lebih, yaitu networking. Dengan begitu, para member akan merasa betah dan mungkin akan terus memperpanjang membership-nya.

Baca Juga: Bidik Semua Segmen Pasar, Ini yang Ditawarkan Regus dalam Bisnisnya

Penulis: Ning Rahayu
Editor: Kumairoh
Foto: Boyke P. Siregar

Ini Cara Regus Hadapi Kompetitor di Sektor Co-Working Space
 

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email