Breaking News
0

Munculnya Sang “Sleeping Giant” di Saham MBSS

Oleh Fransiskus WigunaPasar Saham09/10/2018 08:44
id.investing.com/analysis/munculnya-sang-sleeping-giant-di-saham-mbss-200206875
Munculnya Sang “Sleeping Giant” di Saham MBSS
Oleh Fransiskus Wiguna   |  09/10/2018 08:44
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

creative-trader
creative-trader

Dalam setiap seminar pengenalan pasar modal salah satu tokoh yang paling sering menjadi pembicara adalah Bapak Lo Kheng Hong (kemudian disebut LKH). Hal tersebut memang beralasan melihat trading record beliau yang luar biasa, dimana salah satunya pada tahun 2005 ketika beliau membeli saham MBAI dengan harga 250 per lembar saham dan Ia jual pada harga 31.500 per lembar saham, dari saham MBAI beliau untung 12.500% :D. Kasus lebih baru pada 2015 LKH dikabarkan terus mengakumulasi INDY pada saat harganya terus turun hingga mencapai level 110 perlembar saham, kini kita tau INDY haraganya sudah naik dan berada di level 2.800an.

Pada tahun 2016 (jika saya tidak salah) Saya pernah menghadiri salah satu acara seminar dasar investasi saham yang menghadirkan beliau sebagai pembicara utama. Ada hal menarik dari seminar itu, yaitu peserta yang hadir mayoritas adalah orang-orang yang memang sudah terjun kepasar modal, bukan orang-orang yang mau belajar tentang bagaimana berinvestasi saham :D. Singkat cerita saya bertanya pada salah satu peserta “Pak, Bapak sudah tau saham, sudah terjun jual beli saham juga, lantas kenapa ikut acara dasar investasi saham seperti ini?”. Dengan senyuman bahagia Bapak itu menjawab “Saya kesini Cuma mau tau pak LKH sedang pegang saham apa ?”. Tak ayal kini setiap saham yang diisukan sedang diakumulasi oleh beliau harganya selalu bergerak volatile dan cenderung naik. Dalam setahun terakhir berhembus kabar beliau mengakumulasi saham MBSS dan GJTL, namun kabar tersebut hanyut begitu saja karena tidak ada nama LKH di data pemegang saham MBSS maupun GJTL.

AKHIRNYA NAMA ITU MUNCUL JUGA

Seperti biasa rutinitas harian saya terutama pada malam hari adalah melihat data kepemilikan saham yang dirilis oleh KSEI. Ada yang menarik dari data laporan untuk tanggal 5 Oktober yaitu ada muncul nama Lo Kheng Hong di salah satu saham, saham tersebut adalah MBSS. Data bisa dilihat pada screenshot dibawah :

creative-trader
creative-trader

Ya, akhirnya kabar yang dalam 2 tahun terakhir beredar pasar akhirnya terkonfirmasi juga. Nama Beliau tercatat dalam kepemilkan saham MBSS sebanyak 87.552.600 lembar saham atau setara 5% dari jumlah saham beredar perusahaan. Nama Beliau baru tercatat bukan karena beliau baru membeli saham MBSS pada 5 Oktober 2018, tetapi karena kepemilikannya sudah mencapai 5% dan menurut aturan kepemilikan 5% keatas harus dicatat dan diinformasikan kepada public.

BERAPA ‘PERKIRAAN’ AVERAGE HARGA LKH

Saham MBSS mulai diisukan diakumulasi LKH berhembus sejak tahun 2016, oleh karena itu kami menarik periode dari 2016 hingga penutupan 4 Oktober 2015 (Sesuai data KSEI). Selain itu kami melakukan perhitungan simulasi sederhana untuk mencari harga rata-rata saham MBSS milik pak LKH yang didasari dari broker summary dibawah ini.

creative-trader
creative-trader

Asumsi lain yang telah disepakati pasar yaitu bahwa LKH sering menggunakan broker KS. Saham MBSS mulai diisukan diakumulasi LKH berhembus sejak tahun 2016, oleh karena itu kami menarik periode dari 2016 hingga penutupan 4 Oktober 2015 (Sesuai data KSEI). Tercatat broker KS mencatatkan pembelian bersih 646.360 lot atau 64.635.000 lembar saham MBSS dengan harga average 510. Jika melihat data pada tanggal 4 Oktober 2018 maka masih tersisa kurang lebih 200.000 lot lagi yang kemungkinan diakumulasi dari broker lain dengan asumsi average 600 (karena harga average broker lain di broker summary diatas 600). Dari data-data tersebut kami mendapatkan estimasi average LKH di MBSS adalah sebagai berikut :

creative-trader
creative-trader

BELI ATAU TIDAK SAHAM MBSS ???

