Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Karena Saham Pertambangan Terkoreksi, Pertimbangkan Beli ETF PICK Saat Harga Turun

Oleh Andy HechtKomoditas11/05/2022 22:19
id.investing.com/analysis/karena-saham-pertambangan-terkoreksi-pertimbangkan-beli-etf-pick-saat-harga-turun-200236648
Karena Saham Pertambangan Terkoreksi, Pertimbangkan Beli ETF PICK Saat Harga Turun
Oleh Andy Hecht   |  11/05/2022 22:19
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Artikel ini ditulis khusus untuk Investing.com

  • Kenaikan Suku Bunga Membebani Logam Industri

  • Pergerakan Bearish Karena Indeks Dolar AS

  • Lockdown di China Tidak Membantu

  • Mengatasi Perubahan Iklim Membutuhkan Logam

  • Saham Pertambangan Terkemuka Telah Terkoreksi: Membeli Ketika Harga Turun Bisa Menjadi Pendekatan Optimal

Pada tahun 2021, analis komoditas Goldman Sachs menyatakan bahwa tembaga bisa dianggap sebagai minyak mentah baru, dan harga akan bergerak menuju level $15.000 per ton pada tahun 2025. Jika tembaga di London Metals Exchange mencapai level tersebut, maka tembaga berjangka COMEX akan berada di atas $6,80 per pon. Pada Mei 2021, tembaga reli ke rekor tertinggi di bawah level $4,90. Pada Maret 2022, harga berada di atas $5 untuk pertama kalinya.

Tembaga bukan satu-satunya logam non ferrous yang mencapai rekor tertinggi pada 2021 dan 2022. Aluminum, nikel, timbal, seng, dan timah semuanya mencapai rekor atau tertinggi multi-tahun.

Perusahaan yang mengekstrak bijih dari kerak bumi telah mendapatkan sumber keuntungan selama setahun terakhir. Ketika harga naik, bijih kadar rendah menjadi lebih menarik dengan biaya produksi yang lebih tinggi. Sementara itu, prospek sisi permintaan dari persamaan fundamental untuk harga dari logam dasar tetap bullish.

Selama beberapa minggu terakhir, harga telah terkoreksi, dan saham pertambangan bergerak lebih rendah. ETF iShares MSCI Global Metals & Mining Producers (NYSE:PICK) memegang saham di perusahaan pertambangan terkemuka dan menyediakan pendekatan investasi yang beragam.

 

Kenaikan Suku Bunga Membebani Logam Industri

Prospek kenaikan suku bunga AS telah membebani tembaga dan harga logam serta harga mineral industri lainnya karena suku bunga yang lebih tinggi telah meningkatkan biaya inventory.

 

Sumber: Barchart

Seperti yang diperlihatkan grafik, obligasi Treasury berjangka 30 tahun AS telah jatuh seperti batu pada tahun 2022, dan kejatuhan itu telah dimulai sejak Juli 2021. Pada tanggal 5 Mei, obligasi mencapai terendah baru di 136,27, tidak jauh di atas level support teknis kritis di terendah 136,16 pada Oktober 2018.

Pada 4 Mei, Federal Reserve menaikkan Suku Bunga Dana Fed jangka pendek sebesar 50 basis poin. Fed akan mulai mengurangi neraca yang membengkak, mendorong suku bunga lebih tinggi di sepanjang kurva imbal hasil. Sementara inflasi tetap pada level tertinggi dalam lebih dari empat dekade, tingkat yang lebih tinggi telah menyebabkan koreksi di pasar tembaga dan logam lainnya.

 

Pergerakan Bearish Karena Indeks Dolar AS

Dolar AS adalah mata uang cadangan dunia dan patokan harga untuk sebagian besar bahan mentah. Kenaikan suku bunga telah mendorong dolar lebih tinggi dalam beberapa bulan terakhir, faktor bearish lain untuk harga komoditas industri.

 

Sumber: Barchart

Pekan lalu, indeks dolar, yang mengukur mata uang AS terhadap instrumen valuta asing dunia lainnya, sedikit melampaui level tertinggi Maret 2020 di 103,97. Dolar yang lebih tinggi mendorong harga komoditas naik dalam mata uang lainnya, menahan permintaan karena harga yang tinggi menyebabkan konsumen mengurangi pembelian. Selain itu, tarif yang lebih tinggi dan dolar AS yang meningkat menyebabkan konsumen grosir internasional mengurangi persediaan dan hanya membeli kebutuhan dasar.

 

Lockdown di China Tidak Membantu

Cina adalah negara terpadat di dunia, dengan ekonomi terkemuka kedua. Ukuran dan pertumbuhan ekonomi China menjadikan negara Asia sebagai konsumen komoditas utama dunia.

