Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Harga Minyak Turun Ditengah Berlanjutnya Kekhawatiran Permintaan

Komoditas28/12/2020 10:39
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Oleh Gina Lee

Investing.com - Harga minyak turun pada Senin (28/12) pagi seiring berlanjutnya kekhawatiran permintaan bahan bakar membayangi berita bahwa Presiden petahana AS Donald Trump menandatangani RUU stimulus terbaru.

Harga minyak Brent turun 0,37% di $51,15 per barel pukul 10.17 WIB dan harga WTI berjangka turun 0,35% ke $48,06 per barel menurut data Investing.com.

Komoditas minyak ini telah membukukan kerugian mingguan pertamanya sejak Oktober karena varian COVID-19, B.1.1.7, selain penemuan jenis virus mutan kedua yang kemungkinan berasal dari Afrika Selatan, meningkatkan adanya kemungkinan pemberlakuan pembatasan negara-negara dunia.

Inggris telah memberlakukan pembatasan yang lebih ketat di mayoritas wilayah negaranya untuk mengendalikan penyebaran kedua jenis tersebut, dengan pemerintah China menambahkan negaranya masuk ke dalam daftar negara-negara yang menangguhkan penerbangan penumpang ke Inggris. AS juga bersiap menyambut lonjakan kasus COVID-19 pasca-Natal.

Namun, berita bahwa Trump dilaporkan telah menandatangani RUU bantuan pandemi dan paket belanja senilai $2,3 triliun, sehingga mencegah penutupan sebagian pemerintah federal, meningkatkan sentimen investor. Paket tersebut disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat AS dan Senat AS selama minggu sebelumnya, dan Trump mengancam akan menahan penandatanganan saat dia berjuang untuk meningkatkan jumlah nilai stimulus dalam paket tersebut.

Minyak mengakhiri 2020 dengan catatan buruk, karena risiko permintaan jangka pendek dari lebih banyak tindakan pembatasan dan perjalanan lebih besar daripada berita stimulus dan optimisme saat vaksin COVID-19 diluncurkan. Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, juga dikenal sebagai OPEC+, juga akan mengurangi pembatasan produksi yang ada saat ini diterapkan sebesar 500.000 barel per hari mulai Januari dan seterusnya.

Pesimisme tercermin pada kurva kontrak berjangka minyak mentah. Jangka waktu cepat Brent berjangka adalah 6 sen per barel di contango dan sebaran itu turun sebanyak 13 sen di awal bulan.

Trump juga meningkatkan ketegangan geopolitik di Timur Tengah, menyebut Iran bertanggung jawab atas serangan roket hari Minggu di dekat kedutaan AS di Baghdad. Kementerian Luar Negeri Iran membantah klaim tersebut.

Sementara itu, Menteri Perminyakan Iran Bijan Namdar Zanganeh mengatakan di awal bulan bahwa Iran berencana untuk melipatgandakan produksinya pada 2021. Langkah tersebut bertentangan dengan upaya OPEC+ untuk meningkatkan pasokan bertahap dan menghindari kelebihan pasokan di pasar.

Harga Minyak Turun Ditengah Berlanjutnya Kekhawatiran Permintaan
 

Artikel Terkait

Futures emas lebih rendah pada masa dagang Eropa
Futures emas lebih rendah pada masa dagang Eropa Oleh Investing.com - 23/07/2021

Investing.com - Futures emas lebih rendah pada masa dagang Eropa pada Jumat.Pada Divisi Comex New York Mercantile Exchange, Futures emas untuk penyerahan Agustus diperdagangkan...

Futures gas alam lebih rendah selama masa dagang Eropa
Futures gas alam lebih rendah selama masa dagang Eropa Oleh Investing.com - 23/07/2021

Investing.com - Futures gas alam lebih rendah selama masa dagang Eropa pada Jumat.Pada New York Mercantile Exchange, Futures gas alam untuk penyerahan Agustus diperdagangkan pada...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email