Berdasarkan perhitungan sederhana ini kita dapat melihat bahwa average harga LKH di saham MBSS adalah 533,56 per lembar saham. Berdasarkan data yang sudah kami sampaikan diatas pasti satu pertanyaan yang terbesit di pikiran Bapak/Ibu yang membaca artikel ini adalah “Jadi apakah kita sudah boleh beli saham MBSS ??”

Dalam ilmu bandarmologi dikenal dengan istilah “FOLLOW THE GIANT STRATEGY”, dan LKH ini kami akui sebagai salah satu GIANT dengan dana jumbo. So dengan mengetahui harga average 533 yang masih dekat dengan harga pasar saat ini 610 cukup menarik. “Oke jadi layak beli dong ?” tunggu dulu hehe, Sebelum Bapak/Ibu memutuskan ada beberapa pertimbangan yang sebaiknya disimak diantaranya :

  1. Ketika LKH membeli saham maka beliau sudah siap untuk memegang saham ini 5 tahun bahkan 10 tahun. Apakah anda siap ?
  2. Ketika LKH mulai membeli saham MBSS beliau sudah kenal dan yakin terhadap bisnis nya. Apakah anda sudah ?

So, jawaban dari pertanyaan beli atau tidak mungkin bisa kita pikirkan sendiri dengan beberapa pertimbangan seperti profil risiko, tujuan investasi, dan tambahan 2 pertimbangan diatas atau pertimbangan lainnya yang tidak tertulis di artikel ini.

Semoga Bermanfaat…

Munculnya Sang “Sleeping Giant” di Saham MBSS
 

Artikel Terkait

Munculnya Sang “Sleeping Giant” di Saham MBSS

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
Komentar
Okky Herfian
Okky Herfian 11/10/2018 13:19
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
itu memang bisa dilihat data kepemilikan saham punya LKH? setelah saya cari2 hanya ada kode saja. bisa lebih detail?
Balas
0 0
Fransiskus Wiguna
Fransiskus Wiguna 11/10/2018 13:19
Tanggapan penulis
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
Data kepemilikan saham diatas 5% dapat dilihat dari data KSEI yang dirilis setiap sore.
Balas
0 0
Okky Herfian
Okky Herfian 11/10/2018 13:19
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
okey coba saya lihat ya. terima kasih info nya
Balas
0 0
Okky Herfian
Okky Herfian 11/10/2018 13:19
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
itu memang bisa dilihat data kepemilikan saham punya LKH? setelah saya cari2 hanya ada kode saja. bisa lebih detail?
Balas
0 0
Steve Heryanto
Steve Heryanto 09/10/2018 12:17
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
bagaimana bs melihat info data kepemilikan saham yg di keluarkan oleh KSEI? posisi sy msh ijo kencur dlm trading saham, hny sering dgr dr free seminar ttg trading.thanks 4 info
Balas
0 0
Fransiskus Wiguna
Fransiskus Wiguna 09/10/2018 12:17
Tanggapan penulis
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
Halo Pak, untuk data kepemilikan bisa dilihat di website IDX dan silakan di cari data kepemilkan saham harian.
Balas
0 0
Steve Heryanto
Steve Heryanto 09/10/2018 12:17
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
bagaimana bs melihat info data kepemilikan saham yg di keluarkan oleh KSEI? posisi sy msh ijo kencur dlm trading saham, hny sering dgr dr free seminar ttg trading.thanks 4 info
Balas
0 0
Jack Queen
Jack Queen 09/10/2018 12:03
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
skg lg Trending hunting Saham Ipo, beli byk trus lgs jwal ktka hrg sdh 1K lebih
Balas
0 0
Fransiskus Wiguna
Fransiskus Wiguna 09/10/2018 12:03
Tanggapan penulis
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
Halo Pak, benar, tapi banyak juga saham IPO yang berakhir di harga 100. hehe
Balas
0 0
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email