Breaking News
0

Minyak: Duel Lain OPEC-Partners vs Pengeboran AS Pascapemotongan?

Oleh Investing.com (Barani Krishnan/Investing.com)Komoditas11/12/2018 09:30
id.investing.com/analysis/minyak-duel-lain-opec--partners-vs-pengeboran-as-pascapemotongan-200209221
Minyak: Duel Lain OPEC-Partners vs Pengeboran AS Pascapemotongan?
Oleh Investing.com (Barani Krishnan/Investing.com)   |  11/12/2018 09:30
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Arab Saudi mungkin telah menjawab 'gertakan' Amerika Serikat dengan pengumuman pemotongan produksi minyak, tetapi saat memadamkan satu api, Menteri Energi Saudi, Khalid al-Falih kini memulai hal baru yang lain: potensi untuk lebih banyak lagi pengeboran minyak AS jika harga naik.

Klausa "jika" adalah penting meskipun pasar ditutup pada hari Jumat lalu dan hanya menggengam 2 persen dari keuntungan sebenarnya 5 persen yang dibuat pada siang hari di tengah berita bahwa Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang dipimpin Saudi serta para mitranya termasuk Rusia akan memangkas total 1,2 juta barel per hari pasokan minyak mentah selama enam bulan ke depan.

Pada hari Senin, rally terlihat telah menyentuh level tertinggi. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun sekitar $52 per barel di awal perdagangan sesi Asia kemarin, versus level terendah 13 bulan pada $49,41 yang disentuh pada akhir November. Sementara patokan global Brent meningkat dan melayang di $62 per barel, berjuang untuk mendapatkan pijakan di atas 0,5 persen.

WTI 1-Year Chart
WTI 1-Year Chart

Akankah Pemotongan OPEC & Partners Cukup?

Dominick Chirichella - seorang pengamat veteran OPEC selama hampir 40 tahun - mengatakan antisipasi pemotongan produksi itu sudah diketahui, "diskusi sekarang bergerak ke ... apakah angka itu cukup, akankah semua anggota mematuhi perjanjian, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk persediaan global kembali pada tingkat rata-rata lima tahun dan apa implikasinya terhadap harga?

”Direktur Risiko dan Perdagangan pada Energy Management Institute di New York menggambarkan semua ini sebagai "pertanyaan sangat khusus yang akan ditanyakan dan dijawab berkali-kali selama beberapa bulan mendatang karena periode yang diproyeksikan mengarah pada periode aktual/historis." Para analis mengatakan Pemotongan produksi akan berlangsung selama periode yang diproyeksikan membuat permintaan energi menjadi berkurang dipengaruhi perlambatan ekonomi yang diperkirakan terjadi di China dan pusat-pusat utama dunia lainnya.

Perhatian khusus ke pasar minggu ini akan tertuju ke Short Term Energy Outlook (STEO) Badan Energi AS yang dijadwalkan pada hari Selasa. Dirilis setiap kuartal, laporan ini diikuti oleh pasar dan diharapkan akan mengumpulkan lebih banyak perhatian saat ini mengingat implikasi dari pemotongan produksi OPEC, serta Kanada - pemasok minyak mentah terbesar ke AS - mengurangi 9 persen pasokannya sendiri karena harga minyak yang turun.

Chirichella mengatakan, ia setuju dengan banyak analis bahwa jika pasokan gagal memenuhi permintaan pada akhir kuartal pertama 2019, persediaan global dapat bergerak ke pola destocking yang stabil. Namun ia segera menambahkan bahwa ini adalah "berdasarkan profil permintaan global yang optimis".

Pengeboran Minyak AS "Bisa" Ciptakan Tsunami Baru Pasokan

Diambil dengan cara lain dan menggarisbawahi pesimisme pasar tentang dampak jangka panjang dari pemotongan yang diumumkan pada hari Jumat lalu: Saat mereka mungkin cukup untuk meletakkan pijakan di bawah pasar yang telah kehilangan 35 persen nilainya dalam dua bulan, OPEC dan rekan tidak mungkin cukup dalam untuk menampung tsunami pasokan yang mungkin disebabkan oleh pengeboran minyak AS untuk waktu enam hingga 12 bulan ke depan - terutama jika harga minyak mentah menjadi lebih baik.

