Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Week Ahead: Inflasi, Hasil Pendapatan Bisa Bertabrakan, Menambah Volatilitas

Oleh Investing.com (Pinchas Cohen/Investing.com)Ringkasan Pasar19/04/2021 13:50
id.investing.com/analysis/week-ahead-inflasi-hasil-pendapatan-bisa-bertabrakan-menambah-volatilitas-200229100
Week Ahead: Inflasi, Hasil Pendapatan Bisa Bertabrakan, Menambah Volatilitas
Oleh Investing.com (Pinchas Cohen/Investing.com)   |  19/04/2021 13:50
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
  • Penghasilan bank meningkat, menetapkan standar tinggi untuk perusahaan sektor non-keuangan lainnya
  • Para ahli akan terus berdebat tentang arti dan signifikansi dari inflasi; akankah pasar bergerak ke arah yang berlawanan dari ekspektasi?
  • Imbal hasil dan dolar sudah jatuh, mendorong emas, tapi kami memperkirakan kejatuhan dolar dan peningkatan emas akan menjadi peristiwa jangka pendek
  • Bitcoin gagal untuk mempertahankan harga tinggi sepanjang masa, mengembangkan pola bearish

Reflation Trade yang digembar-gemborkan akan memberikan dorongan, telah merealisasikannya di perdagangan hari Jumat dan reli pasar ekuitas minggu lalu. Sentimen serupa kemungkinan akan terjadi hingga pekan perdagangan mendatang.

Keempat indeks utama AS — S&P 500, Dow Jones, NASDAQ dan Russell 2000 — didukung oleh data ekonomi yang positif selama sepekan telah mengangkat tolok ukur ke level tertinggi sepanjang masa berturut-turut. Berita itu begitu bullish sehingga obligasi dan komoditas juga menguat.

Inflasi Jangka Panjang atau mengharapkan keuntungan?

Dow melesat melewati 34.000 untuk pertama kalinya, dan Indeks S&P 500 ditutup lebih tinggi untuk minggu keempat berturut-turut setelah ekonomi China melonjak, +18,3% pada kuartal pertama, karena pengeluaran konsumen mengalahkan ekspektasi, menempatkan negara Asia di jalur yang tepat untuk bergabung dengan pesaing ekonominya yang lebih besar, AS, dalam memimpin seluruh dunia menuju pemulihan ekonomi. Ini mungkin saat yang tepat untuk dicatat, bahwa pertumbuhan yang baru beberapa bulan ini telah sebanding dengan pertumbuhan selama satu tahun, ketika ekonomi global terhenti karena pandemi COVID-19.

Data di China pada hari Jumat dibangun di atas serangkaian rilis AS yang tinggi pekan lalu termasuk CPI, Persediaan Minyak Mentah, Klaim Pengangguran Awal dan Retail Sales. Semua itu mendorong MSCI All-Country World Equity Index ke rekor tertinggi.

Di AS pada hari Jumat, sektor Material (+1,2%) dan Utilitas (+0,8%) naik paling tinggi, sementara Teknologi (-0,02%) and Layanan Komunikasi (-0,1%) berada di zona merah.

Untuk minggu ini, sektor nilai seperti Utilitas (+ 3,7%) dan Material (+3%) memimpin, sementara sektor pertumbuhan Teknologi (+1,1%) dan Layanan Komunikasi (-0,1%) tertinggal dengan Komunikasi sebagai satu-satunya sektor di zona merah.

Kami sering membuat perbandingan antara NASDAQ 100 — mewakili saham pertumbuhan yang merupakan penerima manfaat terbesar dari kebijaksanaan stay-at-home selagi pandemi— dan Russell 2000, yang perusahaan domestiknya — mewakili saham-saham bernilai yang paling banyak kehilangan bisnisnya selama lockdown — dan kemudian mendapatkan keuntungan terbesar dari ekonomi yang mulai pulih dan terbuka kembali. Sementara NASDAQ 100 membentuk shooting star, bearish jika candle hari Senin ditutup di bawah tubuh candle hari Jumat (open-to-close, tidak termasuk tertinggi dan terendah intraday), Russell 2000 terus berlanjut di sepanjang potensi atas.

