Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Week Ahead: Reli Saham Berlanjut Ditopang Pendapatan Kuat, Data Ekonomi; Minyak Melemah

Oleh Investing.com (Pinchas Cohen/Investing.com)Ringkasan Pasar26/04/2021 18:19
id.investing.com/analysis/week-ahead-reli-saham-berlanjut-ditopang-pendapatan-kuat-data-ekonomi-minyak-melemah-200229299
Week Ahead: Reli Saham Berlanjut Ditopang Pendapatan Kuat, Data Ekonomi; Minyak Melemah
Oleh Investing.com (Pinchas Cohen/Investing.com)   |  26/04/2021 18:19
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
  • Terlepas dari perbincangan mengenai Reflation Trade, saham teknologi perusahaan besar terus unggul
  • Kebangkitan COVID global memicu kekhawatiran pasar

Pemulihan ekonomi yang kuat yang telah mendorong pasar lebih tinggi menerima dorongan tambahan pada hari Jumat dari rilis PMI Manufaktur dan Jasa AS terbaru serta dari penjualan rumah baru bulan Maret. Semua mengalahkan ekspektasi, dengan angka penjualan rumah yang melampaui ekspektasi analis. Akibatnya, Dow Jones, S&P 500, NASDAQ dan Russell 2000 semuanya naik untuk menutup pekan perdagangan yang bergejolak.

Meskipun sejumlah indeks utama sekarang hanya sedikit di bawah rekor tertinggi baru, arah perdagangan berombak minggu lalu, karena ekuitas bergerak di antara optimisme pada percepatan ekonomi dan pesimisme pada meningkatnya kasus COVID-19 di beberapa lokasi secara global, meninggalkan SPX dengan kerugian mingguan 0,1%, NASDAQ -0,3% untuk minggu ini dan Dow turun 0,5% selama periode yang sama.Namun, dengan perdagangan hari Jumat yang solid di zona hijau, tanda-tanda menunjukkan saham melanjutkan reli mereka pekan depan, terangkat oleh data ekonomi yang lebih kuat dan rilis pendapatan positif diikuti dengan menguatnya beberapa saham besar di pasar seperti Microsoft (NASDAQ:MSFT), Apple (NASDAQ:AAPL) dan Amazon (NASDAQ:AMZN).

Reflation Trade Terus Tertinggal

Penjualan rumah baru AS tidak hanya mengalahkan ekspektasi, tetapi juga naik ke level tertinggi untuk metrik sejak 2006. Meskipun hal ini tentu saja memberikan kredibilitas untuk pemulihan ekonomi, investor sebaiknya ingat bahwa terakhir kali penjualan rumah meningkat tinggi menjadi awal dari pecahnya housing bubble AS, yang kemudian terperosok sangat tajam. Meskipun beberapa pihak menyalahkan The Fed atas kebijakan pelonggaran yaitu memotong suku bunga dari 6,5% menjadi 1,0% pada saat itu, mantan Ketua Fed Alan Greenspan, tidak mengakui kesalahannya.

Baik S&P 500 dan NASDAQ Composite mencapai level tertinggi baru sepanjang masa dalam satu hari, tetapi gagal mempertahankan kenaikan dan karena itu tidak mencetak rekor baru penutupan saat pekan perdagangan ditutup.

Drama pasar minggu lalu, menurut pendapat kami, adalah reaksi berlebihan terhadap aksi ambil untung di tengah kinerja ekuitas yang kuat. Tiga dari empat indeks diperdagangkan pada pola yang berlanjut. NASDAQ 100 dengan mudah mengungguli tolok ukur lainnya, naik 11,25% sejak terendah 25 Maret.

Secara khusus, ini mengalahkan tolok ukur yang mewakili sisi lain dari Reflation Trade, terutama Russell 2000, yang naik hanya 8,6% pada periode yang sama. Ini mengejutkan mengingat semua pembicaraan tentang cyclical rotation menjadi saham yang tumbuh/bernilai . Terlepas dari semua itu, saham teknologi perusahaan besar masih memimpin.

Di sisi lain, indeks kapitalisasi kecil secara teknis menunjukkan potensi kelemahan.

RUT Daily
RUT Daily

Russell 2000 masih berada pada kemungkinan top H&S.

Pada hari terakhir perdagangan pekan lalu, sektor Keuangan mengungguli, (+1,9%). Sektor itulah yang paling langsung mendapat keuntungan dari suku bunga yang lebih tinggi dan oleh karena itu, bisa dibilang dianggap mewakili kualitas Reflation Trade. Namun, Teknologi adalah sektor dengan kinerja terbaik kedua, (+1,5%), menghilangkan tema yang jelas pada hari Jumat. Faktanya, kecuali untuk Barang Konsumen yang defensif (-0,25%) dan Utilitas, (0,1%), 9 sektor yang tersisa semuanya berada di area hijau (setidaknya setengah persen).