Lockdown baru-baru ini di Shanghai dan kota-kota Cina lainnya telah menyebabkan penurunan permintaan bahan baku yang substansial. Suku bunga, pergerakan mata uang, dan kurangnya permintaan China telah membentuk badai bearish yang hampir sempurna untuk tembaga, logam dasar, dan komoditas industri lainnya, mendorong harga lebih rendah dari rekor tertinggi baru-baru ini. Namun, lockdown di China adalah peristiwa sementara yang kemungkinan akan menyebabkan permintaan terpendam selama beberapa minggu dan bulan mendatang ketika permintaan kembali normal.

 

Mengatasi Perubahan Iklim Membutuhkan Logam

Di AS dan Eropa, mengatasi perubahan iklim bergantung pada tembaga dan logam dasar lainnya. Pada tahun 2021, analis Goldman Sachs mengatakan tembaga telah dianggap sebagai "minyak" dan "dekarbonisasi tidak dapat terjadi tanpa tembaga." Ironisnya, penambangan, peleburan, dan pemurnian logam membutuhkan energi tradisional. Ketika perusahaan pertambangan dan pemurnian bergerak menuju emisi karbon nol bersih, hasilnya kemungkinan akan menurun. Pada saat yang sama, biaya produksi meningkat karena harga minyak dan gas juga meningkat. Selain itu, dibutuhkan lebih dari satu dekade agar perusahan tambang dapat berproduksi penuh.

Intinya adalah inisiatif perubahan iklim meningkatkan permintaan logam.

Sementara itu, perang di Eropa dan kebuntuan antara China/Rusia dan AS/Eropa akan meningkatkan produksi senjata dan peralatan militer yang membutuhkan logam.

 

Saham Pertambangan Terkemuka Telah Terkoreksi: Membeli Ketika Harga Turun Bisa Menjadi Pendekatan Optimal

Pasar bull jarang bergerak dalam garis lurus, dan koreksi seringkali cepat dan ganas. Logam telah turun dari tertinggi baru-baru ini, tetapi logam kemungkinan akan menemukan bottom segera. Dan tren pasar bull akan terus membuat pergerakan higher high. Tidak mungkin untuk memilih puncak atau dasar di pasar mana pun karena mereka sering naik atau turun ke tingkat yang tidak rasional, tidak logis, dan tidak masuk akal. Pembelian skala kecil dalam logam dan mineral industri dapat menjadi pendekatan pasar yang optimal untuk beberapa bulan dan tahun mendatang.

Perusahaan pertambangan cenderung menawarkan leverage pada harga logam saat mereka mengekstraknya dari kerak bumi dan memprosesnya menjadi bentuk yang dapat dikirim. Perusahaan pertambangan individu memiliki risiko idiosinkratik (faktor bawaan), termasuk manajemen, properti pertambangan, dan risiko wilayah pertambangan di negara tertentu. Produk ETF iShares MSCI Global Metals & Mining Producers adalah produk pertambangan yang beragam. Kepemilikan teratas meliputi:

 

Sumber: Barchart

PICK memegang saham di banyak perusahaan pertambangan logam terkemuka di dunia.

Di level $41,39 pada 9 Mei, PICK memiliki lebih dari $1,552 miliar aset yang dikelola. ETF memperdagangkan rata-rata lebih dari 652.000 saham setiap hari. PICK membebankan biaya manajemen 0,39% dan membayar dividen tahunan campuran $2,51, yang berarti imbal hasil 6,06%. Memegang seperempat ETF dapat  membayar biaya manajemen.

 

Sumber: Barchart

Grafik menunjukkan bahwa PICK memuncak dan mencapai $56 di tahun 2012, dan tertinggi terbaru berada di $53 pada April 2022. Pada level $43,82 pada 6 Mei, ETF PICK terkoreksi, karena harga tembaga dan logam serta mineral lainnya bergerak lebih rendah. Saya menyukai pendekatan membeli ketika harga turun pada ETF ini. PICK adalah produk yang akan mencerminkan peningkatan permintaan dunia untuk komoditas industri dalam lingkungan inflasi. Anda dapat membeli saham PICK saat penurunan karena tren jangka panjang dan fundamental terus mendukung jalur bullish pada sektor ini.

 

Ingin mendapatkan informasi mengenai saham-saham yang bagus? Dengan InvestingPro+ Anda dapat menemukan

  • Keuangan perusahaan manapun selama 10 tahun terakhir

  • Skor kesehatan keuangan dilihat dari segi profitabilitas, pertumbuhan, dan banyak lagi

  • Nilai wajar yang dihitung dari lusinan model keuangan

  • Perbandingan cepat dengan perusahaan-perusahaan sejenis

  • Grafik fundamental dan performa

Dan banyak lagi. Dapatkan semua data utama dengan cepat sehingga Anda dapat membuat keputusan yang tepat, dengan InvestingPro+. Untuk mengetahui lebih lanjut

 

Karena Saham Pertambangan Terkoreksi, Pertimbangkan Beli ETF PICK Saat Harga Turun
 

Artikel Terkait

Karena Saham Pertambangan Terkoreksi, Pertimbangkan Beli ETF PICK Saat Harga Turun

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email