Russell 2000 Daily
Russell 2000 Daily

Small cap index berpotensi membentuk bahu kanan atas H&S, karena RSI-nya sedang menguji bagian atas dari falling channel, yang menghasilkan divergence negatif antara momentum dan harga.

Kombinasi dari datangnya stimulus dan pelonggaran social distancing memberikan tempat berkembang yang sangat baik bagi penjualan ritel di AS, sehingga melonjak sebesar 9,8% MoM di bulan Maret. Rilis ini melebihi perkiraan teratas untuk mencetak pertumbuhan tercepat kedua pada metrik tersebut dalam 30 tahun. Tapi apakah ini akan terus berlanjut?

Meskipun belanja besar-besaran baru-baru ini terjadi setelah pendistribusian stimulus putaran ketiga di negara itu, yang mungkin akan masih ada lagi entah dari mana asalnya, dimana bantuan fiskal pada dua putaran pertama sebelumnya berjumlah hampir dua kali lipat tingkat tabungan pribadi Amerika, dibandingkan dengan sebelum penyebaran virus. Harapannya adalah bahwa ekonomi yang terbuka kembali bersama dengan tingkat lapangan kerja yang lebih tinggi dan gaji yang lebih baik akan mendorong orang untuk melanjutkan pengeluaran setelah mereka menahan begitu lama.

Sedangkan untuk inflasi, belum bisa dipastikan. Rilis harga konsumen minggu lalu sangat diawasi. Harga konsumen naik 0,6% setiap bulan dan 2,6% YoY, kenaikan terbesar sejak 2008. Namun, ini adalah masalah perdebatan di antara para ekonom, apa yang harus dimasukkan dalam ukuran CPI agar dapat mencerminkan realitas ekonomi secara adil.

Harga energi termasuk dalam metrik non-inti yang berarti harga bensin — yang melonjak YoY — memiliki dampak yang tidak proporsional pada ukuran saat ini. Sebagai perbandingan, CPI inti, yang tentunya tidak termasuk harga makanan dan energi yang sekarang sedang tidak stabil, hanya meningkat 1,6% YoY, (meskipun angka MoM lebih tinggi), sedikit melebihi ekspektasi.

Di sinilah menjadi sangat rumit ketika mencoba memahami peta jalan inflasi. Meskipun benar bahwa pembacaan inflasi telah meningkat jika dibandingkan dengan angka-angka dari tahun lalu, penting untuk diingat bahwa angka-angka tersebut dirilis setelah ekonomi ditutup selama puncak penularan. Hal itu tentu saja membuat orang secara natural mengatakan harga 'secara artifisial' terdorong lebih rendah.

Perkembangan tambahan mengenai suku bunga: Treasury jangka panjang, termasuk note 10-year, turun selama seminggu terakhir, meskipun terjadi kenaikan inflasi. Itu menunjukkan bahwa kenaikan inflasi sudah diperkirakan.

Mungkin juga, ini menunjukkan keyakinan yang masih melekat bagi para investor bahwa Fed akan menepati janjinya untuk mempertahankan suku bunga lebih rendah lebih lama.

UST 10Y Daily
UST 10Y Daily

Imbal hasil telah mencapai puncaknya, setelah RSI turun di bawah garis rising channel pada akhir Maret.

Inilah pertanyaan utama yang masih belum kami jawab: setelah harga meningkat dari posisi terendah tahun lalu, dan dengan perusahaan yang mungkin membebankan biaya produksi yang lebih tinggi kepada konsumen, akankah harga terkunci dalam tren naik, yang menciptakan masalah inflasi jangka panjang? Atau akankah mereka berhenti meningkat saat ekonomi dibuka kembali, akhirnya kembali ke rata-rata?

