Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Saham Bank Semakin Murah; Waktunya Beli?

id.investing.com/analysis/saham-bank-semakin-murah-waktunya-beli-200230761
Saham Bank Semakin Murah; Waktunya Beli?
Oleh Haris Anwer/Investing.com   |  23/06/2021 09:22
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Setelah reli yang kuat tahun ini, saham bank telah kehilangan sebagian dari kilaunya dalam beberapa hari terakhir.

Indeks Bank KBW, yang sempat melonjak sekitar 40% hingga pertengahan Juni, kini turun lebih dari 10% dari level tersebut. Kerugian dalam grup disebabkan oleh menurunnya beberapa pemberi pinjaman terbesar di AS, seperti (NYSE:C) turun 14% dan Regions Financial (NYSE:RF) merosot 17%.

Jadi, kenapa investor tidak tertarik lagi pada sektor keuangan?

Ini mungkin merupakan ancaman bahwa pendapatan yang akan datang dapat mengecewakan setelah kinerja yang sangat kuat selama pandemi.

Chief Executive Officer JPMorgan Chase (NYSE:JPM) Jamie Dimon memperingatkan investor pekan lalu bahwa pendapatan perdagangan pemberi pinjaman, salah satu pendorong terbesar selama pandemi, bisa turun 38% dari tahun lalu menjadi kurang dari $6 miliar pada kuartal kedua. Penghitungan itu bisa berakhir lebih rendah dari perkiraan analis rata-rata yang sudah berkurang sebesar $6,5 miliar.

Selain itu, saham Citigroup turun terbesar dalam lima bulan pada 16 Juni setelah bank memperingatkan biaya akan meningkat tajam karena alasan Citigroup berinvestasi hanya untuk memenuhi perintah persetujuan dari regulator. Pengeluaran pada kuartal kedua kemungkinan akan melonjak ke sekitar $11,2 miliar hingga $ 11,6 miliar, Chief Financial Officer Mark Mason mengatakan kepada investor pada konferensi virtual. Sementara pengeluaran tahun lalu sebesar $10,4 miliar.

Citigroup Weekly Chart.
Citigroup Weekly Chart.

Permintaan Kredit Terpendam

Saham bank AS telah mengungguli Indeks tolok ukur S&P 500 dengan margin besar tahun ini di tengah optimisme bahwa volume perdagangan yang lebih tinggi, pembukaan kembali ekonomi dan pesta belanja oleh konsumen akan terus mendorong pendapatan. Beberapa penilaian ini, menurut kami, masih berlaku.

Misalnya, masih ada permintaan kredit yang terpendam dalam jumlah besar yang tertunda selama pandemi. Dari peminjam individu hingga perusahaan besar, 2020 adalah tahun ketika rencana pengeluaran dibatalkan karena lockdown telah memaksa calon peminjam untuk menghemat uang dan memotong biaya.

Situasi itu akan segera berubah karena ekonomi AS sepenuhnya dibuka kembali seperti yang direncanakan tahun ini. Terlebih lagi karena pengeluaran infrastruktur besar-besaran oleh pemerintah, dan pengurangan stimulus moneter secara bertahap, bank dapat melihat permintaan kredit meningkat secara substansial selama sisa tahun 2021.

Gerard Cassidy dari RBC Capital Markets mengatakan dalam laporan Bloomberg bahwa saham bank bagus untuk dibeli karena sedang lemah. Pertumbuhan pinjaman akan kembali bangkit setelah perusahaan dan individu menggunakan likuiditas mereka yang terakumulasi selama pandemi.

Terlebih lagi, kualitas kredit kuat dan margin dapat meningkat tahun depan seiring kenaikan suku bunga jangka pendek. “Jika digabungkan dengan pertumbuhan kredit yang meningkat, gambaran pertumbuhan pendapatan bisa menjadi sangat positif bagi perbankan pada tahun 2022,” katanya.

Alasan lain yang membuat beberapa pemberi pinjaman tertarik untuk memberikan pinjaman karena suku bunga rendah adalah, kemungkinan mereka dapat mempercepat rencana pembelian kembali saham mereka dan meningkatkan dividen setelah Federal Reserve stress test, yang hasilnya akan dirilis oleh regulator pada 24 Juni.

Tes tersebut menguji seberapa besar portofolio bank akan tampil dalam penurunan ekonomi hipotesis. Bank terbesar di Amerika—grup yang mencakup JP Morgan dan Goldman Sachs (NYSE:GS) serta Bank of America (NYSE:BAC)— harus menjalankan tes dan mendapatkan nilai yang baik sebelum mereka dapat mengembalikan uang kepada pemegang saham. Analis yakin bank akan lulus tes.

Bank Of America Weekly Chart.
Bank Of America Weekly Chart.

Intinya

Latar belakang ekonomi masih menguntungkan bagi bank, membuat saham mereka menarik setelah aksi jual baru-baru ini. Investor yang menginginkan eksposur perbankan dapat mempertimbangkan untuk menambahkan nama solid seperti JPM dan Bank of America ke dalam portofolio mereka. Pemberi pinjaman top ini, karena model bisnis mereka beragam, mereka berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengungguli pemain regional yang lebih kecil.


Saham Bank Semakin Murah; Waktunya Beli?
 

Artikel Terkait

Saham Bank Semakin Murah; Waktunya Beli?

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
Komentar (2)
Hamdi Dimas
Hamdi Dimas 23/06/2021 14:09
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
saya ingin bermain saham tapi bingung langkah2nya
Agus Hermawan
Agus Hermawan 23/06/2021 14:08
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
jadi boleh kolek saham perbankan di indo skg ini krn shm bank sdh banyak discount pa?
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email