Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Harga Minyak Turun Usai Rilis Data EIA soal Kenaikan Pasokan AS

Komoditas22/07/2021 13:31
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Oleh Gina Lee

Investing.com - Harga minyak turun pada Kamis (22/07) petang setelah Badan Informasi Energi (EIA) AS mengkonfirmasi penurunan mengejutkan dalam pasokan minyak mentah AS dan melonjaknya kasus COVID-19 secara global mengurangi prospek permintaan bahan bakar. Namun, cairan hitam ini mampu mempertahankan sebagian besar kenaikannya dari sesi sebelumnya di tengah ekspektasi bahwa pasokan akan tetap ketat hingga akhir 2021.

Harga minyak Brent turun 0,18% di $72,10 per barel pukul 13.22 WIB menurut data Investing.com setelah naik 4,2% selama sesi sebelumnya. Harga minyak WTI juga turun 0,10% ke $70,23 per barel setelah naik 4,6% pada hari Rabu.

Data pasokan minyak mentah dari EIA AS yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan peningkatan sebanyak 2,108 juta barel untuk sepekan hingga 16 Juli. Prakiraan yang disiapkan oleh Investing.com telah memperkirakan penurunan sebanyak 4,466 juta barel, sementara peningkatan 7,897 juta barel tercatat untuk minggu sebelumnya.

Data pasokan minyak mentah dari American Petroleum Institute (API) yang dirilis sehari sebelumnya menunjukkan peningkatan sebanyak 806.000 barel.

"Volatilitas energi tetap tinggi karena trader bergulat dengan pelemahan permintaan jangka pendek dari kekhawatiran varian Delta COVID-19 dan ekspektasi defisit minyak mentah akan bertahan hingga akhir tahun," kata analis senior OANDA Edward Moya kepada Reuters.

"Minyak akan berjuang untuk menutup semua kerugiannya sampai tren pembatasan atau pembatasan baru mulai berkurang di seluruh Asia Tenggara, Australia, dan Eropa," tambahnya.

Namun, data EIA juga menunjukkan penurunan 121,00 barel dalam persediaan bensin dan ini menjadi indikasi bahwa permintaan tetap tinggi di tengah musim mengemudi saat musim panas di AS.

Sementara itu, OPEC+ awal pekan ini mencapai kesepakatan untuk meningkatkan pasokan sebanyak 400.000 barel per hari dari Agustus hingga Desember 2021. Namun, kelompok ini kemungkinan tidak akan segera langsung ke pasar bahkan setelah penyelesaian sengketa dan negosiasi untuk membawa kembali pasokan Iran ke pasar juga tertunda. Oleh karena itu, risiko paling relevan terhadap fundamental pasar tetap merupakan penurunan permintaan bahan bakar seiring tindakan pembatasan COVID-19 baru akibat lonjakan jumlah kasus global, kata analis Citi dalam catatan.

"Hanya kekurangan permintaan yang sangat besar yang akan membuat keseimbangan pasar menjadi surplus," tambah catatan itu.

Catatan terpisah JPMorgan (NYSE:JPM) mengatakan rata-rata permintaan global bisa mencapai 99,6 juta barel per hari (bph) pada Agustus 2021, naik 5,4 juta barel dari April.

Harga Minyak Turun Usai Rilis Data EIA soal Kenaikan Pasokan AS
 

Artikel Terkait

Futures emas lebih rendah pada masa dagang Eropa
Futures emas lebih rendah pada masa dagang Eropa Oleh Investing.com - 23/07/2021

Investing.com - Futures emas lebih rendah pada masa dagang Eropa pada Jumat.Pada Divisi Comex New York Mercantile Exchange, Futures emas untuk penyerahan Agustus diperdagangkan...

Futures gas alam lebih rendah selama masa dagang Eropa
Futures gas alam lebih rendah selama masa dagang Eropa Oleh Investing.com - 23/07/2021

Investing.com - Futures gas alam lebih rendah selama masa dagang Eropa pada Jumat.Pada New York Mercantile Exchange, Futures gas alam untuk penyerahan Agustus diperdagangkan pada...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email