Juga, selama seminggu terakhir, tidak jelas apakah siklus atau sektor pertumbuhan yang paling mempengaruhi, dengan saham Real Estat (+2%) dan Layanann Kesehatan (+1.8%) — dimana kedua saham ini tidak jelas juga ketegorinya — yang jelas kedua saham ini memimpin. Pesannya bercampur: dua sektor tambahan yang berada pada zona hijau untuk pekan ini adalah Industri (+0,4%) dan Material (0,3%), yang keduanya akan mendapat manfaat dari pulihnya ekonomi, sementara Teknologi (-0,4%) dan Layanan Komunikasi (-0,5%) berada di posisi merah meskipun saham Teknologi keluar lebih dulu pada hari Jumat.

Agar adil, dalam perbandingan sektor sejak terendah 25 Maret baru-baru ini, untuk bulan tersebut, Teknologi (+ 8,9%) sedikit dibayangi oleh Material (+ 9%), sementara Layanan Komunikasi (+ 1,5%) adalah yang berkinerja terburuk kedua setelah Energi, (-0,6%), satu-satunya sektor yang mengalami penurunan selama jangka waktu tersebut.

Bersamaan dengan pandemi yang muncul kembali di beberapa negara berkembang, termasuk rekor global harian baru yang terjadi di India di mana terdapat lebih dari 300.000 kasus baru terdeteksi hanya dalam satu hari, saham akan menghadapi goncangan lain dari Administrasi Biden yang diperkirakan akan mengusulkan hampir dua kali lipat pajak capital gain untuk 0,3% orang terkaya di Amerika yang akan menghasilkan lebih dari $1 juta.

Gedung Putih juga ingin menaikkan tarif pajak perusahaan dari 21% menjadi 28%, mempersempit pemotongan Mantan Presiden Donald Trump pada 2018.

Semua ini tentu saja tidak mengejutkan investor. Itu adalah bagian dari platform pemilihan kandidat Joe Biden. Yang tidak jelas adalah apakah ini hanya posisi penawaran awal atau ada lagi yang lain? Oleh karena itu, tidak jelas pada titik ini seberapa besar dampaknya terhadap pasar.

Secara historis, menurut FactSet, saham terus meningkat setelah kenaikan pajak capital gain pada tahun 1969, 1976, dan 1986 — ke peningkatan rata-rata 28% dalam dua tahun setelah kenaikan tersebut. Pada titik ini, Fed tampaknya memiliki kekuatan paling besar untuk mempengaruhi naik turunnya harga aset.

Perhatikan bahwa kami tidak mengharapkan pasar ambruk, tetapi kami mengantisipasi perubahan hebat pada saham dan sektor favorit, tergantung pada bagaimana trader dan investor memandang keadaan ekonomi domestik dan global, serta situasi kesehatan global dan regional. Selain itu, inflasi telah menyebabkan kenaikan pada saham dan dolar.

Sambil bertanya-tanya berapa banyak lonjakan data, termasuk inflasi, yang akan membuat investor terkesan, penting juga untuk diingat bahwa mudah untuk menunjukkan hasil yang luar biasa setelah ekonomi terhenti selama beberapa bulan tahun lalu. Sama pentingnya, setelah ekonomi dibuka kembali sepenuhnya, semua metrik diharapkan akan melemah.

Untuk saat ini, pasar tenaga kerja yang membaik akan meningkatkan konsumsi rumah tangga. Dengan janji dukungan Fed yang berkelanjutan, meningkatkan peluncuran vaksin di Eropa, dan rebound yang konsisten dan kuat dalam keuntungan perusahaan dari sebagian besar perusahaan S&P 500, investor kemungkinan akan meningkatkan risiko, sesuai dengan pola kelanjutan yang telah berkembang di grafik.

Imbal hasil yang menurun — termasuk untuk obligasi Treasury 10-tahun — menunjukkan bahwa investor tidak menganggap inflasi akan naik cukup signifikan untuk menaikkan suku bunga, setelah Fed berulang kali berargumen bahwa percepatan suku bunga hanya bisa diartikan sebagai kepercayaan pada pemulihan.

UST 10Y Daily
UST 10Y Daily

Imbal hasil menyelesaikan tren bearish yang kuat, setelah menyelesaikan puncak, menetapkan lintasan ke bawah menuju 1,4%.

Pergeseran ekspektasi suku bunga membuat dolar tergantung setelah menyelesaikan rising wedge.

Dollar Daily
Dollar Daily

Ini mendorong greenback di bawah semua MA utama, yang terakhir adalah DMA 100 pada hari Jumat, ke level terendah dalam 8 minggu terakhir. Perhatikan, bahwa DMA 50 sekarang mendekati DMA 200 sejak jatuh di bawahnya pada bulan Juli, tanda kemungkinan akan terjadi pergerakan eksplosif, karena harga sudah mendekati support dari penurunan besar-besaran sejak puncak bulan Maret.