John Kilduff - mitra hedge fund energi memagari Again Capital di New York - mengatakan: “Sangat mungkin pasar akan merasa lebih baik dengan pemotongan ini, meskipun seberapa jauh kondisi yang lebih baik tersebut masih dipertanyakan. Kami menambahkan 2 juta barel di AS selama satu tahun terakhir dengan kenaikan harga 30 persen. Jadi, secara logis, keuntungan harga 15 persen bisa mendatangkan satu juta barel lagi atau lebih, cukup untuk meniadakan pemotongan ini.”

Kilduff menambahkan: “Saya akan berspekulasi bahwa hampir setiap pembebanan minyak serpih di AS telah melindungi nilai yang cukup pada area $60 hingga $70 untuk membuat mereka tetap maju selama satu tahun ke depan. Dan efisiensi harga pengeboran minyak serpih menjadi lebih baik menurut wilayah tersebut, di mana di wilayah minyak Permian Anda dapat untung bahkan $40 per barel versus pertengahan hingga $50 yang Anda butuhkan di wilayah minyak Bakken. WTI berkubang di harga $55 hingga $60 selama enam bulan ke depan akan baik bagi kebanyakan pengeboran AS.”

Amerika Serikat sudah menjadi produsen minyak terbesar dunia dan menghasilkan 11,7 juta barel per hari - menurut data terakhir - dibandingkan dengan 11,1 juta barel per hari yang dipompa oleh Arab Saudi dan 11,4 juta bph oleh Rusia. Pekan lalu, sektor energi Amerika memperoleh perbedaan baru: Untuk pertama kalinya dalam 75 tahun, negara itu menjadi eksportir minyak bersih, mengirim lebih banyak minyak mentah dan produk gabungan yang diimpor.

Dalam perkembangan lain, Departemen Dalam Negeri AS mengumumkan pada akhir November bahwa formasi minyak serpih di bagian Delaware Basin di Texas dan Permian Basin di New Mexico mengandung sekitar 46,3 miliar barel minyak, 281 triliun kaki kubik gas alam, dan 20 miliar barel gas alam cair, berpotensi menjadikannya sebagai penghasil sumber daya minyak dan gas terbesar yang pernah ada.

Tanggapan Trump Mungkin Datang dengan Cara Lain

Secara politis, Presiden Donald Trump tidak pernah menyalahkan Saudi dan anggota OPEC lainnya terkait pemotongan produksi diumumkan pada hari Jumat, dibandingkan dengan badai yang ia lepaskan di Twitter sebelumnya, dan ia mengatakan kepada kelompok gabungan tersebut untuk menjaga agar minyaknya mengalir dengan bebas dan mungkin dengan harga yang lebih murah.

Selama berminggu-minggu, terdapat spekulasi yang mungkin dilakukan Saudi seperti yang ia sarankan karena Trump telah melindungi Riyadh dari ancaman sanksi AS setelah pembunuhan wartawan kelahiran Arab Saudi Jamal Khashoggi yang diyakini CIA dibunuh atas dugaan desakan Pangeran Mahkota (JK:MGRO) Saudi, Mohammed bin Salman.

Namun, Presiden dapat melakukan lebih banyak kerusakan jangka panjang untuk kepentingan produsen minyak non-AS dengan tindakan lain minggu terakhirnya. Tepat pada saat pertemuan OPEC berlangsung pada hari Kamis, Trump membuka pengeboran dengan luas sembilan juta acre di wilayah AS Barat. Ini adalah tanah yang disebut mengandung beberapa endapan minyak terkaya tetapi terus dibatasi bagi para pengebor minyak sampai sekarang karena merupakan tempat perlindungan satwa langka burung belibis.

Minyak: Duel Lain OPEC-Partners vs Pengeboran AS Pascapemotongan?
 
Minyak: Duel Lain OPEC-Partners vs Pengeboran AS Pascapemotongan?

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email