Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Harga Emas Naik, Data Penjualan Ritel Topang Pergerakan Dolar AS

Komoditas17/09/2021 11:14
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Oleh Gina Lee

Investing.com - Harga emas naik pada Jumat (17/09) pagi di Asia tetapi menuju penurunan mingguan kedua. Fokusnya sekarang adalah pada keputusan kebijakan Federal Reserve AS yang dapat memberikan petunjuk kapan pengurangan aset akan dimulai.

Harga emas berjangka naik tipis 0,11% ke $1.758,55/oz pukul 11.02 WIB menurut data Investing.com. Logam kuning ini turun sebanyak 2% lebih pada hari Kamis dan telah turun 2,2% dalam seminggu terakhir.

Dari Indonesia, harga emas Antam jatuh Rp14.000 dari Rp932.000 pada Selasa menjadi Rp918.000 pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia pukul 08.27 WIB.

Dolar AS, yang biasanya bergerak terbalik terhadap emas, turun tipis 0,09% ke 92,840 tetapi tetap mendekati level tertinggi tiga minggu.

Pergerakan mata uang AS ini ditopang oleh data yang dirilis pada Kamis yang menunjukkan bahwa penjualan ritel inti AS tumbuh 1,8% bulan ke bulan dan penjualan ritel tumbuh 0,7% bulan ke bulan di bulan Agustus.

Indeks Manufaktur Federal Reserve Philadelphia September tercatat 30,7, sedangkan Philly Fed Employment berada di 26,3. Klaim pengangguran awal meningkat menjadi 332.000 selama seminggu terakhir.

Investor sekarang menunggu indeks Ekspektasi Konsumen Michigan dan Sentimen Konsumen Michigan untuk bulan September, yang akan dirilis hari ini.

Beberapa investor sekarang memperkirakan penurunan aset akan dimulai pada November, menurut jajak pendapat Reuters, pasalnya wabah COVID-19 yang melibatkan varian Delta kemungkinan menghambat pemulihan ekonomi pada kuartal III.

The Fed akan bertemu minggu depan untuk menerbitkan keputusan kebijakannya, yang dapat memberikan petunjuk tentang garis waktu pengurangan aset.

Di seberang Atlantik, kepala ekonom European Central Bank (ECB) Philip Lane mengungkapkan dalam pertemuan pribadi dengan para ekonom Jerman bahwa mereka mengharapkan untuk mencapai sasaran inflasi 2% pada tahun 2025, Financial Times melaporkan pada hari Kamis. Namun, ECB sejak saat itu menolak keakuratan artikel tersebut, yang menyebabkan saham berjangka Bund turun.

Dalam logam mulia lainnya, perak terus naik 0,70% ke 22,953 setelah mencapai level terendah lebih dari sebulan pada hari Kamis. Platinum makin bergerak naik 0,94% di 933,00 sementara palladium jatuh 1,58% di 1.987,50 pukul 11.08 WIB.

Harga Emas Naik, Data Penjualan Ritel Topang Pergerakan Dolar AS
 

Artikel Terkait

Futures emas lebih tinggi pada masa dagang Eropa
Futures emas lebih tinggi pada masa dagang Eropa Oleh Investing.com - 22/10/2021 4

Investing.com - Futures emas lebih tinggi pada masa dagang Eropa pada Jumat.Pada Divisi Comex New York Mercantile Exchange, Futures emas untuk penyerahan Desember diperdagangkan...

Futures gas alam lebih rendah selama masa dagang Eropa
Futures gas alam lebih rendah selama masa dagang Eropa Oleh Investing.com - 22/10/2021

Investing.com - Futures gas alam lebih rendah selama masa dagang Eropa pada Jumat.Pada New York Mercantile Exchange, Futures gas alam untuk penyerahan November diperdagangkan pada...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email