Emas turun untuk hari kedua tetapi kenaikan imbal hasil menjadikannya safe haven yang lebih terjamin.

Gold Daily
Gold Daily

Logam kuning telah menyelesaikan double bottom kecil di dalam apa yang dianggap sebagai langkah korektif menjadikannya bagian atas falling channelnya sejak puncaknya di bulan Maret ... dimana sebaliknya terjadi pada dolar AS.

Media sosial menjadi sangat ramai dengan penggemar dan tradisionalis yang memiliki pendapat tentang pergerakan volatil Bitcoin baru-baru ini.

BTC/USD Daily
BTC/USD Daily

Jelas, trader ritel, terutama mereka yang muda dan tidak cukup pengalaman dalam melihat penurunan pasar yang signifikan, tidak memahami bahwa aset apa pun mengalami pasang surut. Selain itu, ketika suatu aset mengalami pasang surut yang kuat, seperti halnya dengan cryptocurrency yang sangat mudah berubah ini, orang harus mengharapkan aliran yang sama kuatnya.

Bitcoin berada pada support selama tiga hari di atas DMA 100, setelah candle hammer hari Jumat. Namun, candle bullish hanya terbentuk setelah harga jatuh di bawah garis tren naik sejak terendah Desember, yang mungkin berarti akan memperdalam kemerosotannya.

Namun, token digital tetap berada dalam saluran tren naik jangka panjang, dan Fundstrat Lead Digital Asset Strategist, David Grider memperkirakan pullback ini bisa menjadi langkah mundur sebelum lompatan ke $100.000. Dalam pandangan kami, membeli di $45.000 akan menjadi pembelian yang menarik, dilihat dari perspektif risk-reward.

Schlumberger (NYSE:SLB), perusahaan peralatan minyak dan gas terbesar di dunia, memperkirakan akan terjadi pemulihan bertahap untuk minyak mentah. Dolar yang melemah mendorong komoditas energi pada hari Jumat.

Oil Daily
Oil Daily

Dari segi teknis, WTI telah menjalankan dua formasi yang kontradiktif. Sementara harga telah mendobrak tren bearish yang kuat, harga turun minggu lalu setelah menemukan resistance yang kuat yang terbentuk dari garis tren naik baru-baru ini yang gagal.

Ketidakkonsistenan yang sama terlihat pada indikator lainnya, dengan dua pengukur momentum yang berbeda memberikan dua pembacaan yang berbeda. Sementara ROC telah menembus garis leher calon puncak, RSI masih di bawah resistensinya. Setelah MACD mencapai titik terendah, sekarang menyusut.

Week Ahead

Semua waktu yang tercantum adalah EDT

Senin

4:00: JermanIndeks Iklim Bisnis Ifo: terlihat naik menjadi 97,8 dari 96,6.

8:30: AS – Core Durable Goods Orders: diperkirakan naik menjadi 1,6% dari -0,9%.

21:54: JepangKeputusan Suku Bunga BoJ: diperkirakan akan tetap stabil di -0,10%.

23:00: Jepang – Pernyataan Kebijakan Moneter BoJ, Outlook Report

Selasa

11:00: AS – Keyakinan Konsumen CB: kemungkinan akan naik ke 112.1 dari 109.7.

21:30: AustraliaCPI: diperkirakan akan tetap berada di 0,9% QoQ.

Rabu

8:30: Kanada – Penjualan Ritel Inti: diantisipasi melonjak menjadi 3,7% dari -1,2%.

10:30: AS – Persediaan Minyak Mentah: pada 0,549 juta bbls pekan lalu.

14:00: AS – Keputusan Suku Bunga Fed: bank sentral diperkirakan akan menahan suku bunga di 0,25%.

14:20: AS – Konferensi Pers FOMC, Pernyataan FOMC

Kamis

3:55: Jerman – Perubahan Angka Pengangguran: dari -10K ke -8K menandakan perubahan positif.

8:30: AS – PDB: diperkirakan akan melonjak menjadi 6,5% QoQ dari 4,3%.

8:30: AS – Klaim Pengangguran Awal: diharapkan meningkat menjadi 560K dari 547K.

10:00: AS – Penjualan Rumah Tertunda: diantisipasi melonjak menjadi 6,0% dari -10,6%.

21:00: ChinaPMI Manufaktur: terlihat turun ke 51,7 dari 51,9.

Jumat

2:00: Jerman – PDB: turun menjadi -1,5% dari 0,3% QoQ.

5:00: Zona Euro – CPI: mungkin akan meningkat menjadi 1,6% dari 1,3% YoY.

8:30: Kanada – GDP: diperkirakan turun menjadi 0,5% dari 0,7% MoM.

Week Ahead: Reli Saham Berlanjut Ditopang Pendapatan Kuat, Data Ekonomi; Minyak Melemah
 

Artikel Terkait

Week Ahead: Reli Saham Berlanjut Ditopang Pendapatan Kuat, Data Ekonomi; Minyak Melemah

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email