Breaking News
Ambil Diskon 40% 0
Baru! 💥 Dapatkan ProPicks untuk tahu strategi yang mengungguli S&P 500 hingga 1,183%+ Klaim diskon HINGGA 40%

Minyak Turun Imbas PMI China Mengecewakan, Pemangkasan OPEC+ Jadi Fokus

Diterbitkan 30/11/2023 09:04
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.
 
LCO
+1,89%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
CL
+1,98%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
USD/CNY
+0,13%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Investing.com - Harga minyak turun di perdagangan Asia pada hari Kamis (30/11) menyusul sinyal ekonomi yang lemah dari negara importir utama China, dengan traders saat ini menunggu pertemuan OPEC+ mendatang di mana grup tersebut secara luas diperkirakan akan mengumumkan lebih banyak pengurangan pasokan.

Harga minyak juga menuju penurunan dua bulan berturut-turut pada November, terpukul oleh kekhawatiran memburuknya permintaan minyak karena kondisi ekonomi yang memburuk di sebagian dunia. Melambatnya pertumbuhan di China - negara importir minyak terbesar di dunia - tetap menjadi poin utama untuk minyak mentah.

Namun minyak masih mengalami sedikit pemulihan pada minggu ini setelah lima minggu berturut-turut mengalami penurunan. Dukungan datang dari gangguan pasokan di Rusia dan Kazakhstan, dolar yang lebih lemah, dan potensi pemangkasan produksi oleh Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+).

Minyak Brent untuk penyerahan Januari turun 0,4% menjadi $82,81 per barel, sementara minyak WTI turun 0,4% ke $77,54 per barel pukul 08.34 WIB. Keduanya diperkirakan akan turun antara 3% dan 5% di bulan November.

PMI China meleset dari ekspektasi, dorong kekhawatiran atas permintaan

Angka-angka purchasing managers index (PMI) dari China menunjukkan aktivitas manufaktur mengalami kontraksi lebih lanjut di bulan November, sementara pertumbuhan aktivitas bisnis secara keseluruhan merosot ke level terlemah untuk tahun ini.

Angka-angka ini menunjukkan bahwa langkah-langkah stimulus moneter baru-baru ini dari Beijing tidak banyak membantu untuk menopang aktivitas bisnis, terutama karena para produsen lokal menghadapi penurunan permintaan luar negeri untuk barang dan jasa yang berkepanjangan.

Tanda-tanda berlanjutnya penurunan ekonomi di negara ini menimbulkan kekhawatiran tentang seberapa tangguh permintaan minyak China akan tetap bertahan dalam beberapa bulan mendatang. Negara ini membangun stok dalam jumlah besar tahun ini, yang dapat mengurangi permintaan impor minyak mentah hingga tahun 2024.

Pemangkasan OPEC+ jadi fokus dalam potensi pengurangan 1 juta barel per hari

Traders minyak saat ini sedang mencari bantuan harga dari Pertemuan OPEC+ pada hari Kamis, dengan laporan Reuters menyebut bahwa grup tengah mempertimbangkan pengurangan produksi yang lebih dalam untuk mengimbangi penurunan harga minyak baru-baru ini.

Arab Saudi dan Rusia diperkirakan akan memimpin grup ini dalam pemangkasan produksi lebih lanjut, mengingat kedua negara telah mengurangi pasokan sebanyak 5 juta barel minyak per hari selama setahun terakhir. Laporan-laporan media pada hari Rabu menyatakan bahwa grup akan memangkas produksi dengan tambahan 1 juta barel per hari (bph).

Namun, keraguan masih tetap ada mengenai cakupan penuh dari pengurangan pasokan yang direncanakan, terutama setelah adanya laporan ketidaksepakatan di antara para anggota OPEC+ yang menyebabkan penundaan pertemuan bulan November, yang awalnya dijadwalkan pada tanggal 26 November.

OPEC+ telah konsisten mengurangi pasokan tahun ini untuk membendung pelemahan harga minyak. Namun, pemangkasan tersebut sejauh ini hanya memberikan dukungan sesaat untuk harga, dengan Brent dan WTI turun antara 3,5% dan 4% untuk tahun 2023.

Meningkatnya persediaan minyak AS yang berkelanjutan juga mengindikasikan bahwa pasar tidak seketat yang diharapkan oleh bulls minyak. Cadangan minyak AS mengalami peningkatan tak terduga sebesar 1,6 juta barel dalam sepekan hingga 24 November, dengan peningkatan besar persediaan bensin dan distilat, data resmi menunjukkan pada hari Rabu.

Minyak Turun Imbas PMI China Mengecewakan, Pemangkasan OPEC+ Jadi Fokus
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar

Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email