Breaking News
0

Sibuk 'Tembok Perbatasan,' Trump [Lupa] Tweet Minyak & Saudi pun Lega

Oleh Investing.com (Barani Krishnan/Investing.com)Komoditas11/01/2019 10:22
id.investing.com/analysis/sibuk-dengan-dinding-trump-lupa-tweet-minyak--saudi-pun-lega-200209893
Sibuk 'Tembok Perbatasan,' Trump [Lupa] Tweet Minyak & Saudi pun Lega
Oleh Investing.com (Barani Krishnan/Investing.com)   |  11/01/2019 10:22
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Bank-bank besar Barat bukan satu-satunya yang membantu menempatkan ekonomi Arab Saudi dan IPO perusahaan minyak negaranya kembali kepada jalur yang tepat. Kerajaan tersebut mungkin juga berterima kasih kepada Meksiko, target Presiden AS Donald Trump saat ini.

WTI 5-Hour Chart
WTI 5-Hour Chart

Ketika harga minyak kembali ke wilayah pasar bullish pada hari Rabu - rally hampir 25 persen sejak Malam Natal untuk memberikan keuntungan yang lebih tinggi yang diperlukan dalam memperbaiki defisit anggaran Riyadh dan menjaga kepercayaan penuh sebelum pencatatan saham perusahaan Saudi; Aramco - secara mencolok saat ini adalah hilangnya tweet dari Trump yang ingin untuk tetap mendorong pasar kembali turun.

Konsentrasi pada 'Shutdown Pemerintah'

Saat terjadi reli minyak besar enam bulan lalu yang mungkin telah menimbulkan tanggapan negatif langsung dari presiden, kali ini ia memilih diam dipengaruhi oleh penutupan aktivitas pemerintahan AS yang sedang berfokus pada pertempurannya dengan Partai Demokrat dan penolakan mereka untuk mendanai tembok perbatasan yang ia ingin bangun dan konon bertujuan untuk menutup keran imigran gelap dari Meksiko. Trump awalnya mengatakan pemerintah Meksiko akan membayar untuk tembok itu.

Pendapat Kolumnis Bloomberg, Julian Lee mencatat awal pekan ini bahwa daftar hal-hal yang dikritik Trump dalam twit-nya beragam dari hari ke hari, dan presiden sekali lagi dapat mengarahkan kemarahannya pada harga minyak dan tindakan mitranya, Arab Saudi, ketika pasar rally dipacu oleh tawaran Kerajaan untuk memenuhi janji pemangkasan pasokan.

Lee mengatakan bukti awal menunjukkan bahwa pemotongan terbesar Saudi dilakukan pada pengiriman minyak ke AS dan pembeli Amerika disebut mendekati rekor harga pengiriman kargo pada bulan Februari. Ia menambahkan: "Itu bisa menjadi berita buruk bagi seorang presiden yang baru saja merayakan penurunan harga gas."

Saudi Mungkin 'Lega' dengan Kebuntuan yang Terjadi dalam Kongres AS

Adam Sarhan - kepala eksekutif dana makro global 50 Park Investments yang berbasis di New York - mengatakan bahwa pasar oversold to overcorrect. Tetapi ia juga mengamati bahwa:

"Saudi mungkin lega dengan kebuntuan yang sedang terjadi di Kongres AS sekarang terkait Tembok Perbatasan, dan bagaimana gangguan dari itu berkembang serta penutupan pemerintah membuat Trump menjauh dari twit tentang minyak."

Meskipun tidak ada kepastian bahwa seorang presiden dapat membawa pasar naik atau turun dengan cepat, Trump memiliki 'warisan' untuk membuat berita dan memengaruhi hasil mereka, dan tweet-nya muncul sebagai penggerak yang sangat terlihat dalam aksi jual 40% minyak baru-baru ini, mundur dari tingkat tertinggi tahun lalu.

Tetapi beberapa orang berpikir kekuatan presiden untuk menekan harga minyak turun mungkin akan sangat berkurang, kali ini, oleh keinginan Saudi untuk memotong lebih dari 1,2 juta barel per hari yang telah mereka janjikan hingga Juni.

