Breaking News
0

Pelajari 3 Strategi ini Jika Anda Ingin Trading Saham

id.investing.com/analysis/pelajari-3-strategi-ini-jika-anda-ingin-trading-saham-200205842
Pelajari 3 Strategi ini Jika Anda Ingin Trading Saham
Oleh Ellen May Institute   |  14/09/2018 16:28
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Ada banyak strategi beli dan jual saham, ada yang tahunan, ada yang bulanan, ada pula yang beli dan jual dalam hitungan beberapa jam dan beberapa menit saja. Ada yang berpeluang memberikan keuntungan hanya belasan persen namun dalam waktu singkat. Ada yang
berpeluang memberi profit puluhan dan ratusan persen dan butuh waktu hingga beberapa bulan bahkan hingga 1 tahun. Ada yang asyik, ada yang butuh kesabaran. Jadi harus pilih yang mana?

Yuk kita belajar tentang strategi beli dan jual saham khususnya strategi Trading saham.

Ada 3 macam type trading yang akan kita pelajari hari ini.
1. Scalping / intraday trade
2. Swing trading
3. Super Trader
Apa perbedaan di antara ketiganya? Bagaimana memanfaatkan ketiganya? Simak
strateginya berikut ini sampai tuntas!

Scalping / intraday trade

Scalping, swing trading dan super trader adalah strategi trading di pasar saham, namun perbedaan dari semua strategi di atas adalah jangka waktu dan profit yang didapatkan.

Scalping adalah strategi trading di mana trader mengambil keuntungan yang kecil secara berkala dengan cara membeli dan menjual sahamnya dalam satu hari. Dengan cara ini, trader bisa saja mendapatkan profit kecil pada saat pergerakan terjadi. Biasanya scalping
atau yang biasa dikenal dengan cara one day trade ini dapat memberikan profit rata-rata belasan % dalam 1 hari di saham, dan angka itu sudah termasuk spektakuleer.

Scalping membutuhkan kecepatan dan mental yang berani untuk menghadapi volatilitas market. Namanya juga trader harian, strategi scalping membuat Anda harus menjaga dan memantau pergerakan saham di running trade saat live market.

Strategi scalping / intraday trade ini pada umumnya digunakan oleh trader Forex. Mengapa? Karena dalam jangka pendek, seorang trader forex bisa melakukan beli jual dan mendapat keuntungan berlipat. Hal ini terjadi karena pasar forex lebih volatile, dan juga menggunakan
leverage / daya ungkit yang cukup besar.

Adanya leverage ini, memungkinkan trader untuk untung besar dengan modal kecil. Namun jangan lupa bahwa dengan leverage ini, trader bisa rugi besar pula dalam waktu singkat, bahkan habis semua uangnya karena margin call.

Scalping memberikan sensasi fun luar biasa ketika untung. Bagaimana tidak…Anda bisa melihat uang Anda bertambah detik demi detik. Dan juga berkurang detik demi detik, sehigga emosi Anda akan naik turun dalam detik demi detik juga.

Ketika melakukan scalping ini, mau tak mau , Anda harus pantau layar. Anda harus lihat pergerakan terus.

Plus dan minus strategi ini apa?

Plus nya, ketika untung, dalam waktu singkat. Ya… fun.. senang.. asik… itu yang Anda peroleh.

Minusnya… menurut saya, lebih besar dan berisiko.

Yang pertama, dengan terus memantau Anda akan sangat mudah sekali terjebak dalam kondisi fear and greed, dan addictive. Kondisi ini akan sangat destruktif sekali, karena membuat trader menjadi tidak objektif dalam mengambil keputusan. Biasanya, trader seperti ini agak sulit untuk konsisten dalam jangka menengah / jangka panjang.

Perlu Anda ketahui, semakin sering Anda trading, komisi transaksi akan menjadi tantangan untuk Anda.

Kok bisa?

Saya sudah menjumpai banyak sekali scalper yang sepertinya untung luar biasa pada 1 hari.

Namun di kemudian hari, ia rugi besar. Dan kalau dilihat hasilnya selama 6 bulan sampai 1 tahun bagaimana?

Ternyata malah komisi yang dibayarkan ke broker jadi lebih besar dari keuntungannya.

Contohnya seperti ini :

ellen-may
ellen-may

Seorang scalper juga rawan sekali menjadi addictive, karena sangat rentan dipengaruhi emosi. sehingga sepanjang hari yang dipikirin cuma transaksinya saja, apalagi trading Forex.

Jadi… kalau Anda mau trading for living, jangan living for trading.

Jangan sampai kehidupan dan waktu Anda terkuras habis… emosi dan tenaga terkuras habis… sementara setelah Anda lihat dalam jangka 6 bulan sampai 1 tahun hasilnya minim, dan malah gedean fee brokernya.

SWING TRADING

Lalu bagaimana dengan swing trading? Swing trading adalah trading dengan memanfaatkan siklus naik turunnya harga saham dalam hitungan beberapa hari.

Dibandingkan scalping, strategi ini sedikit lebih santai. Tidak harus nungguin layar monitor berjam-jam.

Profit yang didapat oleh swing trader berkisar 5-20% dalam beberapa hari. Angka ini (20%) juga termasuk besar. Terutama jika didapat dari saham-saham yang cukup volatile.

Dalam straetgi swing trading, trader sangat mengandalkan formasi candle jangka pendek.

Sama halnya seorang scalper, seorang swing trader juga perlu menyediakan level stop loss / proteksi.

