Breaking News
Ambil Diskon 40% 0
Baru! 💥 Dapatkan ProPicks untuk tahu strategi yang mengungguli S&P 500 hingga 1,183%+ Klaim diskon HINGGA 40%

Komoditas Sepekan: Cek Inflasi terhadap Minyak & Bull Emas di Paruh Kedua

Oleh Investing.com (Barani Krishnan)Komoditas26/06/2023 18:19
id.investing.com/analysis/komoditas-sepekan-cek-inflasi-terhadap-minyak--bull-emas-di-paruh-kedua-200241191
Komoditas Sepekan: Cek Inflasi terhadap Minyak & Bull Emas di Paruh Kedua
Oleh Investing.com (Barani Krishnan)   |  26/06/2023 18:19
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
 
XAU/USD
+1,89%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
Gold
+1,80%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
LCO
+1,89%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
CL
+1,98%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
DXY
-0,26%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
  • Inflasi lebih tinggi isyarat ekonomi sedang bekerja untuk minyak
  • Emas sebagai lindung nilai inflasi bertahan dalam lingkungan harga yang tinggi
  • Namun bank-bank sentral, dari Fed hingga BoE dan ECB, bersiap dengan alat kenaikan suku bunga
  • Summer Sale InvestingPro sedang berlangsung: Lihat diskon besar-besaran kami untuk paket berlangganan!

Minyak dan emas berada di persimpangan jalan lagi saat mendekatnya paruh pertama.

Inflasi tinggi dari yang diinginkan oleh otoritas AS hingga ke Eropa menyiratkan bahwa ekonomi di kedua sisi samudera Atlantik berjalan dengan baik untuk menjaga permintaan minyak tetap hidup. Inflasi yang lebih tinggi juga membuat lindung nilai dalam emas tetap hidup.

Namun, dengan bank-bank sentral dari Fed hingga BoE dan ECB mengincar lebih banyak kenaikan suku bunga, dolar AS, dan imbal hasil obligasi AS dapat mengalami lonjakan baru di tengah tahun, bisa menekan emas dan minyak.

Pada hari Jumat, investor akan mendapat informasi terbaru mengenai kemungkinan arah suku bunga di masa depan dengan dirilisnya data Indeks harga PCE bulan Mei, pengukur inflasi pilihan Federal Reserve.

Inflasi adalah Kata yang Tepat

Dalam 12 bulan hingga April, indeks harga PCE dan tingkat inti masih berada di atas target 2% Fed.

Angka-angka inflasi akan menjadi bahan pertimbangan bagi para investor seputar keputusan suku bunga The Fed berikutnya pada bulan Juli setelah bank sentral menghentikan pengetatan dalam rapat bulan Juni namun isyaratkan kenaikan lanjutan di masa mendatang. Sebelum itu, laporan consumer confidence terbaru akan dirilis pada hari Selasa setelah indeks mencapai level terendah dalam enam bulan di bulan Mei. Indeks bulan Juni diperkirakan akan naik.

Pada hari Jumat, zona euro akan merilis data inflasi awal untuk bulan Juni. Dan sementara tingkat inflasi utama diperkirakan akan moderat, inflasi yang mendasari diperkirakan akan naik, menggarisbawahi tantangan yang dihadapi ECB.

Presiden ECB Christine Lagarde menyampaikan nada yang lebih hawkish daripada yang diharapkan setelah rapat kebijakan terakhir bank, menegaskan bahwa suku bunga perlu dinaikkan lagi untuk menurunkan inflasi ke target 2% ECB dan bahwa ini "akan dipertahankan pada level tersebut selama diperlukan."

Trader kini memperkirakan kenaikan suku bunga ECB di bulan Juli dan memperkirakan kenaikan lagi di bulan Oktober.

Pada hari Rabu, para investor akan mendapat kesempatan untuk mendengar pandangan dari Lagarde, bersama dengan Ketua Fed Jerome Powell dan para kepala bank sentral global lainnya, dalam sebuah diskusi panel di forum tahunan ECB di Sintra, Portugal. Inflasi kemungkinan besar akan menjadi topik utama dalam diskusi tersebut.

Tahun ini dimulai dengan ledakan optimisme atas pemulihan pasca COVID di China, ketahanan yang lebih besar dalam ekonomi global, dan kelegaan bahwa inflasi bisa mencapai puncaknya. Sejak itu, krisis perbankan AS, runtuhnya Credit Suisse, dan perjuangan untuk mengendalikan inflasi telah membuat enam bulan terakhir terasa seperti waktu yang lama di pasar.

Semua ini telah membuat Dolar bersaing dengan emas bagi para pencari safe haven.

Emas Masih Bertahan di Sana

Seperti yang dikatakan Ed Moya, seorang analis di platform trading online OANDA, dalam sebuah komentar pada hari Jumat:

"Dolar telah menguat karena permintaan yang kuat untuk Treasury lantaran investor khawatir terhadap prospek pertumbuhan global. Setelah jatuh ke level $1.920, emas mulai menarik arus safe haven karena aksi jual pasar saham meningkat."

