Breaking News
Investing Pro 0
DISKON Cyber Monday Diperpanjang: Diskon InvestingPro+ hingga 60% KLAIM PENAWARAN

Minyak Naik Ditopang Pelemahan Dolar Usai Isyarat Bunga Fed

Komoditas 25/11/2022 10:43
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.
 
LCO
+3,24%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
CL
+3,18%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
DXY
-0,90%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
Copper
+4,08%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
NG
-3,68%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
CC
+0,73%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Oleh Ambar Warrick

Investing.com - Harga minyak naik pada hari Jumat (25/11), dari pelemahan dolar karena isyarat yang kurang hawkish dari Federal Reserve, tetapi akan menuju kerugian mingguan dalam memburuknya prospek permintaan dan saat kekhawatiran atas pengetatan pasokan surut.

Pasar minyak turun dalam beberapa sesi terakhir tatkala kasus harian yang mencapai rekor tertinggi di China menambah kekhawatiran atas melemahnya permintaan minyak.

Negara importir minyak terbesar di dunia itu memberlakukan langkah-langkah pembatasan yang ketat di beberapa kota besar - sebuah tren yang telah menghancurkan pertumbuhan ekonomi negara itu tahun ini, sehingga menekan minat untuk minyak mentah.

Angka ekonomi yang lemah dari AS, Jepang, dan China juga menunjukkan pertumbuhan ekonomi global kemungkinan akan cenderung lebih rendah, sehingga membebani permintaan minyak.

Harga minyak Brent naik 0,5% di $85,51 per barel, dan harga minyak WTI naik 0,5% di $78,31 per barel pukul 09.35 WIB. Kedua kontrak akan turun lebih dari 2% minggu ini, kerugian minggu ketiga berturut-turut.

Namun, pelemahan dolar baru ini, setelah Federal Reserve mengindikasikan tengah mempertimbangkan laju kenaikan suku bunga yang lebih lambat, membantu harga minyak memangkas beberapa kerugian.

Berkurangnya kekhawatiran atas pasokan yang ketat juga menekan harga minyak minggu ini. Negara G7 tampak menerapkan pembatasan harga yang jauh lebih tinggi dari perkiraan pada penjualan minyak Rusia.

Potensi pembatasan harga sekitar $65 hingga $70 per barel untuk penjualan minyak Rusia menghilangkan kekhawatiran bahwa Moskow akan memangkas ekspor minyak untuk mencegah penjualan merugi.

Tetapi Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengatakan bahwa negaranya tidak akan memasok minyak dan gas ke negara mana pun yang mendukung pembatasan harga. Tindakan ini diperkirakan akan berlaku mulai 5 Desember, ketika Uni Eropa juga akan memberlakukan larangan terhadap semua impor energi Rusia.

Fokus bulan depan juga tertuju pada pertemuan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) pada 4 Desember. Pemangkasan pasokan 2 juta barel per hari yang diumumkan oleh OPEC+ pada bulan Oktober diperkirakan akan berlaku bulan ini.

Pasar akan mengawasi pengumuman langkah-langkah tersebut, terutama setelah pemimpin OPEC+ Arab Saudi menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung harga minyak mentah di awal pekan ini.

Komoditas siang ini, nikel turun 0,35% hingga dini hari tadi, timah turun 0,75% di ICE London pada penutupan Rabu, dan tembaga naik 0,32% pukul 13.26 WIB. Lainnya, karet naik 0,32% pada Rabu di Singapura, batubara Newcastle ICE London di 347,75 hingga Kamis, kakao AS turun 0,79%. Sementara, kopi robusta di London berada di 1.845,00 hingga dini hari dan gas alam jatuh 1,67% pukul 13.29 WIB.

Minyak Naik Ditopang Pelemahan Dolar Usai Isyarat Bunga Fed
 

Artikel Terkait

Futures minyak mentah lebih tinggi pada jam dagang AS
Futures minyak mentah lebih tinggi pada jam dagang AS Oleh Investing.com - 01/12/2022

Investing.com - Futures minyak mentah lebih tinggi pada jam dagang AS pada Rabu.Pada New York Mercantile Exchange, Futures minyak mentah untuk penyerahan Januari diperdagangkan...

Futures emas lebih tinggi selama sesi AS
Futures emas lebih tinggi selama sesi AS Oleh Investing.com - 01/12/2022

Investing.com - Futures emas lebih tinggi selama sesi AS pada Rabu.Pada Divisi Comex New York Mercantile Exchange, Futures emas untuk penyerahan Februari diperdagangkan pada...

Futures gas alam lebih rendah pada masa dagang AS
Futures gas alam lebih rendah pada masa dagang AS Oleh Investing.com - 01/12/2022

Investing.com - Futures gas alam lebih rendah pada masa dagang AS pada Rabu.Pada New York Mercantile Exchange, Futures gas alam untuk penyerahan Januari diperdagangkan pada USD6,84...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email