Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Penerbitan Obligasi Uni Eropa Naik Dua Kali Lipat Karena Permintaan Tinggi; Treasuries A.S. Terpengaruh Oleh Fed Yang Hawkish

Oleh Investing.com (Darrell Delamaide/Investing.com)Obligasi23/06/2021 09:34
id.investing.com/analysis/penerbitan-obligasi-uni-eropa-naik-dua-kali-lipat-karena-permintaan-tinggi-treasuries-as-terpengaruh-oleh-fed-yang-hawkish-200230764
Penerbitan Obligasi Uni Eropa Naik Dua Kali Lipat Karena Permintaan Tinggi; Treasuries A.S. Terpengaruh Oleh Fed Yang Hawkish
Oleh Investing.com (Darrell Delamaide/Investing.com)   |  23/06/2021 09:34
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Tidak diragukan lagi bahwa investor sangat menyukai obligasi dari Uni Eropa karena mereka memesan €142 miliar obligasi pertama dalam program pemulihan pandemi, mendorong bank yang mengelola kesepakatan untuk menggandakan penerbitan obligasi menjadi €20 miliar dan menekan imbal hasil menjadi 0,086%, sementara yang semula diinginkan adalah 0,1%.

UE akan mem-follow up dua syndicated issues lagi pada musim panas ini karena berencana untuk meningkatkan obligasi sebesar €80 miliar lebih banyak tahun ini. Total (PA:TOTF) program membutuhkan €800 miliar penerbitan obligasi hingga tahun 2026.

Penerbitan perdana dirusak oleh keributan atas pelarangan beberapa bank besar dunia karena terlibat dalam skandal kecurangan pasar. Jadi investor harus menemukan bank yang belum pernah terlibat kecurangan.

Komisi Eropa melarang Deutsche Bank (DE:DBKGn), Crédit Agricole (PA:CRAP), JPMorgan (NYSE:JPM), Citigroup (NYSE:C), Barclays (LON:BARC), UniCredit (MI:CRDI), Bank of America (NYSE:BAC), Nomura (T:8604), NatWest (LON:NWG), dan Natixis (PA:CNAT). Delapan yang pertama telah diizinkan kembali setelah berjanji untuk berperilaku baik dan menunjukkan bukti bahwa mereka telah melakukan upaya perbaikan setelah mereka tertangkap.

Para kritikus dengan cepat mencap tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya sebagai proteksionisme (kemudian dimodifikasi dengan kata "kekanak-kanakan"). Lima dari 10 bank tersebut adalah bank Amerika atau Inggris.

Larangan sementara membuat syndicated issues sebagian besar berada di tangan manajer lapis kedua—BNP Paribas (PA:BNPP), Germany's DZ Bank, HSBC (LON:HSBA), Intesa Sanpaolo SpA (MI:ISP), Morgan Stanley (NYSE:MS), Danske Bank (CSE:DANSKE), and Santander (MC:SAN).  Mengingat permintaan investor, tampaknya kejadian ini bukan masalah bagi investor; jadi kenapa menyia-nyiakan kesempatan dan mengatakan yang tidak-tidak?

Setelah “Dikejutkan” Oleh Fed, Kurva Imbal Hasil Menjadi Rata

Sementara itu, pasar Treasury AS mendapat kejutan ketika Federal Reserve secara tak terduga mengubah konsensusnya tentang kapan akan mulai menaikkan suku bunga. Tiga belas dari 18 pembuat kebijakan di Komite Pasar Terbuka Federal merencanakan untuk menaikkan suku bunga pada akhir 2023, dan tujuh pembuat kebijakan merencanakan untuk menaikkannya pada 2022. Bank sentral telah mempertahankan suku bunga selama berbulan-bulan, bank tidak akan menaikkannya sebelum 2024.

Imbal hasil pada obligasi tolok ukur Treasury 10 tahun melonjak pada berita Rabu lalu, menjadi hampir 1,6% sebelum surut untuk diperdagangkan di bawah 1,5% pada hari Senin

UST 30Y 60 Minute Chart
UST 30Y 60 Minute Chart

Imbal hasil obligasi 30 tahun, turun menjadi hampir 2,01% pada hari Jumat. Sebelum pengumuman imbal hasil obligasi 30 tahun lebih dari 2,2%, kemudian pulih menjadi sekitar 2,11% pada hari Senin. Obligasi lima tahun menunjukkan peningkatan hasil terbesar, melonjak ke hampir 0,96% sebelum kembali turun ke sekitar 0,88%, dibandingkan dengan sekitar 0,78% sebelum pengumuman.

Meratanya kurva imbal hasil terjadi karena proyeksi pembuat kebijakan menunjukkan inflasi mereda setelah apa yang dikatakan para pejabat akan menjadi peningkatan sementara.

Seberapa akurat perkiraan ini? Tentunya tidak pasti. Setelah anggota FOMC terus meningkatkan perkiraan inflasi triwulanan mereka serta pertumbuhan inflasi sejak kedatangan vaksin menandai kebangkitan ekonomi, dan mereka terus merubah jadwal mereka untuk kenaikan suku bunga.

Pembuat kebijakan Fed menjaga pembelian obligasi mereka tetap stabil pada $80 miliar Treasuries dan $40 miliar sekuritas hipotek per bulan, tetapi Ketua Fed Jerome Powell mengatakan FOMC akan membahas bagaimana dan kapan menguranginya pada "pertemuan mendatang."


Penerbitan Obligasi Uni Eropa Naik Dua Kali Lipat Karena Permintaan Tinggi; Treasuries A.S. Terpengaruh Oleh Fed Yang Hawkish
 

Artikel Terkait

Penerbitan Obligasi Uni Eropa Naik Dua Kali Lipat Karena Permintaan Tinggi; Treasuries A.S. Terpengaruh Oleh Fed Yang Hawkish

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email