Ambil Diskon 40%
🔥 Strategi saham pilihan AI kami, Raksasa Teknologi, sudah naik +7.1% sepanjang Mei.
Join selagi saham masih MENYALA.
Klaim diskon HINGGA 40%

Komoditas Minggu Ini: Emas Bergantung Pada IHK AS; Minyak Di OPEC, IEA, dan Badai yang Akan Menerpa

Diterbitkan 14/09/2021, 11/46
XAU/USD
-
DX
-
GC
-
LCO
-
CL
-
STI
-
SSEC
-

Data-data yang didapat dari inflasi harga konsumen AS untuk Agustus kemungkinan akan mengatur pola pergerakan dan risk appetite di seluruh pasar minggu ini, terutama pada emas.

Di bidang energi, investor dan trader minyak akan mencari update bulanan dari OPEC dan IEA untuk mengetahui supply-demand di tengah masa sulit yang berkelanjutan karena varian Delta COVID.

Oil Daily

Indeks Harga Konsumen Agustus, atau IHK, yang akan dirilis pada hari Selasa, berada di garis depan kalender ekonomi pasar minggu ini karena para ekonom bergulat dengan pertanyaan apakah lonjakan inflasi tahun ini akan mereda, seperti yang diklaim oleh Federal Reserve.

Karena Fed memasuki periode sunyi dan diam, yang merupakan ciri khas mereka menjelang pertemuan kebijakan 21-22 September, fokus pada angka IHK Agustus bisa lebih besar dari biasanya. Ketika AS dan bank sentral lainnya memilih untuk mengurangi stimulus ekonomi mereka yang merupakan kunci untuk risk appetite di seluruh pasar, dimana banyak ekonom menyerukan pengurangan segera dilakukan tetapi ada juga yang menyarankan untuk dilakukan secara bertahap.

Emas Stabil Menjelang Pembacaan IHK Agustus

Pertumbuhan IHK AS melambat di bulan Juli tetapi tetap pada level tertinggi 13 tahun di 5,4%. Untuk Agustus, para ekonom memperkirakan kenaikan akan melambat ke 5,3%.

Emas berjangka AS sedikit lebih tinggi di perdagangan Asia Senin karena imbal hasil obligasi Treasury melemah pada penutupan Jumat sementara dollar tetap stabil.

Emas Desember teraktif di COMEX New York berada di sekitar $1.794 pada pukul 12:30 waktu Singapura (0430 GMT), naik 0,1% hari ini.

Gold Daily

 Emas Desember turun 2,3% minggu lalu, meluncur paling banyak sejak minggu ini hingga 29 Juli, dan membukukan kerugian mingguan pertama dalam lima minggu karena euforia singkat untuk jangka panjang atas laporan pekerjaan AS yang suram untuk Agustus, membuat kecemasan karena dolar rebound pada pembicaraan tentang penurunan pembelian obligasi yang akan dilakukan oleh Fed dengan cepat.

Spekulasi bahwa bank sentral akan ditekan untuk bertindak lebih cepat pada inflasi muncul karena data menunjukkan harga produsen AS naik 8,3% pada Agustus, tertinggi dalam lebih dari satu dekade. Sampai data PPI muncul, argumen untuk penurunan sangat melemah karena laporan pekerjaan AS untuk Agustus, yang mencapai 70% di bawah target ekonom.

Pertanyaan tentang kapan Fed harus mengurangi stimulusnya dan menaikkan suku bunga telah diperdebatkan dengan hangat dalam beberapa bulan terakhir karena pemulihan ekonomi bertentangan dengan kebangkitan varian Delta virus corona.

Masalah Fed: Inflasi Melampaui Pertumbuhan

Program stimulus Fed dan akomodasi moneter lainnya dipersalahkan karena memperburuk tekanan harga di Amerika Serikat. Bank sentral telah membeli obligasi dan aset lainnya senilai $120 miliar sejak wabah COVID-19 Maret 2020 untuk mendukung perekonomian. Pembelian obligasi ini juga telah dapat mempertahankan suku bunga pada tingkat hampir nol selama 18 bulan terakhir.

