Breaking News
Ambil Diskon 40% 0
Baru! 💥 Dapatkan ProPicks untuk tahu strategi yang mengungguli S&P 500 hingga 1,183%+ Klaim diskon HINGGA 40%

Pasar Menunggu Pilpres 2024, Bagaimana Pergerakan IHSG Pekan Ini?

id.investing.com/analysis/pasar-menunggu-pilpres-2024-bagaimana-pergerakan-ihsg-pekan-ini-200244079
Pasar Menunggu Pilpres 2024, Bagaimana Pergerakan IHSG Pekan Ini?
Oleh Stefanus Mulyadi Handoko   |  12/02/2024 07:15
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
 
JKSE
-0,52%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Bursa Wall Street ditutup bervariasi di akhir pekan, dengan indeks S&P 500 ditutup di atas level 5.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah, sedangkan Dow Jones tergelincir. Sementara indeks Nasdaq sempat diperdagangkan di atas level 16.000, dengan dorongan dari saham-saham megacaps dan chip, karena investor bertaruh pada teknologi kecerdasan buatan dan mengamati data pendapatan yang kuat. Harga saham Nvidia naik +3,6% dan mencapai rekor tertinggi setelah Reuters melaporkan Nvidia sedang membangun unit bisnis baru yang berfokus pada perancangan chip khusus untuk perusahaan komputasi “cloud” dan lainnya, termasuk prosesor kecerdasan buatan (AI) yang canggih. Pendapatan positif dan dorongan dari optimisme AI telah membantu S&P 500 mencatat 10 rekor tertinggi intraday sepanjang tahun ini. Dow Jones ditutup turun 54,64 poin (-0,14%) ke level 38.671,69, sedangkan S&P 500 menguat 28,70 poin (+0,57%) menjadi 5.026,61 dan Nasdaq naik 196,95 poin (+1,25%) ke posisi 15.990,66. Dalam sepekan, ketiga indeks saham utama AS bervariasi dengan Dow Jones turun tipis -0,14%, sedangkan S&P 500 menguat +1,37% dan Nasdaq melonjak +2,31%.

Sementara dari dalam negeri, IHSG ditutup turun 12,256 poin (-0,17%) ke level 7.235,152 di hari rabu sebelum libur Isra Mi’raj dan cuti bersama tahun baru Imlek. Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 1,29 triliun di pasar regular pada hari rabu, dan nilai tukar rupiah ditutup dikisaran level Rp. 15.611/USD pada akhir pekan. Dalam sepekan IHSG melemah tipis sebesar -0,05% di tiga hari perdagangan pada minggu lalu. Namun demikian investor asing masih membukukan net buy senilai Rp. 2,425 triliun di pasar reguler selama seminggu.

Pasar saham Indonesia bergerak mixed dalam fase konsolidasi di rentang yang lebih terbatas, karena investor cenderung wait and see di tengah hari bursa yang lebih singkat, jelang pemilu 2024 yang tinggal menghitung hari. Selama sepekan, pergerakan IHSG dipengaruhi oleh nada hawkish dari Federal Reserve yang belum akan memangkas suku bunganya dalam waktu dekat. Selain itu, rilis pertumbuhan PDB Indonesia tahun 2023 yang tumbuh 5,05% year on year, di atas ekspektasi pasar sebesar 5%, serta rilis kinerja emiten-emiten perbankan yang membaik turut mewarnai pergerakan IHSG sepanjang pekan lalu.

Secara teknikal, IHSG terlihat masih berada dalam fase konsolidasi jangka pendek dengan bergerak dalam rentang yang sangat terbatas dikisaran area support terdekat 7.180 dan resistance 7.281. Apabila gagal bertahan di 7.180, maka IHSG akan bergerak melemah menguji support psikologis 7.100. Sebaliknya jika mampu breakout dan melewati resistance 7.281, maka akan membuka potensi IHSG kembali bergerak naik menuju level all time high di 7.403. Indikator teknikal MACD yang berpeluang golden cross, mengindikasikan IHSG mulai bergerak dalam momentum positif.

Grafik TradingView
Grafik TradingView

Untuk minggu ini pelaku pasar akan mencermati rilis data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) bulan Januari pada hari selasa dan hasil Pilpres pada hari rabu. Sedangkan pada hari kamis akan dirilis data ekspor-impor dan neraca perdagangan Indonesia yang diperkirakan akan kembali membukukan surplus perdagangan. Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari investor di pekan ini antara lain adalah :

  • Selasa 13 Februari 2024 : Rilis data pekerjaan Inggris, Rilis data inflasi AS
  • Rabu 14 Februari 2024 : Rilis data inflasi Inggris, Rilis data GDP zona eropa
  • Kamis 15 Februari 2024 : Rilis data GDP Jepang, Rilis data GDP Inggris, Rilis data penjualan ritel AS
  • Jum’at 16 Februari 2024 : Rilis data penjualan ritel dan inflasi produsen (PPI) AS

Sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Pergerakan IHSG pekan ini diperkirakan akan cenderung sideways di awal pekan karena pasar menunggu hasil pilpres. IHSG berpeluang bergerak signifikan setelah hasil pilpres diketahui. Di sisi lain, sentimen pasar juga akan dipengaruhi oleh rilis data inflasi AS di akhir pekan. IHSG diproyeksikan akan keluar dari fase konsolidasi jangka pendeknya setelah hasil pilpres diketahui pada hari kamis. Apabila pilpres berlangsung aman dan hasilnya sesuai harapan pasar, maka ada potensi IHSG akan mencetak rekor harga baru.

Tetap disarankan untuk safe trading dan selalu kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki fundamental bagus dan dan kinerja keuangan yang kuat, serta prospek yang cerah kedepan. Atur strategi pembelian dan money manajemennya dengan baik.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Pasar Menunggu Pilpres 2024, Bagaimana Pergerakan IHSG Pekan Ini?
 

Artikel Terkait

Stefanus Mulyadi Handoko
TOWR Temporary Rebound? Oleh Stefanus Mulyadi Handoko - 28/02/2024

TOWR telah breakout dan bertahan di atas level 925, sehingga apabila melanjutkan penguatannya berpeluang rally naik menuju target pola double bottom di level 985. Indikator...

Pasar Menunggu Pilpres 2024, Bagaimana Pergerakan IHSG Pekan Ini?

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar

Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email