Breaking News
0

Dekopin Minta Ini dari Jokowi

Ekonomi12/01/2019 16:00
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. Dekopin Minta Ini dari Jokowi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Gerakan Koperasi Indonesia mendorong upaya pemerintan dalam mewujudkan Nawacita membangun Indonesia dari pinggiran melalui koperasi, meningkatkan produktivitas ekonomi domestik, dan meningkatkan daya saing koperasi dan UKM. Cara itu diyakini dapat menjadi pondasi ekonomi daerah dan nasional yang kuat, unggul, tangguh dan mandiri.

Demikian diungkapkan oleh Nurdin Halid, Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), saat memimpin delegasi gerakan koperasi beraudiensi dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jumat (11/1/2019). Delegasi itu dihadiri oleh pemimpin paripurna Dekopin, induk-induk koperasi, dan ketua-ketua Dekopinwil dari seluruh Indonesia. Sementara Presiden didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Staf Ahli Presiden RI Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ahmad Erani Yustika.

Nurdin mengatakan, beberapa kebijakan Jokowi yang pro koperasi antara lain, penurunan pajak penghasilan (PPh) final bagi koperasi dan UKM dari 1% menjadi 0,5%, memberikan suku bunga KUR 7% kepada koperasi dan UKM, reformasi total kelembagaan dan bisnis koperasi sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing koperasi, dan mendorong konglomerasi koperasi melalui kemitraan antara usaha besar dengan koperasi yang telah berjalan pada tahun 2017.

Kebijakan lain yang pro koperasi, seperti redistribusi aset berupa kepemilikan lahan bagi koperasi terutama tanah terlantar Perhutani, tanah HGU yang tidak diperpanjang, hingga pengelolaan hutan sosial oleh koperasi. Di bidang kemaritiman, bantuan pemerintah seperti kapal coldstorage dan alat tangkap yang hanya diberikan kepada koperasi nelayan.

Namun dalam audiensi kali ini, Dekopin fokus pada penyampaian aspirasi dan harapan gerakan koperasi yang lebih strategis dan konkrit. Ada 8 aspirasi dan harapan, antara lain; pertama minta Presiden agar mendorong MPR untuk mengembalikan Pasar 33 UUD 1945 Ayat 1 yang asli. Kedua, meminta Presiden bersama DPR RI menaikkan status Kementerian Koperasi dan UKM dari klaster III ke klaster I.

Ketiga, meminta Presiden menjadikan koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat milenial yang didukung strategi dan praktik perkoperasian di lingkungan formal dan non formal. Keempat, menerbitkan kebijakan khusus untuk kpperasi dengan melakukan deregulasi kebijakan pemerintah dalam paket kebijakan ekonomi, terkait double tax sisa hasil usaha. Kelima, Dekopin mengusulkan dibentuknya Bank Koperasi yang khusus melayani petani dan nelayan.

Keenam, Dekopin mengusulkan agar Presiden melibatkan koperasi dalam mengembangkan sistem distribusi kebutuhan pokok dengan cara menjadikan Perum Bulog sebagai Trading House Koperasi. Ketujuh, Dekopin memohon kepada Presiden agar menyediakan gedung kantor yang representatif bagi gerakan koperasi. Delapan, Dekopin atas nama gerakan koperasi Indonesia mengundang Presiden untuk hadir dalam rangkaian acara Hari Koperasi 12 Juli 2019 di Purwokerto.

Menanggapi delapan aspirasi gerakan koperasi itu, Presiden Jokowi mengatakan akan memperhatikan sungguh-sungguh poin-poin yang disampaikan gerakan koperasi Indonesia. Jokowi menilai, aspirasi yang disampaikan gerakan koperasi sangat penting bagi lompatan kemajuan koperasi Indonesia di masa depan.

Jokowi berharap, pemerintah dan gerakan koperasi bersinerji dan bekerja keras mempertahankan Ekonomi Pancasila berbasis semangat kebersamaan dan budaya gotong-royong. Selain bekerja keras memajukan usaha-usaha koperasi, Jokowi mengajak gerakan koperasi untuk mengkampanyekan ‘Cinta Koperasi’ kepada generasi.

Untuk diketahui, organisasi gerakan koperasi Indonesia terdiri dari Dekopin Pusat, 34 Dekopin Wilayah (propinsi), 512 Dekopinda (Kabupaten dan kota), sekitar 40 induk koperasi (nasional), dan ratusan pusat koperasi di tingkat propinsi. Sedangkan jumlah badan usaha koperasi berbadan hukum sebanyak 153 ribu unit dengan anggota terdaftar sebanyak 26 juta orang. Jumlah anggota yang dilayani koperasi mencapai 40 juta orang.

Penulis: Agus Aryanto
Editor: Vicky Fadil
Foto: Wahdi Septiawan

Dekopin Minta Ini dari Jokowi
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email