Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Tingkatkan Sekarang

Komoditas Minggu Ini: Minyak Tertekan Aramco, Emas Tunggu Notulen Fed AS

id.investing.com/analysis/komoditas-minggu-ini-minyak-tertekan-aramco-emas-tunggu-notulen-fed-as-200237672
Komoditas Minggu Ini: Minyak Tertekan Aramco, Emas Tunggu Notulen Fed AS
Oleh Barani Krishnan/Investing.com   |  15/08/2022 19:17
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
 
XAU/USD
+0,95%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
Gold
+0,74%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
LCO
+1,85%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
CL
+1,89%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
NG
+2,42%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
2222
+1,03%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
  • Saudi Aramco isyaratkan produksi lebih besar saat ekonomi dunia menunjukkan tanda-tanda perlambatan
  • Produksi minyak Teluk Meksiko AS kembali normal setelah ditutup minggu lalu
  • Emas berjangka bertahan di atas $1.800 dalam perdagangan Asia

Bulls minyak selamat dari beberapa risiko penurunan untuk mengakhiri minggu lalu di zona positif. Tetapi tantangan terbaru mereka tampaknya bahkan lebih rumit: perusahaan minyak nasional Arab Saudi mengisyaratkan produksi yang lebih tinggi ketika ekonomi global dan permintaan minyak mungkin berbalik arah.

Harga minyk turun selama sesi kedua pada hari Senin setelah perusahaan eksportir top dunia Saudi Aramco (TADAWUL:2222) mengatakan siap untuk meningkatkan produksi. Sementara itu, produksi di beberapa anjungan lepas pantai Teluk Meksiko AS dilanjutkan beroperasi setelah ditutup singkat pekan lalu.

Crude Oil Daily
Crude Oil Daily

Kata kepala eksekutif Aramco Amin Nasser:

“Kami yakin dengan kemampuan kami untuk meningkatkan produksi hingga 12 juta barel per hari setiap kali ada kebutuhan atau permintaan dari pemerintah atau dari kementerian energi untuk meningkatkan produksi kami.”

Ia menambahkan bahwa pelonggaran pembatasan COVID-19 China dan peningkatan dalam industri penerbangan dapat menambah permintaan.

Investor yang mengantisipasi data ekonomi China pada hari Senin untuk mencari isyarat permintaan di negara importir minyak mentah utama dunia itu malah mendapat kabar buruk yang mengejutkan.

Juru bicara Biro Statistik China mengatakan laju pemulihan ekonomi melambat pada Juli. Pasar properti, yang menyumbang seperempat dari total ekonomi China, mengalami penurunan terbesar dalam hampir satu dekade bulan lalu, di tengah kondisi pendanaan yang masih ketat dan sentimen yang lemah.

Analis mencoba memahami sudut pandang Aramco soal produksi yang terjadi tepat setelah Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang dipimpin Saudi mengindikasikan melemahnya permintaan minyak pada akhir tahun dari perlambatan di negara-negara ekonomi terbesar, termasuk Amerika Serikat.

John Kilduff, mitra pendiri di dana lindung nilai energi New York Again Capital, mengatakan:

“Ekonomi China mengarah lebih rendah, produksi minyak mentah AS meningkat dan negara ekonomi besar semuanya memiliki masalah yang tampaknya akan memburuk. Dan Aramco mengisyaratkan produksi yang lebih tinggi?”

Dalam perdagangan Asia hari Senin, West Texas Intermediate, patokan untuk minyak mentah AS, turun 87 sen, atau 0,9%, di $91,22 pukul 12.15 WIB.

WTI menyelesaikan sesi Jumat turun 2,3% meskipun berakhir minggu lalu naik 3,4%, mengimbangi beberapa penurunan 10% minggu sebelumnya.

Brent, patokan minyak global yang diperdagangkan di London, turun 94 sen, atau hampir 1%, di $97,21.

Brent turun 1,5% pada hari Jumat tetapi mengakhiri minggu dengan naik 3,4% setelah penurunan minggu sebelumnya sebesar 14%.

Di Amerika Serikat, berkurangnya puncak musim mengemudi menandakan penurunan permintaan bahan bakar akan datang, terutama setelah para orang tua mengantar anak-anak mereka kembali ke sekolah dan perguruan tinggi selama dua minggu ke depan untuk menjalani tahun ajaran baru pendidikan.

Stok minyak mentah AS naik hampir 10 juta barel selama dua minggu terakhir, menyiratkan bahwa penyuling mengambil lebih sedikit minyak untuk diproses menjadi bahan bakar. Kala persediaan bensin mengalami penurunan lima juta barel minggu lalu, ada juga peningkatan beberapa juta barel dalam beberapa minggu terakhir.

Ekspor minyak mentah AS juga mencapai titik terendah tujuh bulan pekan lalu, jatuh ke level terendah yang besar sebanyak 2,11 juta barel per hari—titik terendah yang tidak terlihat sejak pengiriman 1,96 juta barel selama pekan yang berakhir 7 Januari.

Untuk mengimbangi dampak penurunan ekspor minyak mentah, pengiriman bensin AS melonjak menjadi 1,13 juta barel per hari pekan lalu, jumlah terbesar sejak Desember 2018.

