Ambil Diskon 40%
Baru! 💥 Dapatkan ProPicks untuk tahu strategi yang mengungguli S&P 500 hingga 1,183%+Klaim diskon HINGGA 40%

Emas Turun usai Ditutup Menguat, Laporan Inflasi dan Angka Ekonomi Beri Dukungan

Diterbitkan 01/03/2024, 07/16
Diperbarui 01/03/2024, 07/16
© Reuters.

Investing.com - Harga emas sedikit koreksi Jumat (01/03) pagi ini usai ditutup menguat di akhir sesi Kamis (29/02) kemarin setelah laporan inflasi, continuing jobless claims, initial jobless claims dan pending home sales.

Harga emas spot turun tipis 0,06% di $2.042,96 pukul 07.04 WIB dan harga emas berjangka juga sedikit turun 0,07% di $2.051,35 menurut data Investing.com.

Laporan data ekonomi AS yang lemah semalam tampaknya memperlihatkan kelemahan bagi dolar dan hal ini baik untuk emas. Continuing Jobless Claims tercatat mengalami peningkatan 1,905K dan initial jobless claims pun meningkat 215K.

Indeks harga PCE tetap stabil baik untuk basis bulanan dan tahunan.

Dari sektor perumahan, pending home sales malah minus -4,9%.

Sebelumnya, harga emas stabil dalam range ketat di perdagangan Asia pada hari Kamis (29/02), dengan traders tetap tenang untuk mengantisipasi data inflasi utama AS yang diperkirakan akan mempengaruhi jalur suku bunga.

Logam mulia juga tertahan oleh komentar semalam dari pejabat Federal Reserve bahwa bank perlu melakukan lebih banyak pekerjaan untuk menurunkan inflasi. Hal ini terjadi setelah sejumlah pejabat menyatakan bahwa the Fed tidak terburu-buru untuk mulai menurunkan suku bunga lebih awal.

Kekhawatiran atas suku bunga yang lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama membuat emas diperdagangkan tepat dalam kisaran perdagangan $2.000 hingga $2.050/oz selama hampir dua bulan, karena para pedagang menolak biaya peluang yang berpotensi lebih tinggi untuk berinvestasi di logam mulia.

Lebih lanjut fokus minggu ini tertuju pada data Indeks harga PCE - pengukur inflasi pilihan The Fed, yang akan dirilis semalam.

Angka tersebut diperkirakan akan menegaskan kembali bahwa inflasi AS tetap tinggi di bulan Januari, terutama setelah inflasi konsumen yang lebih tinggi dari perkiraan untuk bulan tersebut.

Iklan pihak ketiga. Bukan penawaran atau rekomendasi dari Investing.com. Lihat pengungkapan di sini atau hapus iklan .

Angka ini juga muncul setelah pejabat Fed John Williams dan Raphael Bostic keduanya mengatakan bahwa bank sentral perlu melakukan lebih banyak pekerjaan agar inflasi dapat memenuhi target 2%.

Komentar mereka, yang muncul setelah sejumlah peringatan serupa dari pejabat lain, menimbulkan lebih banyak keraguan atas ekspektasi bahwa The Fed akan mulai memangkas suku bunga pada awal 2024.

Sementara traders masih memperkirakan peluang 52,6% untuk penurunan suku bunga pada bulan Juni, mereka terus meningkatkan harapan bahwa The Fed juga dapat mempertahankan suku bunga pada saat itu, menurut CME Fedwatch tool hingga sesi Kamis.

Suku bunga yang lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama cenderung membuat dolar tetap optimis, dan menandakan lebih banyak tekanan pada emas dan logam mulia lainnya.

Emas kemungkinan akan mendapat support di 2.015,60 dan resistance di 2.059,35.

Indeks Dolar AS yang memantau kinerja greenback versus enam mata uang utama lainnya, ditutup naik 0,17% dan diperdagangkan di 104,08.

Sementara itu di Comex untuk sesi Kamis kemarin, Perak untuk penyerahan Mei sempat naik 1,12% dan diperdagangkan ke 22,89 per troy ons sedangkan Tembaga untuk penyerahan Mei naik 0,12% dan diperdagangkan di 3,85 per pon.

Komentar terkini

Pengungkapan Risiko: Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.
Versi bahasa Inggris dari perjanjian ini adalah versi utama, yang akan berlaku setiap kali ada perbedaan antara versi bahasa Inggris dan versi bahasa Indonesia.
© 2007-2024 - Fusion Media Limited. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.