Breaking News
Investing Pro 0
👀 Bezos, Buffett & Berkowitz: Ada Apa di Portofolio Mereka? Unlock Data

Spotify Mungkin Sebuah Bisnis yang Lebih Baik dari yang Terlihat

Oleh Vincent MartinPasar Saham28/06/2022 17:38
id.investing.com/analysis/spotify-mungkin-sebuah-bisnis-yang-lebih-baik-dari-yang-terlihat-200237144
Spotify Mungkin Sebuah Bisnis yang Lebih Baik dari yang Terlihat
Oleh Vincent Martin   |  28/06/2022 17:38
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
 
EBAY
+1,70%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
AAPL
+1,41%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
AMZN
+4,44%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
META
+3,70%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
ETSY
-0,81%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
MTCH
+1,40%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Artikel ini ditulis khusus untuk Investing.com

Sangat mudah untuk memprediksi pergerakan bearish pada saham Spotify (NYSE:SPOT). Bahkan setelah saham turun 54% year-to-date dan 65% dari tertinggi 2021, Spotify masih memiliki kapitalisasi pasar sebesar $20 miliar.

 

Itu adalah nilai yang sangat tinggi bagi perusahaan yang bisa dibilang tidak menghasilkan laba. (Pendapatan operasional selama empat kuartal terakhir adalah 74 juta euro (sekitar $78 juta.) Sementara Spotify meningkatkan pendapatan dengan cepat, sifat bisnis menunjukkan bahwa pertumbuhan pendapatan tidak akan selalu mendorong ekspansi yang signifikan dalam margin keuntungan. Itulah sejarah Spotify hingga saat ini.

Tapi jika kita lihat dari dekat, sebenarnya ada kasus yang cukup menarik untuk Spotify, yang disorot pada Investor Day bulan ini. Rencana besar manajemen untuk dekade berikutnya sepertinya tidak berjalan dengan sempurna, tetapi jika berhasil, potensi kenaikannya sangat besar. Bahkan jika target tidak tercapai, kesuksesan di luar bisnis utama dapat menghasilkan pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan dan tepatnya profitabilitas yang telah ditunggu-tunggu investor.

Yang pasti, ini mungkin bukan waktu yang tepat untuk memiliki saham jangka panjang yang spekulatif. Alasan utama mengapa saham Spotify terjual dengan tajam sejak awal November adalah karena investor tidak lagi mau menunggu bertahun-tahun untuk mendapatkan keuntungan. Namun, pada titik tertentu, itu akan berubah — dan ketika itu terjadi, saham SPOT bisa menuju rebound.

Melihat Saham Spotify Dari Sisi Risiko

Ada dua risiko utama pada Spotify. Yang pertama adalah penilaian. Perlu diingat di pasar ini ukuran penurunan saham tidak dengan sendirinya menciptakan penilaian yang menarik. Begitu banyak saham tahun lalu dinilai terlalu tinggi; kapitalisasi pasar Spotify yang tertinggi adalah diatas $50 miliar atau lebih dari 500 kali laba. Tidak ada alasan SPOT harus atau bahkan akan, kembali ke nilai itu lagi.

Yang optimis pada SPOT mungkin berpendapat bahwa, relatif terhadap pendapatan, saham memang terlihat jauh lebih masuk akal: sekarang diperdagangkan dengan kelipatan kurang dari 2x. Tetapi kelipatan itu adalah cerminan langsung dari risiko kedua: bahwa margin kotor Spotify rendah, dan mungkin tetap rendah.

Pada tahun 2021, margin kotor Spotify hanya 26,8%; angka tersebut turun menjadi 25,2% pada Kuartal 1 2022, turun dari 25,5% tahun sebelumnya. Jadi, jika kita membandingkannya dengan saham perangkat lunak, terutama yang sering dinilai berdasarkan pendapatan, tidak berhasil. Margin kotor Spotify sebenarnya jauh lebih mirip dengan pengecer hewan peliharaan online Chewy (NYSE:CHWY) daripada perusahaan teknologi .

Yang pesimis pada Spotify akan berpendapat bahwa margin tersebut tidak akan banyak bergerak. Masalahnya Spotify harus membayar label musik untuk produknya. Label-label itu memiliki kekuatan negosiasi yang bagus.

Karena margin kotor yang rendah itu, Spotify tidak dapat dan tidak akan bekerja seperti bisnis platform pada umumnya. Bisnis-bisnis tersebut memiliki margin tambahan yang sangat tinggi, yang mengarah pada peningkatan profitabilitas yang eksplosif seiring dengan pertumbuhan pendapatan.

Ketika Meta Platforms (NASDAQ:META) menambahkan pengguna baru, biaya tambahannya cukup minimal, sehingga pengguna baru itu sangat menguntungkan. Hal yang sama berlaku untuk perusahaan seperti Match.com (NASDAQ:MTCH), eBay (NASDAQ:EBAY), atau Etsy (NASDAQ:ETSY).

Tetapi karena biaya royalti, pengguna Spotify baru tidak jauh lebih menguntungkan daripada yang sudah ada. Dan bahkan saat pendapatan tumbuh, margin keuntungan tetap macet.

Itulah yang terjadi sejauh ini. Pada 2018, Spotify menghasilkan pendapatan 5,3 miliar euro, margin kotor 25,7%, dan rugi operasional 43 juta euro. Tahun lalu, pendapatan 84% lebih tinggi, namun margin kotor hanya sekitar 100 basis poin lebih baik.

Selama tiga tahun, pendapatan meningkat sebesar 4,4 miliar euro; pendapatan operasional naik hanya 137 juta euro, menyiratkan margin laba operasional tambahan 3% .