Setelah turun 3,5% pada tahun 2020 dari penutupan bisnis karena COVID-19, ekonomi AS tumbuh dengan kuat tahun ini, meningkat 6,5% pada kuartal kedua, sejalan dengan perkiraan Federal Reserve.

Masalah Fed adalah inflasi, yang telah melampaui pertumbuhan ekonomi.

Ukuran inflasi yang disukai Fed—Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi inti, yang tidak termasuk harga makanan dan energi dimana harga di kedua sektor ini berfluktuasi—naik 3,6% pada tahun ini hingga Juli, terbesar sejak 1991. Sementara Indeks PKP yang termasuk energi dan makanan naik 4,2% year-on-year.

Target inflasi Fed sendiri adalah 2% per tahun.

 Minyak Naik Saat Badai Nicholas Menerjang; Pembaruan OPEC, IEA Ditunggu

Di sektor minyak, harga minyak mentah memperpanjang rebound Jumat di tengah kekhawatiran atas Badai Tropis Nicholas yang menerpa Teluk Meksiko pada hari Minggu kemudian menerpa daratan di sepanjang garis pantai Texas pada Senin malam atau Selasa pagi.

Dua minggu yang lalu, Badai Ida menerjang daerah pesisir Louisiana dan berdampak pada industri minyak AS. Sekitar tiga perempat dari produksi minyak lepas pantai Teluk AS, atau sekitar 1,4 juta barel per hari, tetap terhenti sejak akhir Agustus— kira-kira sama dengan apa yang dihasilkan anggota OPEC Nigeria.

Harga minyak juga mempertahankan lintasan kenaikannya pada hari Senin menjelang laporan supply-demand bulanan Organisasi Negara Pengekspor Minyak yang akan dirilis pada pukul 08:30 ET (12:30 GMT). Selain laporan OPEC, Badan Energi Internasional, atau IEA, yang mewakili negara-negara konsumen, akan merilis prospeknya pada hari Selasa.

Harga minyak berayun minggu lalu, awalnya jatuh karena China mengumumkan rilis stok minyak untuk meredam tekanan inflasi dari impor minyak mentah yang mahal, kemudian rebound di tengah kekhawatiran ketatnya pasokan AS.

Dalam perdagangan Asia Senin, minyak mentah Brent yang diperdagangkan di London, tolok ukur global untuk minyak, berada di $73,20 per barel, naik 28 sen, atau 0,4%. Brent juga naik 0,4% minggu lalu.

{{0|U.S. West Texas Intermediate crude}} Minyak mentah West Texas Intermediate AS yang diperdagangkan di New York, tolok ukur untuk minyak AS, diperdagangkan pada $70,02 per barel, naik 30 sen, atau 0,4%. WTI naik 0,6% minggu lalu.

Jeffrey Halley, analis di OANDA, mengatakan pasar minyak tetap dalam keadaan fluktuatif tinggi meskipun perdagangan positif pada hari Senin.

Halley menambahkan:

“Ketika seseorang melihat kembali volatilitas harga minyak selama minggu lalu, yang menonjol adalah pergerakan gnome jangka pendek dari satu sisi kisaran ke sisi lainnya setiap hari. Jadi, meskipun ada banyak kebisingan intra-day, harga benar-benar tidak mengarah ke mana-mana minggu lalu.”

"Saya tidak akan terkejut sedikit pun jika harga minyak membatalkan kenaikan mereka hari ini."

Penafian: Barani Krishnan menggunakan berbagai pandangan dari luar untuk membawa keragaman dalam analisisnya tentang berbagai pasar. Untuk netralitas, ia terkadang menyajikan pandangan dan variabel pasar yang berbeda. Dia tidak memegang posisi pada komoditas dan sekuritas yang dia tulis.

 

Komentar terkini

Memuat artikel selanjutnya...
Pengungkapan Risiko: Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.
Versi bahasa Inggris dari perjanjian ini adalah versi utama, yang akan berlaku setiap kali ada perbedaan antara versi bahasa Inggris dan versi bahasa Indonesia.
© 2007-2024 - Fusion Media Limited. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.