Breaking News
0

Duh, Utang Bikin Kepala "Cenat-Cenut"...

Ekonomi11/02/2019 19:01
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. Duh, Utang Bikin Kepala
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Finansial memang kerap menjadi permasalahan yang sering terjadi di dalam kehidupan seseorang. Terlebih lagi jika sudah terlilit utang. Duh, pasti sering membuat pusing dan kelimpungan. Namun, utang adalah hal yang lumrah. Bukan hanya orang yang memiliki utang, negara pun sama kok.

Baca Juga: Mau Pensiun Dini Jadi Pengusaha? Lakukan 3 Persiapan Finansial Berikut

Namun, ternyata kebiasaan berutang itu bukanlah hal yang baik lho. Suatu perilaku kebiasaan berutang itu bisa membuat pikiran kita terus terganggu karena merasa memiliki tanggungan. Hal itu dibenarkan dalam lansiran thebalance.com (11/2/2019), berutang itu kerap membuat kepikiran dan membuat kepala pusing, kenapa ya?

1. Menghabiskan lebih dari kemampuan

Godaan untuk berutang itu lumrah datang dan pergi dalam hidup. Ketika sudah melunasi utang sebelumnya, hasrat untuk berutang terkadang akan muncul. Itu yang memicu Anda untuk menghabiskan uang melebihi batas kemampuan. Nah, kalau pengeluaran sudah semakin bertambah, semakin pusing deh kepala memikirkan uang dari mana untuk bayar cicilan utang.

Baca Juga: Putar Otak Buat Bayar Utang, Taxi Express Lakukan...

2. Semakin banyak utang bakal berbunga

Utang dan bunga? Dua sejoli yang sudah saling melengkapi. Maksudnya, kalau Anda berutang, pasti sudah enggak bisa terlepas dari kata bunga. Ketika berutang untuk pertama kalinya, bunga memang enggak kerasa memberatkan. Namun, semakin sering berutang, bunga itu bisa lebih besar dari jumlah utang itu sendiri lho. Jangan salah.

3. Bisa menghabiskan uang masa depan

Ketika memutuskan untuk berutang, memang ada kewajiban yang harus dibayarkan setiap bulannya. Namun, hal ini sebenarnya merugikan banget lho untuk jangka panjang. Otomatis, uang yang Anda dapatkan setiap bulannya enggak bisa ditabung untuk masa depan, malah habis untuk membayar utang.

Baca Juga: Yang Ngutang Bukan Cuma Indonesia Aja

4. Bayar utang dengan suku bunga tinggi bikin rugi

Memiliki tanggungan saat berutang dengan suku bunga yang tinggi memang bakal merugikan banget. Saat membayar kewajiban ini dengan suku bunga yang tinggi, harga barang aslinya bakal jauh lebih mahal lho.

5. Utang merusak pernikahan

Duh, siapa yang mau pernikahannya rusak hanya karena berutang? Tentu enggak ada dong. Ketika Anda memiliki utang saat sudah menikah, tentu kebutuhan yang harus Anda keluarkan akan jauh lebih banyak sedangkan penghasilan Anda enggak bertambah.

Biasanya, hal-hal seperti ini yang akan memicu pertengkaran dalam rumah tangga. Semakin banyak kewajiban yang harus dikeluarkan, kepala semakin pusing ketika sudah terlilit utang.

Nah, oleh karena itu, ada baiknya untuk Anda menghitung penghasilan dan pengeluaran agar tetap seimbang. Jadi enggak mesti berutang dan bikin kepala “cenat-cenut”.Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar
Foto: Unsplash/Pietro Tebaldi

Duh, Utang Bikin Kepala "Cenat-Cenut"...
 

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email