Kontrak emas bulan Augustus di Comex New York bergerak di atas $1.935/oz di sesi Asia hari Senin, naik sebesar 0,4% pada hari ini. Pada perdagangan hari Jumat, emas untuk penyerahan Agustus mencapai level terendah tiga bulan di $1.919,85. Selain itu, minggu lalu, kontrak emas berjangka acuan alami penurunan mingguan terbesar sejak Januari, merosot 2%.

Harga emas spot, yang mencerminkan perdagangan fisik emas dan lebih banyak diikuti daripada kontrak future oleh beberapa trader, berada di $1,925 setelah mencapai level terendah tiga bulan pada hari Jumat di $1,910.24.

Untuk bulan Juni sejauh ini, emas turun 2,6% setelah melemah 1,8% di bulan Mei. Meskipun demikian, emas masih naik lebih dari 5% ytd.

Minyak Terjebak antara Data dan Inflasi China

Dari sisi minyak, data ekonomi dari China juga akan menjadi sorotan karena pemulihan di negara dengan perekonomian nomor dua di dunia ini goyah. Peristiwa-peristiwa di Rusia juga akan sangat diawasi setelah sebuah percobaan pemberontakan yang menantang cengkeraman kekuasaan Presiden Vladimir Putin berhasil digagalkan.

China akan merilis purchasing manager index untuk bulan Juni pada hari Jumat, dan data diperkirakan akan menambah narasi bahwa pemulihan di negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia ini kehilangan momentum.

China memangkas suku bunga acuan pinjaman utamanya minggu lalu saat pihak otoritas berusaha untuk menopang pertumbuhan, tetapi kekhawatiran terhadap pasar properti berarti penurunan tersebut tidak sebesar yang diharapkan.

Berita buruk dapat menjadi hal yang positif jika trader melihatnya sebagai cara untuk mendorong pihak berwenang untuk menawarkan lebih banyak dukungan kepada perekonomian - selama hal itu akhirnya tiba. Namun, jika harapan semakin tinggi, kesabaran mulai menipis: Beberapa bank investasi global memangkas proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto 2023 untuk China setelah data ekonomi bulan Mei meleset dari perkiraan.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) yang diperdagangkan di New York, atau WTI, bergerak di atas $69 per barel di sesi Asia hari Senin setelah capai level terendah 3 minggu di $67,36 pada hari Jumat. Patokan minyak AS mengakhiri minggu lalu dengan turun 3,7%.

Minyak Brent yang diperdagangkan di London beranjak di atas $74 setelah sentuh level terendah tiga minggu di $72,12 pada hari Jumat. Sepanjang minggu lalu, patokan minyak global ini turun sekitar 4%.

Para analis Goldman Sachs menyatakan bahwa pasar kemungkinan akan memperkirakan probabilitas yang lebih tinggi bahwa volatilitas domestik di Rusia akan menyebabkan gangguan pasokan. Namun, para analis menambah bahwa dampaknya mungkin terbatas karena fundamental spot tidak banyak berubah.

Sebagai bagian dari Summer Sale InvestingPro, Anda sekarang dapat menikmati diskon luar biasa untuk paket langganan kami dengan waktu yang terbatas:

Nikmati diskon luar biasa untuk paket berlangganan kami:

  • Bulanan: Hemat 20% dan dapatkan fleksibilitas berlangganan bulanan.
  • Tahunan: Hemat 50% dan amankan masa depan keuangan Anda setahun penuh bersama InvestingPro dengan harga yang tidak ada duanya.
  • Dua Tahunan: Hemat 52% dan maksimalkan keuntungan Anda dengan penawaran web eksklusif kami.

Jangan lewatkan kesempatan terbatas ini untuk mengakses tool canggih, analisis pasar real-time, dan opini analis. Bergabunglah dengan InvestingPro hari ini dan dapatkan potensi investasi Anda. Bergegaslah, Summer Sale InvestingPro tidak akan berlangsung selamanya!

Summer Sale Is Live!
Summer Sale Is Live!

**

Disclaimer: Isi artikel ini murni untuk mengedukasi dan memberi informasi dan sama sekali tidak mewakili bujukan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual komoditas atau sekuritas terkait. Penulis Barani Krishnan tidak memiliki posisi dalam komoditas dan sekuritas yang ditulisnya. Ia biasanya menggunakan berbagai pandangan di luar pandangannya sendiri untuk memberikan keragaman dalam analisisnya untuk pasar mana pun. Sebagai netralitas, ia terkadang menyajikan pandangan-pandangan yang berlawanan dan variabel-variabel pasar.

Komoditas Sepekan: Cek Inflasi terhadap Minyak & Bull Emas di Paruh Kedua
 

Artikel Terkait

Komoditas Sepekan: Cek Inflasi terhadap Minyak & Bull Emas di Paruh Kedua

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar

Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email