Pekan lalu saat peluncuran musim pendapatan Kuartal 1 tahun 2021, bank berada pada posisi terdepan ketika melaporkan hasil kuartal pertama mereka. Biaya kredit yang lebih rendah, dapat dicapai karena peningkatan pendapatan bank. Investor mengatakan kenaikan suku bungalah yang akan mengisi kas bank — tetapi ternyata peningkatan aktivitas perdaganganlah yang merupakan resep sukses, yang telah meningkatkan keuntungan untuk semua 13 bank yang melapor, dimana peningkatan itu jauh di atas ekspektasi konsensus. Mendorong Keuangan lebih tinggi, +20.1% YTD, menjadi sektor kedua setelah Energi dibandingkan dengan periode yang sama.

Kita perlu berhati-hati, bahwa ada potensi psikologis yang bermain dalam musim pendapatan ini yang bisa dianggap gagal. Setelah bank menetapkan standar yang tinggi, karena mereka mendapatkan keuntungan dari pemulihan ekonomi yang optimal, dapatkah perusahaan lain di sektor berbeda yang tidak memiliki katalisator langka ini meraih sukses yang sama?

Menurut FactSet, pertumbuhan laba untuk kuartal pertama diharapkan menjadi +24,5%, pertumbuhan YoY tertinggi yang tercatat sejak kuartal ketiga 2018, yang mencapai +26,1%. Perkiraan pendapatan FactSet untuk periode mendatang juga lebih baik. 3% lebih tinggi dari level puncak 2019. Jika kita menggunakan sejarah sebagai panduan, pertumbuhan penghasilan rata-rata adalah 83% setelah tiga resesi terakhir, bahkan setelah kembali ke puncak sebelumnya (120% setelah pelepasan hutang konsumen 1990-1991, 70% setelah kehancuran teknologi, dan 60% setelah Krisis Keuangan Besar).

Di sisi lain, kita masih menghadapi pandemi global, yang belum terselesaikan, dan baru-baru ini diperumit oleh tantangan distribusi vaksin. Selain itu, tidak satu pun dari resesi sebelumnya yang mengakibatkan penghentian ekonomi total.Jadi kita benar-benar memasuki wilayah yang belum pernah dipetakan sebelumnya.

Meskipun kami tidak tahu apakah tingkat pertumbuhan ekonomi saat ini benar-benar akan berkelanjutan, kami cukup yakin pasar akan menyediakan banyak aksi harga, menjadikannya target yang sangat baik bagi para trader.

Dolar jatuh dua minggu berturut-turut, untuk pertama kalinya sejak pertengahan Februari.

Dollar Daily
Dollar Daily

Greenback berhenti di area 91,50, karena kenaikan dan penurunan yang telah mendorong mata uang cadangan global bolak-balik mengalahkannya, sampai satu kelompok kehabisan tenaga dan kelompok lainnya terus mendorong mata uang ke arah yang mereka sukai. Grafik tersebut mengilustrasikan bahwa level harga ini telah menarik pembeli dan penjual sejak 4 Februari, dan momentum telah menemukan level ini sebagai support sejak menembus di atas resistance akhir Desember, menjadikannya support di awal Januari.

Untuk saat ini, dorongan tampaknya berada di sisi small rising wedge antara Februari dan April, yang merupakan bearish setelah penurunan sebelumnya. Namun, kami memperkirakan penurunan apapun sekarang bersifat sementara, dan memperkirakan USD akan melonjak kembali, mengikuti large falling wedge antara Maret 2020 dan Februari 2021. Hanya jika dolar keluar dari level 89, kita akan cenderung untuk kembali ke postur bearish sebelumnya.

Perdagangan emas terbaru kami gagal karena harga menembus bearish flag dalam falling channel yang lebih sempit dan lebih cepat jatuh.

