Breaking News
Investing Pro 0
🚨 Data Pro Kami Tunjukkan Juara Musim Laporan Laba Akses Data

IHK AS September Naik Lebih Besar dari Estimasi; Angka Inti Naik 0,6%

Indikator Ekonomi 13/10/2022 19:21
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.
 
DX
-0,20%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
ESH3
+1,29%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
NQH3
+1,36%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
US2YT=X
-1,89%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
US10Y...
-1,71%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
US30
+1,06%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Oleh Geoffrey Smith

Investing.com - Inflasi konsumen AS September ternyata kembali meningkat dan lebih besar dari perkiraan, memupus harapan untuk terjadi perlambatan yang mungkin bisa membuat Federal Reserve berhenti menaikkan suku bunga.

Indeks harga konsumen (IHK) naik sebesar 0,4% dari Agustus, dan naik 8,2% pada tahun ini, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS). Meski tingkat inflasi utama turun sedikit dari 8,3% pada bulan Agustus, angkanya masih jauh di atas target 2% Fed.

Mengecualikan komponen makanan dan energi yang bergejolak, harga inti naik 0,6% selama dua bulan berturut-turut, mengindikasikan tekanan inflasi yang luas dan berkelanjutan di seluruh perekonomian. Dalam periode tahunan, IHK inti meningkat ke level tertinggi baru 40 tahun sebesar 6,6% dari 6,3% sebulan sebelumnya.

Dengan demikian, para analis mengingatkan bahwa pertempuran melawan inflasi terburuk dalam satu generasi masih jauh dari selesai - paling tidak sejak harga bensin, yang menekan angka September, sejak itu mulai naik lagi dengan latar belakang bayang pemotongan produksi minyak mentah oleh OPEC dan mitranya.

"Sulit untuk melewatkan jejak pertumbuhan permintaan agregat berlebih dalam laporan IHK ini," cuit David Beckworth, rekan senior di think tank Mercatus Institute.

Pasar keuangan AS bereaksi negatif terhadap berita tersebut, memperkirakan harga dalam tindakan suku bunga yang lebih agresif dari The Fed pada pertemuan berikutnya pada awal November. Imbal hasil acuan treasury 2 tahun, yang sangat sensitif terhadap ekspektasi tindakan Fed, naik 15 basis poin lagi menjadi 4,44%, sementara imbal hasil obligasi 10 tahun, cerminan inflasi jangka panjang, sempat menyentuh 4% sebelum turun menjadi 3,99%, masih meningkat 9 basis poin pada hari ini.

Dolar juga naik lebih dari setengah persen dalam berita tersebut karena prospek suku bunga yang tinggi membuatnya relatif lebih menarik.

Saham berjangka bergerak ke arah lain. Kontrak Nasdaq 100 Futures anjlok 2,8%, sementara S&P 500 Futures jatuh 2,1% dan Dow Jones Futures anjlok 1,7%.

Kejutan kenaikan kembali ini sebagian besar disebabkan oleh biaya perumahan. Komponen 'tempat tinggal' dari IHK naik 0,8% pada bulan tersebut dan menyumbang 40% dari kenaikan indeks inti.

BLS menghitung biaya tempat tinggal sesuai dengan prinsip 'sewa setara pemilik', sebuah konsep yang oleh beberapa ekonom dianggap sebagai cerminan yang tidak akurat dari biaya perumahan yang sebenarnya. Meskipun demikian, Mike Konczal, direktur makroekonomi di Roosevelt Institute, mencuit bahwa harga layanan yang tidak terkait dengan perumahan naik pada tingkat yang akan menempatkan IHK keseluruhan sebesar 2,5% sendiri. Harga maskapai penerbangan saja naik 42,9% pada tahun ini di bulan September.

IHK AS September Naik Lebih Besar dari Estimasi; Angka Inti Naik 0,6%
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar

Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
Komentar (1)
John Wataw
John Wataw 14/10/2022 0:02
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
jadilah yang pertama berkomentar
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email