Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Preview Laporan Pendapatan Kuartal 2 Twitter: Pertumbuhan Pengguna Jadi Fokus Saat Lonjakan Pandemi Berkurang

Oleh Investing.com (Haris Anwer/Investing.com)Pasar Saham22/07/2021 12:06
id.investing.com/analysis/preview-laporan-pendapatan-kuartal-2-twitter-pertumbuhan-pengguna-jadi-fokus-saat-lonjakan-pandemi-berkurang-200231399
Preview Laporan Pendapatan Kuartal 2 Twitter: Pertumbuhan Pengguna Jadi Fokus Saat Lonjakan Pandemi Berkurang
Oleh Investing.com (Haris Anwer/Investing.com)   |  22/07/2021 12:06
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
  • Laporan pendapatan Kuartal 2 2021 hari Kamis, 22 Juli, setelah pasar ditutup
  • Ekspektasi pendapatan: $1,06 miliar
  • Ekspektasi EPS: $0,072

Twitter (NYSE:TWTR) akan melaporkan pendapatan kuartal kedua mereka besok. Perusahaan di balik aplikasi microblogging mungkin tidak akan bisa membuat investor mereka terkesan. Ekspansi pengguna melambat setelah lonjakan yang didorong oleh pandemi, sementara saat ini pertumbuhan tidak pasti di tengah melonjaknya kasus varian Delta.

Tren perlambatan ini terbukti ketika perusahaan merilis pendapatan kuartal pertama pada bulan April dan memperingatkan bahwa pertumbuhan akan terus melambat untuk periode yang berakhir pada 30 Juni. Perusahaan yang berbasis di San-Francisco ini berharap untuk dapat meningkatkan persentase pengguna sebesar " low double digits" untuk sisa tahun 2021, dan tingkat pertumbuhan terendah diekspektasikan terjadi pada kuartal kedua.

Kerugian lain yang dapat menekan pendapatan Twitter dalam laporan ini adalah perusahaan, tidak seperti pesaingnya yang lebih besar seperti Facebook (NASDAQ:FB) dan Alphabet (NASDAQ:GOOGL. Twitter tidak menghasilkan banyak uang dari iklan tanggap langsung (direct response advertising), yang berkembang pesat saat usaha kecil dibuka setelah lockdown tahun lalu. Perusahaan media sosial ini lebih mengandalkan iklan merek besar, yang mencapai 85% dari total penjualannya.

Twitter Weekly Chart.
Twitter Weekly Chart.

Terlepas dari tantangan ini, saham Twitter mengalami pergerakan yang kuat selama pandemi, melonjak lebih dari 80% pada tahun lalu, karena investor berfokus pada daya tarik jangka panjang perusahaan dan rencana pertumbuhannya di masa depan.

Inisiatif Pertumbuhan Baru

Perusahaan baru-baru ini meluncurkan banyak inisiatif untuk mendorong pertumbuhan, termasuk layanan berlangganan yang telah lama ditunggu-tunggu untuk memperbesar pendapatannya, bukan hanya dari iklan saja.

Dijuluki Twitter Blue, produk ini akan menawarkan akses untuk "membatalkan" kiriman sebelum dipublikasikan, mengatur tweet yang di-bookmark ke dalam folder dan lebih mudah membaca thread tweet yang panjang.

Selain itu, platform buletin yang baru-baru ini diakuisisi oleh Twitter, Revue, memungkinkan pembuat konten untuk menerbitkan dan memonetisasi buletin. Proyek monetisasi lain yang sedang dikerjakan perusahaan adalah produk berlangganan bulanan yang disebut Super Follows, yang memungkinkan orang menagih pengikut mereka untuk konten eksklusif, seperti tweet, buletin, atau akses ke percakapan audio.

Semua langkah ini adalah bagian dari dorongan perusahaan untuk menggandakan pendapatannya pada akhir 2023 dan menumbuhkan basis penggunanya menjadi 315 juta pengguna aktif harian dari 200 juta saat ini. Model berlangganan dapat membantu Twitter memperbesar jangkauan bisnisnya, terutama ketika aktivitas pengguna yang didorong oleh pandemi sedang surut.

Namun, rencana pertumbuhan ini gagal menggairahkan para analis dalam jangka pendek. Mereka tidak melihat alasan kuat untuk merekomendasikan beli pada saham.

TWTR Consensus Estimates
TWTR Consensus Estimates

Chart: Investing.com

Menurut jajak pendapat Investing.com dari 39 analis, saham Twitter bisa turun 10% dari level saat ini dalam 12 bulan ke depan, dengan 25 peramal pada posisi "netral".

Intinya

Setelah ledakan pertumbuhan pengguna yang didorong oleh pandemi, laporan pendapatan Twitter besok mungkin menunjukkan penjualan dan pertumbuhan pendapatan lebih moderat dibandingkan dengan pesaing seperti Facebook dan Google-parent Alphabet.

Walaupun begitu, Twitter telah mencapai momentum yang solid dalam mengubah platformnya menjadi platform yang semakin dihargai oleh pengiklan. Setiap kelemahan pasca-penghasilan harus menjadi peluang beli bagi mereka yang mencari titik masuk yang baik.



Preview Laporan Pendapatan Kuartal 2 Twitter: Pertumbuhan Pengguna Jadi Fokus Saat Lonjakan Pandemi Berkurang
 

Artikel Terkait

Preview Laporan Pendapatan Kuartal 2 Twitter: Pertumbuhan Pengguna Jadi Fokus Saat Lonjakan Pandemi Berkurang

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
Komentar (1)
ahmad taufik
ahmad taufik 22/07/2021 13:41
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
bingung liat kendelnya naik turun
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email