Breaking News
0

Persaingan Memanas, Kekuatan Rally Netflix 2019 Berisiko Digulingkan

Oleh Investing.com (Haris Anwer/Investing.com)Pasar Saham15/03/2019 17:09
id.investing.com/analysis/persaingan-memanas-kekuatan-rally-netflix-2019-beresiko-digulingkan-200211447
Persaingan Memanas, Kekuatan Rally Netflix 2019 Berisiko Digulingkan
Oleh Investing.com (Haris Anwer/Investing.com)   |  15/03/2019 17:09
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Raksasa video streaming Netflix (NASDAQ:NFLX) telah memiliki awal yang baik untuk tahun ini. Sahamnya terus menjadi yang terbaik pada tahun 2019 ini jika dibandingkan dengan perusahaan teknologi utama lainnya.

Saham Netflix telah naik 34% menjadi $358,82 sepanjang tahun ini, memberikan keuntungan terbaik di antara perusahaan teknologi utama lain, termasuk Facebook (NASDAQ:FB), naik 25%, Apple (NASDAQ:NASDAQ:AAPL) bertambah 16%, dan Amazon (NASDAQ:NASDAQ:AMZN) meningkat 9,5%.

Netflix Weekly Chart
Netflix Weekly Chart

Meskipun berjalan luar biasa, tahun 2019 ini akan menjadi salah satu yang paling menantang bagi perusahaan yang telah mengubah cara netizen mengkonsumsi konten hiburan. Meskipun kami menyukai saham Netflix karena kontennya yang unggul dan teknologinya yang memicu pertumbuhan global yang eksplosif, ada beberapa halangan potensial yang berpotensi terjadi pada tahun ini yang dapat menghalangi menguatnya harga saham ini ke depan.

Pertama, tahun ini akan menunjukkan apakah kenaikan harga yang diumumkan Netflix pada bulan Januari diserap dengan sukses tanpa mempengaruhi pertumbuhan pelanggannya. Dalam penyesuaian terbesar untuk biaya berlangganan bulanannya, Netflix menaikkan harga antara 13-18%. Paket dasar termurah sekarang berharga $9 sebulan, naik dari $8, sedangkan biaya paket standar HD yang populer naik menjadi $ 13, dari $11; dan paket 4K Premium menjadi $16 dari $14.

Ini adalah keempat kalinya Netflix menaikkan harga sejak diluncurkan, tetapi kali ini adalah kenaikan yang terbesar. Tidak diragukan lagi waktunya sangat tepat di tengah kesuksesan konten barunya seperti "Bird Box" dan "Tidying Up With Marie Kondo," tetapi sulit untuk mengatakan sejauh mana perubahan harga akan mempengaruhi pertumbuhan pelanggan.

Salah satu indikasi bahwa kenaikan harga ini akan berdampak pada pertumbuhan berasal dari perkiraan terbaru perusahaan untuk pelanggan. Setelah melihat peningkatan jumlah keanggotaan berbayar sebesar 8,84 juta pada kuartal keempat, mengalahkan perkiraan Netflix sendiri, perusahaan ini tampaknya mengambil sikap berhati-hati untuk kuartal saat ini, memperkirakan 8,9 juta pelanggan baru secara global, sedikit meningkat dari periode sebelumnya.

Persaingan Baru Saja Memanas

Ancaman lain yang tidak jauh dari Netflix adalah persaingan baru dari beberapa perusahaan media terbesar di dunia. Yang paling cepat datang dari Walt Disney (NYSE:NYSE:DIS) dan AT&T (NYSE:NYSE:T) WarnerMedia karena kedua perusahaan tersebut bersiap untuk meluncurkan layanan streaming mereka sendiri akhir tahun ini.

Dalam pandangan kami, Disney lah yang memiliki kekuatan finansial, konten yang hebat, dan dukungan manajemen untuk menghadirkan tantangan terbesar bagi Netflix. CEO Disney, Bob Iger telah menjadikan layanan streaming video sebagai bagian inti dari strategi pertumbuhannya.

Saat ini dia sedang sibuk merestrukturisasi kompensasi eksekutif perusahaan, dan bersedia mengorbankan pertumbuhan dengan mendongkrak pengeluaran untuk layanan baru, yang menurutnya akan sarat dengan merek-merek berkualitas Disney, seperti "Avatar" dan "Zootopia."

Akan sangat naif jika menganggap enteng ancaman Disney: perusahaan hiburan terbesar di dunia ini telah menjadi pemenang jangka panjang dalam bisnis media dan memiliki banyak aliran pendapatan untuk membantunya bertahan hidup saat menghadapi pertarungan dengan Netflix. Disney akan segera menyelesaikan pembelian aset hiburan 21st Century Fox (NASDAQ:FOX) senilai $ 71 miliar, yang rencananya akan dikemas dalam layanan online.

Dengan ramainya pasar streaming online dan persaingan yang kian memanas, menurut kami tantangan besar berikutnya bagi Netflix adalah mengelola pembakaran uangnya, yang telah menjadi sumber keprihatinan utama bagi banyak analis.

Pada tahun 2018, Netflix menghabiskan $12,04 miliar untuk pengembangan konten, tetapi biaya pengembangan tinggi ini menghasilkan arus kas negatif sebesar $2,68 miliar. Tahun fiskal ini, perusahaan kemungkinan akan menunjukkan $3 miliar dalam bentuk uang tunai, yang selanjutnya tingkat utangnya.

Selama perusahaan meningkatkan jumlah pelanggannya, sedikit alasan bagi investor untuk khawatir tentang pengeluaran perusahaan yang tinggi, tetapi peningkatan pembakaran uang akan menjadi satu masalah yang bisa melukai sahamnya jika pertumbuhan pelanggan justru melambat.

Kesimpulan

Netflix adalah perusahaan yang hebat dan sahamnya telah menjadi taruhan besar bagi investor yang mencari pertumbuhan tinggi. Dengan basis pelanggannya yang besar, strategi konten yang sukses dan teknologi yang unggul, sulit untuk tidak menyukai saham Netflix. Namun, kami pikir penting untuk menyoroti risiko besar yang akan dihadapi perusahaan ini pada 2019, sehingga investor tidak terkejut jika perjalanan menjadi sedikit bergelombang.

Persaingan Memanas, Kekuatan Rally Netflix 2019 Berisiko Digulingkan
 
Persaingan Memanas, Kekuatan Rally Netflix 2019 Berisiko Digulingkan

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email