Masalahnya adalah dengan kapitalisasi pasar $20 miliar, Spotify perlu menambahkan beberapa miliar euro dari laba operasi agar nilai saham lebih tinggi selama periode multi-tahun. Dengan margin tambahan semacam itu, bahkan dengan pertumbuhan pendapatan yang substansial tidak akan dapat membawa bisnis ke titik itu. Dalam skenario itu, Spotify tidak lebih dari sekadar jalan di tempat.

Manajemen Mempertahankan Ide

Kasus bear ini terkenal. Sebegitu terkenalnya, sehingga CEO Spotify Daniel Ek membahasnya ketika memberikan kata sambutan di Investor Day Spotify awal bulan ini.

Ek mencatat, "dua penjelasan potensial" untuk kurangnya ekspansi margin kotor. Yang pertama, dia akui bahwa “Spotify bukanlah bisnis yang bagus.”

Tentu saja, bukan itu sebenarnya penjelasan yang benar menurut Ek. Yang benar adalah, Spotify berinvestasi dalam bisnisnya. Cara terbesar untuk melakukannya adalah dengan terjun ke podcasting, terutama kesepakatan dengan Joe Rogan yang dilaporkan senilai $200 juta.

Namun, saat ini podcast tersebut tidak menguntungkan. Jadi, mereka menyembunyikan beberapa peningkatan dalam bisnis musik. Ek mengatakan pada Investor Day bahwa margin kotor sekitar 28,5%, menuju target yang dinyatakan sebelumnya sebesar 30-35%.

Seiring waktu, karena Spotify memonetisasi inventaris podcastnya dengan lebih baik, margin kotor dalam bisnis itu seharusnya lebih baik daripada musik: Ek memperkirakan antara 40% dan 50%. Bisnis marketplace yang saat ini masih kecil akan bisa lebih baik lagi.

Pada dasarnya, argumen dari Ek adalah Spotify bisa saja memposting ekspansi margin yang dicari investor; tapi dia memilih tidak. Dia menghabiskan (melalui akuisisi dan pengeluaran berkelanjutan) untuk membangun bisnis podcast, sebagai bagian dari rencana untuk menjadi “tujuan bagi para pembuat konten,” bukan hanya untuk musisi. Rencana pelebaran bisnis itu juga mencakup buku audio dan beberapa ide-ide lain kedepannya.

Dengan menunda profitabilitas, Spotify sebenarnya sedang meningkatkan profitabilitas mereka.

Target Menyarankan Peningkatan Besar

Argumen Ek tampaknya kredibel. Target keuangannya mungkin lebih sulit untuk dipercaya.

Ek mengatakan di Investor Day bahwa dalam satu dekade Spotify dapat menghasilkan pendapatan $100 miliar—lebih dari 10x angka 2021—dengan margin kotor 40% dan margin operasi 20%.

Ek mengakui target itu "cukup berani." Seorang analis Wall Street menggunakan kalimat yang berbeda: "kurang dukungan." Khususnya, Spotify mengharapkan pendapatan per pengguna dapat meningkat empat kali lipat, peningkatan besar dalam pengeluaran yang tampaknya sulit dicapai dalam sepuluh tahun.

Jika tercapai, ada ruang untuk kenaikan besar dalam saham SPOT. $20 miliar dalam laba operasi akan menunjukkan sekitar $ 15 miliar dalam pendapatan bersih (tarif pajak menurut undang-undang adalah 25%, menurut pengajuan Spotify). Kelipatan 20x dari angka itu akan membuat Spotify bernilai $300 miliar, 15x di atas level saat ini, dan tidak ada alasan bisnis dominan dalam seni kreatif hanya diperdagangkan di 20x.

Sekarang, pertanyaannya menjadi: apakah Ek benar? Sejujurnya, sulit untuk melihat Spotify mencapai target ini. Baik dalam hal pendapatan per pengguna, kontribusi podcast, atau persaingan dari perusahaan raksasa seperti Amazon (NASDAQ:AMZN) dan Apple (NASDAQ:AAPL), yang merupakan tantangan yang harus dihadapi.

Karena itu, investor harus mempertimbangkan argumen kualitatif yang dibuat Ek, bahkan jika mereka tidak selalu mempercayai ramalan kuantitatif. Masih ada celah yang dapat dicari, yang seiring berjalannya waktu dapat menghasilkan profit. Berapa banyak dan seberapa cepat adalah pertanyaan kuncinya.

Disclaimer: Hingga tulisan ini dibuat, Vince Martin tidak memiliki posisi dalam sekuritas apa pun yang disebutkan.

***

Tertarik untuk menemukan saham-saham yang bagus? Dengan InvestingPro+ Anda dapat menemukan

  • Keuangan perusahaan manapun dalam 10 tahun terakhir

  • Nilai kesehatan keuangan dilihat dari profitabilitas, pertumbuhan, dan banyak lagi

  • Nilai wajar yang dihitung dari lusinan model keuangan

  • Perbandingan dengan perusahaan-perusahaan sejenis

  • Grafik fundamental dan performa

Dan banyak lagi. Dapatkan semua data utama dengan cepat sehingga Anda dapat membuat keputusan yang tepat, dengan InvestingPro+. Untuk mengetahui lebih lanjut

Spotify Mungkin Sebuah Bisnis yang Lebih Baik dari yang Terlihat
 

Artikel Terkait

Spotify Mungkin Sebuah Bisnis yang Lebih Baik dari yang Terlihat

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar

Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email