Apa kelebihan strategi ini? Fun. Ya strategi ini masih memberikan sensasi fun dalam jangka pendek, namun tidak sebombastis strategi scalping.

Strategi ini seringkali juga masih menghipnotis trader untuk jadi addictive, namun efek psikologisnya tidak sebesar scalper.

Jadi, kalau dinilai secara risiko, strategi ini lebih minim risiko dibandingkan scalping.

Strategi ini lebih cocok untuk diterapkan di saham daripada di Forex.

Kekurangannya ? yah… sekali lagi… yang namanya trading, buat bisnis, bukan sekedar buat senang-senang. Faktor fun, fear, and greed masih jadi tantangan buat para swing trader ini.

Selain itu, untuk strategi swing trading (apalagi scalping), level risk to reward ratio (raasio pembatasan risiko dibandingkan rasio keuntungan), tidak sepadan. Seringkali kalau angka proteksi kita buat kecil, cepat tersentuh dan harga mental lagi.

Tapi kalau dibesarkan level proteksinya, supaya tidak mudah tersentuh, maka perbandingannya risiko akan lebih besar dibanding keuntungan.

Demikian pula halnya swing trader… seperti scalper… masih rawan dengan biaya komisi yang berulang, sehingga bisa menjadi lebih besar / terakumulasi.

Coba Anda perhatikan data berikut ini :

ellen-may
ellen-may

Ini adalah contoh transaksi swing trading /scalpinh dengan uang Rp 10 juta, dalam 21 transaksi. Swing Trader ini berhasil 12 kali untung dan 9 kali rugi dalam tradingnya. Dari hal ini kita bisa menghitung win ratenya sebesar 57,14%, bahkan ketika dihitung dalam 21 transaksi ini sebenarnya bisa mendapatkan profit sebesar 750.000 rupiah. Namun, akibat terlalu sering melakukan transaksi. Fee transaksi ini dihitung dengan 0.5%.

Lalu bagaimana hasil terakhirnya? Ketika modal 10 juta rupiah, ditambahkan profit 750.000 lalu dikurangi dengan fee transaksi 1.057.750, maka ia malah mengalami kerugian sebesar 303.750. Inilah faktanya, jika trader terlalu sering trading yang mengincar profit kecil tanpa memperhitungkan fee transaksi.

Kalau begitu bagaimana caranya supaya trading untung besar , komisi kecil, dan tetap bisa menikmati hidup? Dan bagaimana caranya supaya meskipun kita sering stop loss tapi tetap untung?

Ayo kita belajar strategi yang berikutnya.

SUPER TRADER™

Jika Anda ingin dapat uang dengan cara yang lebih santai, strategi Super Trader ™ lah jawabannya.

Strategi ini tidak terlalu banyak aktivitas beli dan jual.

Bisa jadi, dalam sebulan cuma ada 1 atau 2 rekomendasi saja untuk beli saham.

Meski demikian, sekali beli, jika saham tersebut belum mengenai level proteksi, kita bisa hold dalam waktu beberapa bulan.

Berapa keuntungan yang didapatkan? Keuntungannya bervariasi, berkisar puluhan % sampai bisa lebih dari 100%.

Strategi ini memanfaatkan siklus jangka menengah (beberapa heran).

Oleh karena itu, tidak heran jika kita buy and hold dalam beberapa bulan, sampai trend naik patah.

Strategi ini memungkinkan Anda untuk tetap tetap bisa beraktivitas, belajar dan bekerja sambil melihat pertumbuhan profit dair saham Anda.

Karena sederhana, strategi ini cocok untuk semua orang baik pemula atupun professional.

Memang tidak seheboh swing trade atau scalping.

Tapi… bukankah memang itu yang kita cari? Rasa tenang dan tidak heboh karena naik turunnya harga saham.

Selain itu, perlu Anda ketahui, jika Anda trading santai seperti ini dan tidak terlalu sering membuat fee transaksi tidaklah terlalu besar. Range kisaran fee transaksi beli dan jual saham 0.3-0.7%. Bayangkan jika Anda menjadi seorang day trader, yang hanya mengincar profit 1-3% an namun untuk melakukan transaksi beli dan jual saham, Anda harus menanggung fee sampai 0.7% baik ketika Anda jual untung maupun jual rugi.

Strategi super trader ™ memampukan banyak orang, dari segala kalangan, tua muda, pelajar/pekerja bahkan pensiunan bisa trading santai dan mendapatkan keuntungan yang besar serta risiko yang relatif kecil. Sungguh ini adalah kondisi yang diharapkan banyak orang bukan? Anda bahkan bisa tetap sekolah/kuliah, bekerja di perusahaan, mengembangkan bisnis start up Anda atau meneruskan usaha orang tua, menikmati masa tua bersama dengan orang yang dikasihi dan mengubahkan standart hidup Anda!

We make money, we change lives better!

Salam profit!

Pelajari 3 Strategi ini Jika Anda Ingin Trading Saham
 

Artikel Terkait

Pelajari 3 Strategi ini Jika Anda Ingin Trading Saham

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
Komentar
MUHAMMAD SAFA
MUHAMMAD SAFA 20/09/2018 6:36
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
terima kasih atas pencerahannya.sangat real ulasan tsb.  adakah indicator/robot trading yg bisa nge lock sa at posisi salah dan open setelah posisi benar ???
Balas
0 0
The Big Athur Sihotang
The Big Athur Sihotang 17/09/2018 9:10
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
super trader Tak pake cutloss?
Balas
0 0
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email