Produksi minyak AS sendiri meningkat saat kenaikan telah menghasilkan banyak dari 180 juta barel—atau satu juta barel per hari (bph)—yang ditargetkan untuk keluar dari Cadangan Minyak Strategis antara Mei dan Oktober, 

Produksi minyak mentah AS di Permian Basin di Texas dan di New Mexico, cekungan minyak serpih terbesar, akan meningkat kumulatif 78.000 barel per hari ke jumlah rekor 5,445 juta barel per hari pada Agustus, Badan Informasi Energi mengatakan dalam laporan produktivitasnya pada 18 Juli.

EIA mengatakan produsen mengebor 938 sumur, terbesar sejak Maret 2020, dan menyelesaikan 964, angka terbesar sejak Oktober 2021, di cekungan minyak serpih terbesar pada Juni.

Itu membuat keseluruhan sumur yang dibor tapi belum selesai (DUC) turun 26 menjadi 4.245, terendah setidaknya sejak Desember 2013, menurut data EIA sejauh ini. Jumlah DUC yang tersedia telah menurun selama 24 bulan berturut-turut.

Bukan hanya pasokan AS yang meningkat. Dinding minyak juga menghantam pasar internasional selama sebulan terakhir.

Produksi minyak OPEC naik pada Juli ke level tertinggi April 2020, sebuah survei Reuters menemukan, karena kelompok itu semakin mengurangi pembatasan produksi di bawah perjanjiannya dengan sekutu dan negara eksportir utama Arab Saudi menghentikan pengurangan pasokan sukarela.

OPEC telah memproduksi 26,72 juta barel per hari, survei menemukan, naik 610.000 barel per hari dari perkiraan revisi Juni. Produksi OPEC telah meningkat setiap bulan sejak Juni 2020 selain pada bulan Februari.

Itu sebabnya ketika OPEC, dalam laporan bulanannya pada hari Jumat, merevisi turun 260.000 barel per hari ekspektasi permintaan minyaknya untuk 2022, hanya sedikit yang terkejut. Pada hari yang sama, Badan Energi Internasional mengatakan melonjaknya harga gas alam internasional dapat mendorong lebih banyak konsumen energi beralih ke minyak untuk keperluan pemanasan hingga akhir tahun

OPEC biasanya menggunakan permintaan yang rendah sebagai alasan untuk memangkas produksi dan menaikkan harga.

Tetapi langkah Aramco pada produksi benar-benar mengejutkan karena perusahaan milik negara ini jarang menyampaikan komentar seperti itu tanpa melalui Menteri Energi Abdulaziz bin Salman atau saudaranya, Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Di sisi emas, kontrak berjangka di COMEX New York bertahan di atas level kunci $1.800/oz, meskipun emas yang diperdagangkan di pasar spot fisik turun di bawah level tersebut.

Gold Daily
Gold Daily

Kontrak patokan emas COMEX, December, turun $7,65, atau 0,4%, ke 1.807,85, sempat memperpanjang kenaikan minggu lalu hampir 1,5%.

Harga emas spot, yang dipantau cermat daripada kontrak futures oleh beberapa trader, turun $11,13, atau 0,6%, di $1,792,51.

Harga emas diperkirakan akan sangat sensitif terhadap risalah dari pertemuan Juli Federal Reserve pada hari Rabu.

Lompatan laporan pekerjaan Juli meredakan kekhawatiran atas prospek resesi, sementara data inflasi minggu lalu menunjukkan perlambatan bulanan terbesar dalam kenaikan harga konsumen sejak 1973.

Trader saat ini menilai Fed kurang hawkish, pasalnya fed fund futures mengindikasikan peluang lebih besar bagi pejabat untuk menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin ketika bertemu pada akhir September, daripada 75 basis poin seperti yang telah mereka lakukan dalam dua pertemuan terakhir.

Amerika Serikat juga akan merilis angka penjualan ritel Juli pada hari Rabu yang akan diawasi untuk indikasi kekuatan belanja konsumen setelah perlambatan pertumbuhan kuartal II.

Ekonom memperkirakan kenaikan hanya 0,1% setelah naik 1,0% bulan sebelumnya, dengan penurunan harga bensin menyebabkan beberapa perlambatan.

Selain itu, investor akan mendapatkan pembaruan dari pasar perumahan AS yang melambat, dan data pembangunan rumah Juli akan dirilis pada hari Selasa, setelah jatuh ke level terendah sembilan bulan di bulan Juni.

Angka penjualan rumah lama AS Juli akan rilis pada hari Kamis setelah jatuh selama lima bulan berturut-turut di bulan Juni ke level terendah dalam dua tahun.

Disclaimer: Barani Krishnan menggunakan berbagai pandangan di luar pandangannya sendiri untuk membawa keragaman dalam analisisnya mengenai pasar mana pun. Untuk netralitas, ia terkadang menghadirkan pandangan kontrarian dan variabel pasar. Ia tidak memiliki posisi di komoditas dan sekuritas yang ditulisnya.

Komoditas Minggu Ini: Minyak Tertekan Aramco, Emas Tunggu Notulen Fed AS
 

Artikel Terkait

Komoditas Minggu Ini: Minyak Tertekan Aramco, Emas Tunggu Notulen Fed AS

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email