Breaking News
Investing Pro 0
🚨 Data Pro Kami Tunjukkan Juara Musim Laporan Laba Akses Data

Bitcoin Berpotensi Naik karena Inflasi, Jepang Himbau AS Kembangkan Dolar Digital

Mata Uang Kripto 17/07/2020 15:42
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.
 
JP225
-0,29%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
BTC/IDR
-0,93%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Investing.com - Bitcoin bergerak stagnan di kisaran perdagangan $300 selama beberapa minggu terakhir. Tetapi mata uang kripto utama ini bisa menghindari pelemahan jangka pendek ini lantaran pasar dihantui ketakutan atas peningkatan inflasi akibat pencetakan uang tanpa henti dari bank sentral yang kemungkinan bakal mendorong harga kripto naik.

Pada pukul 15.06 WIB, bitcoin melemah 0,17% ke $9.110,5 menurut data Investing.com.

Sebagaimana dikutip dari Bitcoinist.com, data terbaru menunjukkan EPFR Global, agensi yang memantau arus modal portofolio investasi institusional, menemukan bahwa para investor menyuntikkan lebih dari $5 miliar ke dalam dana yang diinvestasikan pada Treasury Inflation-Protected Securities selama empat minggu hingga 8 Juli. Juga dikenal sebagai Tips, aset sekuritas yang melindungi portofolio dari inflasi.

Imbal hasil Tips 30 tahun sekarang bernilai 0,26 persen di bawah nol, menurut data Tradeweb. Sementara itu, hasil Tip lima dan sepuluh tahun juga telah jatuh ke level terendah 2012 dan 2013. Pengembalian yang jatuh ini merepresentasikan permintaan yang besar untuk Tips.

Oleh karena itu, sejak awal pandemi virus investor telah menggambarkan ketakutannya akan kenaikan harga konsumen. 

Pelaku industri ini bersikap vokal atas keputusan Federal Reserve yang menyuntikkan dana stimulus senilai $2,6 triliun guna membantu pelemahan ekonomi AS dan akan menyebabkan inflasi besar-besaran di tahun-tahun mendatang.

Sementara, kabar pasar kripto di Jepang pun tak kalah menarik. Mengutip Cointelegraph Jumat (17/07) Jepang mungkin perlu mengandalkan Amerika Serikat untuk memiliki pengaruh terhadap perkembangan mata uang digital.

Jepang masih tertinggal soal pembentukan mata uang digital bank sentral dan harus mengikuti Amerika Serikat membangun dolar digital, kata Takaya Nakamura, eksekutif dari bursa kripto asal Jepang, Fisco.

Pemerintah Jepang berencana mengajukan pertimbangan mata uang digital bank sentral (CBDC) dalam rencana ekonomi resmi tetapi negara tersebut tertinggal jauh di belakang Cina dengan yuan digitalnya.

Dalam kompetisi global atas supremasi mata uang digital, peran Jepang seharusnya mendesak Amerika Serikat untuk mengembangkan CBDC dengan lebih serius, Nakamura mengatakan. "Jepang tidak lagi memiliki kekuatan nasional untuk melakukan sesuatu itu sendiri," katanya.

 

Bitcoin Berpotensi Naik karena Inflasi, Jepang Himbau AS Kembangkan Dolar Digital
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar

Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email