Gold Daily
Gold Daily

Ini menciptakan double-bottom dan mendorong harga lebih tinggi, sekarang menuju ke puncak falling channel. Tren medium masih turun, yang membuat long position berisiko. Perhatikan bahwa RSI sekarang menguji bagian atas dari falling channelnya.

Meskipun Bitcoin membukukan tertinggi baru sepanjang masa minggu lalu di $63.729,50, saat ini kembali di bawah $60K.

BTC/USD Weekly
BTC/USD Weekly

Cryptocurrency paling populer berdasarkan kapitalisasi pasar memangkas kenaikan mingguannya, membentuk candle shooting star dalam rising wedge, berpotensi bearish setelah tren naik mata uang kripto ini, mendekati reli 100% dalam lima minggu.

Meskipun oil meningkat sedikit pekan lalu, akhirnya berakhir turun 0,60% pada hari Jumat.

Oil Daily
Oil Daily

Minyak mentah hampir tidak mendorong lebih tinggi lagi, dan oleh karena itu bearish, flag, menemukan resistance di bahu kanan atas H&S.

Week Ahead

Semua waktu yang tercantum adalah EDT

Senin

21:30: AustraliaRisalah Rapat RBA

21:30: China – Suku Bunga Utama Pinjaman PBoC: bank sentral sebelumnya mempertahankan suku bunga stabil di 3,85%.

Selasa

2:00: UK – Claimant Count Change: jumlah pengangguran bulan Maret berada pada 86.6K.

Rabu

2:00: UK – CPI: sepertinya hampir dua kali lipat pada bulan Maret menjadi 0,7% dari 0,4%.

6:30: UK – Pidato Gubernur BoE Bailey

8:30: Kanada – CPI: diantisipasi telah pindah ke 0,6% di bulan Maret, dari 0,5% sebelumnya.

10:00: Kanada – Keputusan Suku Bunga: diperkirakan akan tetap di 0,25%.

10:30: AS – Persediaan Minyak Mentah: pembacaan minggu lalu menunjukkan penurunan sebesar -5.889M bbls.

11:00: Kanada – Konferensi Pers BoC

Kamis

7:45: Eurozone – Suku Bunga Deposito: diperkirakan akan tetap di -0,5%.

7:45: Eurozone – Keputusan Suku Bunga ECB: sepertinya tetap tidak berubah di 0%.

8:30: AS – Klaim Pengangguran Awal: diprediksi naik menjadi 625K dari 576K.

8:30: Eurozone – Konferensi Pers ECB

10:00: AS – Penjualan Rumah Lama: kemungkinan merosot ke 6,18 juta dari 6,22 juta.

Jumat

2:00: UK – Penjualan Ritel: diperkirakan turun menjadi 1,5% dari 2,1%.

3:30: JermanPMI Manufaktur: diantisipasi untuk turun ke 65,9 dari 66,6.

4:00: Eurozone – PMI Compositediperkirakan turun menjadi 52,8 dari 53,2.

4:30: UK – PMI Manufaktur: sebelumnya berada pada 58,9.

6:30: Rusia – Keputusan Suku Bunga: bank sentral diperkirakan akan menaikkan suku bunga menjadi 4,75% dari 4,5%.

10:00: AS – Penjualan Rumah Baru: melompat ke 885K dari 775K.

Week Ahead: Inflasi, Hasil Pendapatan Bisa Bertabrakan, Menambah Volatilitas
 

Artikel Terkait

Luke Syamlan
LQ45 Punya Penghuni Baru, TINS dan BRPT Oleh Luke Syamlan - 30/07/2021

IHSG melemah 0,15% di perdagangan kemarin 27 July 2021,di perdagangan kemarin asing terpantau masih menunggu di IHSG, tercermin dari kecilnya akumulasi yang terjadi, di sisi lain...

Week Ahead: Inflasi, Hasil Pendapatan Bisa Bertabrakan, Menambah Volatilitas

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email