Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Komoditas Minggu Ini: Emas Bergantung Pada Pertemuan Fed, Minyak Terluka Karena Keputusan China

Oleh Investing.com (Barani Krishnan/Investing.com)Komoditas21/09/2021 14:35
id.investing.com/analysis/komoditas-minggu-ini-emas-bergantung-pada-pertemuan-fed-minyak-terluka-karena-keputusan-china-200232782
Komoditas Minggu Ini: Emas Bergantung Pada Pertemuan Fed, Minyak Terluka Karena Keputusan China
Oleh Investing.com (Barani Krishnan/Investing.com)   |  21/09/2021 14:35
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Harga emas kemungkinan akan dimulai dengan harga lebih rendah dalam dua hari ke depan karena dolar menguat di tengah spekulasi bahwa Federal Reserve dapat mengumumkan beberapa tindakan hawkish pada pertemuan kebijakan bulanannya yang menguntungkan dolar dan imbal hasil Treasury AS.

Gold Daily
Gold Daily

Sementara itu investor minyak akan mencoba untuk beralih dari kisah Badai Ida yang telah berlangsung selama tiga minggu, dimana sampai pada hari Jumat lalu terus menutup seperempat produksi minyak mentah di Pantai Teluk Meksiko AS. Indikasi bahwa China akan menggunakan lebih banyak persediaan mereka untuk menghindari impor minyak yang mahal juga membebani harga minyak mentah.

Oil Daily
Oil Daily

FOMC Fed, atau Komite Pasar Terbuka Federal, akan memulai pertemuan dua hari mereka pada hari Selasa yang akan ditutup dengan pengumuman kebijakan dan konferensi pers oleh Ketua Jay Powell pada hari Rabu.

Selama berbulan-bulan, ada spekulasi bahwa bank sentral akan mengumumkan pengurangan program pembelian obligasi dan aset senilai $120 miliar yang telah dilakukan sejak wabah Covid pada Maret 2020.

Garis waktu Fed untuk mengurangi stimulus ekonomi sangat penting karena ini merupakan langkah pertama menuju kenaikan suku bunga, yang telah dipertahankan mendekati nol dalam 18 bulan terakhir.

Pejabat paling kuat di FOMC, termasuk ketua Fed, telah berusaha keras untuk tetap memperpanjang pemberisan stimulus dengan alasan kebangkitan virus corona varian Delta. Kali ini kemungkinan Fed juga akan mengeluarkan pernyataan plin-plan, diikuti oleh pesan yang lebih beragam oleh Powell. Para pakar memperkirakan Fed tidak akan membuat pengumuman tentang pengurangan pembelian obligasi sampai November.

Emas, minyak dan komoditas utama lainnya memulai perdagangan di Asia dengan penuh kekhawatiran pada hari Senin karena liburan di China, Jepang dan Korea Selatan berdampak pada likuiditas. Faktanya, jadwal liburan yang padat di Asia Utara kemungkinan akan mempengaruhi likuiditas sampai batas tertentu sepanjang minggu, berpotensi memperburuk pergerakan pasar.

Sejak Jumat, suasana risk-off telah terbentuk di seluruh pasar berisiko setelah Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengulangi peringatannya bahwa ekonomi dapat jatuh ke dalam resesi jika Kongres tidak segera mencapai kesepakatan untuk menaikkan batas utang negara.

Jeffrey Halley, yang mengepalai riset pasar untuk Asia di platform perdagangan online OANDA, mengatakan:

“Daftar penyebabnya cukup panjang, dimulai dengan meningkatnya kekhawatiran  AS terhadap tingkat utang. Dulu menaikkan batas utang bisa mendapat persetujuan tanpa banyak pikir, tetapi sekarang, di Amerika hal itu tidak terjadi lagi.”

Dan berbicara mengenai pengurangan pembelian obligasi Fed, Halley menambahkan bahwa sangat naif untuk percaya bahwa "Fed telah membuat dunia kecanduan dengan suku bunga nol persennya dan itu merupakan keputusan investasi paling bodoh dalam satu dekade terakhir ini, diperparah dengan pemikiran Fed bahwa mereka dapat menyelesaikan pembagian stimulus ini tanpa dampak.”

Kontrak teraktif emas berjangka AS bulan December turun $2,65, atau 0,2%, menjadi $1.748,75 per ounce di COMEX New York, memperpanjang penurunan minggu lalu sebesar 2,3%.

Di tempat lain, tembaga turun 1,8%, aluminium turun lebih dari 1%, dan platinum dan paladium keduanya merosot sekitar 2%.

Harga minyak juga berada di bawah tekanan setelah Perdana Menteri China Li mengatakan pada akhir pekan bahwa China akan menggunakan "alat pasar" untuk menstabilkan harga komoditas. Apa yang dikatakan Li tampaknya telah menjadi kode bahwa China akan menggunakan pasokan minyak dan logam mereka sendiri daripada menggunakan impor.

Minyak mentah West Texas Intermediate yang diperdagangkan di New York, tolok ukur untuk harga minyak AS, melayang di bawah $71,15 per barel, turun 67 sen, atau 1%. WTI berakhir naik 3% minggu lalu.

Minyak mentah Brent yang diperdagangkan di London, tolok ukur untuk harga minyak global, berada di $74,73, turun 61 sen, atau 0,8%. Brent juga naik sekitar 3% minggu lalu.

“China, sebagai pengambil harga (tidak dapat mempengaruhi harga pasar), dan bukan pembuat harga (memiliki kekuatan untuk mempengaruhi harga pasar), tidak banyak yang bisa dilakukan China untuk mempengaruhi harga dalam jangka menengah,” kata Halley.

"Tetapi karena kejadian ini terjadi pada hari dimana likuiditas lebih rendah karena hari libur, pasar menjadi khawatir dan imbal hasil AS dan Dolar telah naik menjelang FOMC, ada dampak yang sangat besar."

Koreksi tajam pada saham AS juga dapat mengatur laju risk-off yang luas di seluruh pasar, termasuk minyak, yang dapat membuat harga emas lebih tinggi, kata para analis.

"Secara pribadi, saya ingin melihat koreksi 5% -7% dalam S&P 500 antara sekarang dan 10 Oktober, hanya untuk mengatur ulang ekspektasi," kata analis saham Brian Gilmartin.

Sementara dia menduga pendapatan S&P 500 Kuartal 3 dan Kuartal 4 2021 akan "baik-baik saja", itu tidak berarti bahwa pasar akan terus melaju, kata Gilmartin.

Hanya karena kondisi sekarang tidak eksis untuk kondisi"gelembung pasar", tidak berarti S&P 500 tidak dapat melihat koreksi substansial," tambahnya.

Penafian: Barani Krishnan menggunakan berbagai pandangan dari luar untuk membawa keragaman dalam analisisnya tentang berbagai pasar. Untuk netralitas, ia terkadang menyajikan pandangan dan variabel pasar yang berbeda. Dia tidak memegang posisi pada komoditas dan sekuritas yang dia tulis.

 

Komoditas Minggu Ini: Emas Bergantung Pada Pertemuan Fed, Minyak Terluka Karena Keputusan China
 

Artikel Terkait

Komoditas Minggu Ini: Emas Bergantung Pada Pertemuan Fed, Minyak Terluka Karena Keputusan China

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email