Breaking News
0

Pilihlah Strategi yang Tepat

id.investing.com/analysis/pilihlah-strategi-yang-tepat-200210636
Pilihlah Strategi yang Tepat
Oleh Ellen May Institute   |  11/02/2019 15:33
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Hal yang terpenting ketika Anda masuk ke dalam pasar saham adalah pahami dulu strategi apa yang akan digunakan. Anda harus tahu dari awal strategi seperti apa yang akan digunakan?

Bagus banget jika pada saat ini Anda belum buka account atau baru akan buka account dan sekarang Anda sedang belajar terlebih dahulu.

Anda sebagai seorang trader maupun investor itu ibarat seorang dokter bedah. Anda adalah dokter bedah bagi keuangan Anda
sendiri.

Sungguh berbahaya sekali jika Anda sebagai seorang dokter yang sekedar bedah – bedah aja. Seorang dokter perlu belajar, kontraktor yang bangun rumah juga perlu belajar, apapun profesinya, perlu belajar. Makanya saya akan ucapkan selamat jika Anda mau menyisihkan waktu Anda untuk belajar terlebih dahulu.

Kemudian strategi apa yang bisa Anda pelajari? Apa sih bedanya trading dan juga investasi saham?

Investasi Saham

Jangka waktu panjang

Dalam investasi saham, diperlukan jangka waktu yang lebih panjang dibandingkan dengan trading. Buat saya, investasi saham itu minimal 5 tahun. Kenapa? Karena kalau dibawah 5 tahun itu, siklusnya masih belum maksimal.

Beli bisnis, bukan saham

Mindset untuk investor saham ini adalah membeli bisnis bukan membeli saham. Anda bisa contoh mindset seorang Warren Buffett ketika membeli sebuah saham. Jadi Warren Buffett menganggap ketika membeli saham, jangan menganggap Anda sedang membeli sebuah saham, tapi anggaplah Anda sedang mengakuisisi sebuah perusahaan. Sehingga salah satu yang perlu Anda perhatikan adalah bisnis model.

Bisnis model dari perusahaan yang Anda beli haruslah sederhana dan mudah dimengerti.

Bisnis model yang dipilih sebaiknya adalah bisnis model yang tidak mudah terdisrupsi.

Contohnya adalah blue bird dan taxi express adalah bisnis model yang gampang terdisrupsi.

Mereka terdisrupsi oleh taxi online.

Untuk long term investing pilihnya bisnis model yang sifatnya basic dan dibutuhkan oleh semua kalangan masyarakat, seperti misalnya produk dari Unilever (JK:UNVR). Sektornya adalah consumer goods.

Analisis Fundamental

Kemudian dalam investasi jangka panjang, Anda menggunakan analisis fundamental.

Analisis fundamental tidak melulu berbicara tentang angka. Banyak orang ketika mendengar kata analisis fundamental, yang dipikirkan cuma satu, yaitu valuasi. Padahal valuasi adalah sebagian kecil dari analisis fundamental.

Analisis fundamental mencakup 2 hal utama, yaitu kualitas perusahaan dan kuantitas.

Kualitas perusahaan ini yang perlu diperhatikan adalah bisnis model dan management dari perusahaan.

Untuk kuantitas, yang perlu Anda perhatikan dari sebuah perusahaan adalah profitability atau kemampuan perusahaan menghasilkan laba.

Setelah itu barulah kita berbicara tentang valuasi. Tapi, yang akan kita pelajari saat ini bukanlah tentang ini, melainkan sebuah strategi yang lebih simple yang bisa langsung Anda praktekkan dan cuannya bisa lebih banyak.

Profitnya bisa ratusan% hingga ribuan % dalam hitungan beberapa tahun

Waktu itu saya beli saham Ciputra (JK:CTRA) dan hold hingga menghasilkan keuntungan 1600% dalam waktu 5 tahun.

Begitulah investasi saham, hanya beli dan kemudian tinggalkan saja. Dalam hitungan tahunan profitnya bisa gulung menggulung. Asal, perusahaan yang Anda beli adalah perusahaan yang bagus dan kuat.

Kalau Anda beli perusahaan yang jelek, bisa-bisa uang yang Anda investasikan setelah beberapa tahun malah bisa gulung tikar alias bangkrut dan uang Anda hilang.

Trading Saham

Kalau Anda lebih memilih untuk jual beli saham dalam jangka pendek dan Anda memilih untuk jadi pedagang, maka mindsetnya betul-betul sangat berbeda dengan investor saham.

Bayangkan jika dari awal Anda sama sekali tidak mengerti Anda mau jadi tipe yang apa, maka bingung. Ketika bingung maka akan sangat berbahaya sekali untuk Anda. Ketika Anda bingung, Anda tanya sana sini malah makin bingung karena orang yang Anda tanya bisa jadi memiliki pandangan yang sangat berbeda.

Jangka pendek (days – months)

Jangka waktu dari beli dan jual bisa dalam beberapa hari hingga beberapa bulan. Lebih cepat dibandingkan investasi.

Analisis Teknikal

Dalam trading saham, berbeda dengan investasi saham. Jika dalam investasi saham, kita menggunakan analisa teknikal, yaitu analisa grafik harga saham.

Didalam trading sendiri terbagi menjadi 2, yaitu swing trading dan trend following yang nanti akan Anda pelajari.

Trend Following

Di dalam swing trading, potensial profit nya paling berkisar 10%-20% saja. Profit dari Trend

Following ini lebih baik karena menawarkan potensi profit puluhan hingga ratusan persen dalam waktu beberapa bulan.

Selain itu, trading menggunakan strategi ini juga lebih santai sehingga Anda bisa trading sambil tetap melakukan kesibukan keseharian Anda. Dengan menggunkana strategi ini sangat memungkin jika Anda ingin trading for living.

Apa itu trading for living? Trading for Living artinya memunuhi kebutuhan hidup dari hasil trading Anda. Bagaimana sih caranya agar bisa trading for living? Apa yang harus diperhatikan?

1. Hitung biaya hidup
Coba Anda hitung, berapa biaya hidup Anda selama ini? Perbulan Anda spend uang berapa untuk kebutuhan-kebutuhan Anda? Biaya hidup ini kemudian menjadi target yang harus Anda hasilkan dalam trading Anda. Trading itu sama sekali tidak bisa dipaksa dan Anda tidak bisa memaksakan Anda harus untung sekian. Bagaimana jika dalam kondisi tersebut harga saham cenderung turun? Tentu sama sekali tidak bisa dipaksa bukan?

Biaya hidup yang Anda hitung bisa ditambahkan dengan kebutuhan Anda untuk menabung dan investasi lagi, atau kebutuhan di masa depan seperti misalnya tahun
depan anak Anda akan masuk sekolah dan butuh biaya tambahan. Masukkanlah itu semua dalam perhitungan Anda.

2. Hitung average gain/skill
Kemudian, hitunglah berapa yang bisa Anda hasilkan dalam trading Anda. Berapa hasilnya? Apakah sudah bisa konsisten?

Jika sudah mampu konsisten maka Anda sudah berapa dalam step kedua ini.

3. Siapkan modal
Yang selanjutnya adalah siapkan modal Anda. Bandingkan itu dengan kemampuan trading Anda sehingga Anda tahu berapa yang harus Anda siapkan untuk bisa trading
for living.

Contoh

Biaya hidup Rp 20 juta
Average gain 30% per 3 bulan
Berapa modal yang dibutuhkan?, Rp 200.000.000

Pilihlah Strategi yang Tepat
 
Pilihlah Strategi yang Tepat

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email