x
Breaking News
0

EPOA Dukung Indonesia Soal Diskriminasi Sawit Oleh Eropa

Ekonomi14/02/2018 01:15
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. EPOA Dukung Indonesia Soal Diskriminasi Sawit Oleh Eropa
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Aliansi asosiasi industri minyak sawit Eropa (European Palm Oil Alliance/EPOA) mendukung Indonesia menentang diskriminasi terhadap minyak kelapa sawit yang mendapat usulan penolakan oleh parlemen Uni Eropa.

Ketua EPOA Frans Claassen seusai pertemuan dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) di Jakarta, Selasa, menegaskan larangan masuknya produk minyak sawit tidak sesuai prinsip World Trade Organization (WTO), juga berseberangan dengan komitmen Eropa mendukung industri yang berkelanjutan.

"Atas nama industri minyak sawit, kami meminta persaingan yang sehat. Kami menentang diskriminasi terhadap produk minyak nabati tertentu seperti kelapa sawit," katanya.

Claassen memahami peran penting industri minyak kelapa sawit bagi Indonesia sebagai salah satu negara penghasil. Industri tersebut telah berkontribusi begitu besar terhadap perekonomian Tanah Air. Pengembangan industri minyak sawit berkelanjutan juga menjadi salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang dijunjung dunia.

"Larangan impor (minyak sawit) akan jadi langkah mundur dalam pengembangan minyak sawit berkelanjutan," tuturnya.

Dengan kondisi yang mengancam minyak sawit seperti itu, EPOA yang memiliki mitra industri di Eropa dan bermitra dengan produsen minyak sawit akan melakukan upaya lobi agar usulan larangan produk minyak sawit bisa dihentikan.

Claassen menjelaskan hingga saat ini lobi telah dan terus dilakukan lantaran saat ini proses usulan parlemen akan dibahas dengan Komisi Eropa.

Ia menambahkan, dukungan dari negara-negara penghasil minyak sawit seperti Indonesia dan Malaysia juga dibutuhkan dalam upaya tersebut, termasuk dukungan dari industri di Eropa yang masih mendukung minyak sawit.

"Kita masih perlu meningkatkan upaya agar punya strategi yang lebih kuat untuk memberi tahu masyarakat Eropa seperti apa kelapa sawit itu, kenapa kita menggunakannya, karena sebagian besar masyarakat di sana tidak pernah tahu bentuknya dan industrinya seperti apa," katanya.

Direktur Eksekutif Gapki Danang Giriwardana dalam kesempatan yang sama menyambut baik dukungan EPOA terhadap produk minyak sawit Indonesia. Ia menyetujui bahwa larangan impor minyak sawit ke Eropa akan membahayakan sekitar 4,6 juta petani Indonesia.

"Target larangan itu juga akan membuat SDGs di Indonesia dan Malaysia tidak akan tercapai hanya gara-gara kepedulian yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya," katanya.

Padahal, lanjut Danang, keberlanjutan industri minyak sawit sudah akan dapat dicapai dalam beberapa tahun ke depan.

"Kami akan meningkatkan upaya keberlanjutan secara lebih baik dalam waktu cepat," ujarnya.

Penulis: ***
Editor: Ferry Hidayat
Foto: Syifa Yulinnnas

EPOA Dukung Indonesia Soal Diskriminasi Sawit Oleh Eropa
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Tulis pendapat Anda di sini
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
Kirim
Kirim juga ke :
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
Kirim 1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email