Dengan Hasil Pemilu Paruh Waktu Diketahui, Faktor Khashoggi Juga Berlalu

John Kilduff, mitra pendiri pada hedge fund energi New York Again Capital, mengatakan:

“Anda harus ingat bahwa banyak tweet-nya yang berhubungan dengan energi datang menjelang pemilihan umum paruh waktu tahun lalu ketika ia menginginkan harga gas rendah. Sekarang, ia memiliki lebih sedikit insentif untuk melakukan itu. Juga, faktor Khashoggi, yang merupakan hal yang besar tahun lalu, telah menghilang."

The Financial Times mengatakan pada hari Rabu bahwa kurang dari tiga bulan setelah mengaku ngeri pada pembunuhan kolumnis Washington Post di Saudi, Jamal Khashoggi dan meningkatkan kembali kehadiran mereka dalam sebuah showcase forum ekonomi di Riyadh, bank-bank Barat seperti BNP Paribas, Citigroup, HSBC (LON:HSBA), dan JP Morgan mengelola kesepakatan obligasi senilai $7,5 miliar bagi Kerajaan bersama NCB Capital — manajer aset terbesar di negara itu.

Yang juga hilang adalah kekhawatiran mendalam yang diungkapkan oleh dunia Barat sebelumnya atas perang Saudi di Yaman, ujarnya.

Kemarahan atas pembunuhan Khashoggi dan peran Riyadh dalam perang Yaman adalah dua faktor yang tampaknya akan membawa datang sanksi AS dan tindakan hukuman lain terhadap Kerajaan tahun lalu, sehingga meningkatkan ketakutan bagi warga Arab Saudi yang terikat pada Trump dan takut bertentangan dengan tweet-nya.

Pemerintah Saudi Lebih Tegas terhadap Bantuan Bank-Bank Barat

Tapi anggaran Arab Saudi 2019 yang diluncurkan pada hari Rabu tampaknya jauh lebih tegas. Pemerintah berjanji untuk meningkatkan belanja sebesar 7 persen karena berusaha untuk membangun sektor swasta yang diremukkan oleh pengeluaran negara yang lebih rendah selama bertahun-tahun, setelah 'kecelakaan' minyak sebelumnya pada tahun 2014 dan dampak reformasi struktural, termasuk harga energi domestik serta biaya yang lebih tinggi bagi para pekerja asing.

Saudi Aramco, sementara itu, diperkirakan akan meningkatkan utang hingga $40 miliar, mungkin dalam dua tahapan, untuk membantu mendanai transaksi $70 miliar yang diharapkan untuk mengakuisisi perusahaan petrokimia Sabic, sebelum listing pada tahun 2021. IPO Aramco awalnya ditunda tahun lalu.

Penggerak Minyak Bergeser dari Politik Kembali ke Permintaan-Penawaran

Gene McGillian, direktur penelitian energi di Tradition Energy di Stamford, Connecticut, mengatakan Saudi telah berhasil mengalihkan perhatian pasar menjauh dari politik minyak dan kembali ke permintaan-penawaran (demand-supply). Beber McGillian:

"Bahkan jika Trump bisa melewati tembok Meksiko-nya dan penutupan pemerintah AS untuk mulai men-twit lagi tentang minyak, kemungkinan besar pasar akan mengabaikannya. Ini pertunjukan Saudi sekarang."

Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih pada hari Rabu mengatakan cadangan minyak dan gas yang terbukti ada pada negara itu berada pada angka sekitar 268,5 miliar barel dan 325,1 triliun kaki kubik gas standar pada akhir 2017, menjawab pertanyaan kunci bagi para calon investor dalam rencana Aramco yang ingin menjual saham.

Untuk pedagang minyak khususnya, ia mengatakan Kerajaan memompa sekitar 800.000 barel lebih sedikit dalam sehari dari rekor tertinggi November 10,2 juta barel per hari. Jumlah yang akan dikirim ke luar negeri pada Februari akan menjadi 100.000 barel per hari kurang dari 7,2 juta barel per Januari, kata al-Falih.

Jika dilakukan tahun lalu, Trump mungkin mengirim tweet negatif saat mendengarnya.

Sibuk 'Tembok Perbatasan,' Trump [Lupa] Tweet Minyak & Saudi pun Lega
 

Artikel Terkait

Sibuk 'Tembok Perbatasan,' Trump [Lupa] Tweet Minyak & Saudi pun Lega

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email